Like Fanpage Bang Syaiha

Inilah 4 Alasan Mengapa Tempat Wisata Air Selalu Ramai Dikunjungi Orang

By Bang Syaiha | Sunday, 10 January 2016 | Kategori:

Inilah 4 Alasan Mengapa Tempat Wisata Air Selalu Ramai Dikunjungi Orang, Bang Syaiha, bang-syaiha.blogspot.co.id
Inilah 4 Alasan Mengapa Tempat Wisata Air Selalu Ramai Dikunjungi Orang
Coba deh, sesekali perhatikan tempat-tempat wisata yang kalian kunjungi. Hampir bisa dipastikan, bahwa tempat wisata air (entah itu kolam renang, danau, atau pantai) selalu ramai pengunjung. Apalagi jika hari-hari libur. Orang ramai-ramai datang untuk sekedar melepas penat. Duduk santai bercengkerama sambil menikmati cemilan. 

Saya sudah mencoba mengamati beberapa tempat wisata yang saya kunjungi. Memang demikianlah adanya: tempat hiburan yang ada airnya selalu ramai. 

Paling baru adalah kemarin, ketika liburan di Lampung, saat mengunjungi rumah salah satu paman saya, beliau bilang: "Ini si Andien, udah dua hari ini badannya panas. Soalnya kemarin berenang di kolam renang setengah hari sendiri sih. Diajak pulang nggak mau terus!" 

Atau ketika suatu kali saya berkunjung ke Taman Matahari di puncak. Disana, ada wisata air: memberi makan ikan, naik angsa-angsaan (itu loh, perahu yang berbentuk angsa dan bergerak dengan di dayung), dan sebagainya. Tempat-tempat itulah yang paling ramai. Pengunjung yang datang lebih memilih duduk di sekitarnya dengan menggelar tikar, menikmati makanan yang telah disiapkan sambil mendengarkan senandung air. 

Di Bengkulu, ada Pantai Panjang dan Tapak Padri, dua pantai yang selalu menjadi destinasi wisatawan lokal maupun non lokal. Disana, orang-orang bisa mendengarkan nyanyian ombak yang menyenangkan sambil menikmati jagung bakar atau es kelapa hijau. Dulu, ada saung-saung yang disediakan di sepanjang pantai dan kita bisa memakainya untuk duduk lesehan. Entah kalau sekarang, semoga saja masih ada. 

Nah, pernahkah berpikir, mengapa wisata air (atau tempat wisata lainnya yang ada wahana air) selalu ramai dikunjungi orang-orang? Atau selama ini, kalian tidak memikirkan apapun, menganggap semuanya wajar-wajar saja dan tidak ada yang perlu ditelisik lebih dalam? Jika demikian, maka sayang sekali. Karena hampir setiap kejadian yang ada di dunia ini, adalah pelajaran yang baik. Mereka adalah salah satu sekolah kita. 

Di tulisan ini, saya mencoba mengupas mengapa air begitu disukai orang-orang. Tentu saja ini hanya pandangan pribadi dan perlu dibuktikan kebenarannya. Ada empat alasan yang menjadikan banyak orang suka terhadap air: 

Pertama, kita berasal dari air (mani) yang bertemu sel telur ibu. Tentu saja Allah yang menciptakan kita. Tapi perantaranya adalah setetes air mani yang berhasil mencapai sel telur di rahim ibu kita. Air mani itu bergerak (atas kuasa Allah) menuju rahim dan mencari sel telur yang matang lalu membuahinya. Jika pembuahan itu berhasil, maka akan tumbuh calon bayi yang berkembang dalam beberapa tahap hingga jadilah seorang manusia seperti kita. 

Di dalam rahim, kita juga berenang dalam air ketuban yang menjadi asupan makanan dan pelindung kita. Sari-sari makanan yang ada padanya akan dimasukkan ke dalam tubuh melalu selang bernama plasenta. 

Dari sini saja kita tahu bahwa air sudah memberikan peranan penting sejak awal terbentuknya seorang manusia ke bumi. Sehingga entah benar atau tidak, di alam bawah sadar manusia akan tertanam kuat bahwa air adalah kebaikan dan kenyamanan. Jadilah, ketika besar dan dewasa, mereka akan senang sekali dekat-dekat dengan air. Entah memain-mainkannya, mendengarkan gemericiknya, atau sebagainya. 

Kedua, sejak kecil, air diidentikan pada hal-hal yang baik. Bersih dan membersihkan. Suci dan mensucikan. Benar, kita mandi dan berwudhu menggunakan air. Orang tua dan guru mengaji kita bilang, air adalah baik, bersih, dan suci. Maka ketika dewasa dan besar, kita semakin percaya memang demikianlah adanya. Kita selalu ingin dekat-dekat dengan air. 

Ketiga, tubuh kita terdiri dari sekitar 80 persen air. Sehingga ia juga mudah sekali tertarik ke tempat yang ada airnya. Ke kolam renang, danau, atau pantai. Jika kalian pernah belajar kimia, tentu paham bahwa sesama molekul air, jika disatukan pada suatu tempat akan membentuk ikatan hidrogen. Sebuah ikatan yang cukup kuat dan susah dipisahkan. 

Bisa saja kan, prinsip ikatan hidrogen ini juga mempengaruhi mengapa banyak orang suka terhadap air dan senang berdekat-dekatan dengannya? Who knows!

Keempat, surga digambarkan dengan sungai-sungai yang mengalir, kolam susu, yang kesemuanya adalah air. Benar, demikianlah Allah menjelaskan gambaran surga: sungai-sungai mengalir di bawahnya. Ada kolam susu yang nikmat dan bersih, sehingga setiap orang gampang saja mengambil dan meminumnya. 

Nah, boleh jadi, gambaran surga ini juga mempengaruhi mengapa orang-orang demen banget mendatangi wisata yang ada wahana airnya. Tempat wisatanya boleh saja taman bunga atau apa, tapi yang ramai tetap saja zona yang ada wahana airnya, entah itu kolam ikan, air mancur, air terjun, dan sebagainya. 

Di kepala kita air adalah surga. Sungai dan kolam isinya. Dan ketika mereka ada di dunia, kita ingin datang untuk sekedar merasakan surga yang sudah digambarkan demikian. 

Nah, setidaknya empat hal inilah yang menjadikan mengapa banyak orang suka sekali pada air. Ini saya pikirkan tadi malam ketika hendak tidur. Teringat akan anak saya, Alif Fathul Hadi yang gemar sekali main-main air di kamar mandi atau dimana saja. Ketika saya renungkan, ternyata bukan hanya Alif, tapi hampir sebagian besar manusia suka air. Suka berdekat-dekatan dengannya dan ingin berlama-lama. 

Semoga catatan ringan ini berguna dan silakan disebarkan jika berkenan. 

Demikian. 

2 komentar

avatar

Saya juga suka wisata air bang. Pengel ke The Jungle. Tapi mahaaall.

avatar

Saya biasanya ke kolam renang.. Berenang dan meregangkan otot..


EmoticonEmoticon