Like Fanpage Bang Syaiha

Membiasakan Diri Menulis Setiap Hari dalam Program One Day One Post!

By Bang Syaiha | Thursday, 14 January 2016 | Kategori: |

Membiasakan Diri Menulis Setiap Hari dalam Program One Day One Post, Bang Syaiha, http://bang-syaiha.blogspot.com/
Membiasakan Diri Menulis Setiap Hari dalam Program One Day One Post
Hari ini, program One Day One Post memasuki hari keempat. Sungguh menyenangkan dan luar biasa sekali. Karena hingga hari ini, hampir semua anggota masih semangat dan antusias. Tentu saja, ini masih awal dan jika diibaratkan tangga, ini baru anak tangga paling bawah, anak tangga kesatu dan kedua. Untuk mencapai ke puncaknya, masih butuh tenaga, kerja keras, kedisiplinan, serta komitmen yang tinggi. 

[Klik Link ini untuk Gabung di Grup FB One Day One Post]

Saat ini, hampir semua anggota One Day One Post masih bisa mengikuti tantangan di menulis di bulan Januari dengan baik. Pasalnya, tantangan ini adalah tantangan paling mudah, level terendah dalam hal tulis menulis, yaitu, menulis setiap hari minimal enam kalimat dan mempostingnya di dunia maya (bisa blog, facebook, dan twitter). 

Kenapa saya bilang level paling bawah? Karena kewajibannya hanya minimal enam kalimat saja. Itu kan mudah sekali. Tulis saja apa yang terjadi seharian ini, baik di sekolah, di tempat kerja, atau di tempat lain yang kita kunjungi. Tulis sebagaimana kita menceritakan kepada orang lain, maka enam kalimat yang sedikit itu pasti tak terasa akan terpenuhi seketika. 

Senagaja saya buat demikian, karena tujuan dari program pertama ini adalah membiasakan diri menulis setiap hari dulu. Nanti, ketika semua anggota sudah terbiasa menulis setiap hari, baru kemudian tantangan akan dinaikkan pelan-pelan, setahap demi setahap. 

Yang jadi pertanyaan kemudian, mengapa saya getol sekali mendorong orang-orang untuk bisa menulis setiap hari? 

Pertama, karena hanya itulah cara terbaik agar kita bisa menghasilkan tulisan yang enak dibaca. Benar. Kunci agar seseorang bisa menghasilkan tulisan yang baik adalah dengan terus-menerus menulis dan berlatih. Tidak ada gunanya ikut pelatihan menulis yang super mahal kalau kita sendiri tak mencoba menerapkan setelah pulang darisana. Tak ada gunanya membaca buku tips dan trik menulis jika kita hanya diam saja. 

Cara terbaik agar bisa menghasilkan tulisan yang indah adalah dengan segera menulis dan menulis lagi. Langsung saja tuangkan ide kalian di selembar kertas, tulis hingga selesai. Jika sudah, diamkan sehari dua hari dan baca lagi kemudian. Perbaiki jika ada yang tidak tepat. 

Jika seperti inilah yang kalian lakukan, maka saya yakin tulisan kalian nanti akan menjadi baik dengan sendirinya tanpa perlu ikut pelatihan menulis dan membayar mahal. 

Kedua, karena menulis banyak sekali manfaatnya. Terutama menulis di blog. Paling simpel, gunanya adalah untuk mengabadikan kenangan yang sudah kita lewati. Dan beberapa tahun ke depan nanti, saat kita membaca kembali tulisan kita di blog atau di dunia maya ini, boleh jadi kita akan tersenyum-senyum sendiri. Ini akan membuat kita tercegah dari kepikunan. 

Masih banyak manfaat yang lain semisal terapi diri, mengasah kemampuan otak dan daya kritis, atau apa saja. Menulis benar-benar banyak manfaatnya dan akan sayang sekali jika tidak dilakukan. 

Ketiga, karena dengan menulis kita akan hidup abadi dan dikenang oleh orang-orang, atau paling tidak, akan dikenal anak cucu kita kelak. Kebayang kan? Jika kelak anak cucu kita ingin tahu siapa ayah atau kakeknya, mereka tinggal menuliskan nama kita di Google dan keluarkan beragam tulisan kita. Jika tulisan yang kita sebarkan adalah kebaikan, maka mereka akan bangga dan boleh jadi akan tergerak juga untuk mengikuti dengan cara yang lebih baik dari kita. 

Ini kan menyenangkan sekali. Kita tetap menjadi spesial di hati mereka walau mungkin, kelak kita sudah tidak ada. Maka akhirnya, sekali lagi, jangan ragu untuk menulis setiap hari. Menulis apa saja yang kita alami di blog pribadi. 

Demikian 

24 komentar

avatar

Bener banget, menulis tuh menyenangkan. Tapiii bete deh kalau malesnya udah datang. Hiks.

Tengkyuuuu selalu menginspirasi...
Muach.. *eeeeehhhhh *kelabasan

avatar

great,..! bener banget, dengan bergabung ODOP mampu mengaktifkan semangat menulis dan terus belajar memperbaiki tulisan. terimaksih inspirasinya bang. #salammenulis

avatar

Yang bener tuh kebablasan... hehe

Semangat menulisnya ya, Bu...

avatar

Terimakasih sudah mampir..
Semoga kita bisa tetap semangat menulis..

avatar

Semoga bisa istiqomah menulis sampai batas hidup yg diberikan Allah. Aamiin.

avatar

Aamiin..
Semoga bisa mbak, semangat terus yaa..

avatar

Cumunguuutthh ... Eh semangaaatt! :)

avatar

Benerr bangets Bang.... Membiasakan menulis... menggali kreativitas...SiPP Bang Syaiha...

avatar

Menulis itu menyenangkan,yang ngak enak ide menulis loncat loncat dlm pikiran namun malas tak pula melanda ..
Alamat gagal susah nulisnya
Hehehe

avatar

menulislah untuk keabadian....

very good bang....

avatar

menulislah untuk keabadian....

very good bang....

avatar

Bang syaiha emang rada2 gila, bener deh, gila. Ngapain juga ngedorong2 kita buat nulis tiap hari kaya kurang kerjaan, makasih bang dorongan luar biasanya, hehehe (saya ngga sopan nih sm orang tua, mohon dimaafkan # PLAK )

avatar

Bang syaiha emang rada2 gila, bener deh, gila. Ngapain juga ngedorong2 kita buat nulis tiap hari kaya kurang kerjaan, makasih bang dorongan luar biasanya, hehehe (saya ngga sopan nih sm orang tua, mohon dimaafkan # PLAK )

avatar

Terimakasih sudah mampir, salam..

avatar

Langsung ikat idenya biar nggak lompat2 mbak.. hehe

avatar

Iya, biar nggak mati2..
Hehe

avatar

Gila dalam kebaikan nggak apa2, dimaklumi... hahaha

avatar

Melihat para penulis sih asyik dan enak bahkan terinspirasi untuk bisa mengikuti jejaknya, apalagi setelah tau royalti para penulis buku best seller...wow..funtustic, tapi begitu memulai prosesnya luar biasa beratnya...malas, mulai dari mana, idenya macet, setelah dibaca lagi kok gak sesuai, dibaca orang diketawain...etc
Wow..wow..wow...
Kayaknya butuh mentor dan pembimbing yang bukan hanya membimbing cara menulis tapi memahami psikologisx juga..
Mohon bimbingannya mas....
Terima kasih atas ketulusannya..smg diberi kesabaran dan tidak kapok..Amiiiin

avatar

Melihat para penulis sih asyik dan enak bahkan terinspirasi untuk bisa mengikuti jejaknya, apalagi setelah tau royalti para penulis buku best seller...wow..funtustic, tapi begitu memulai prosesnya luar biasa beratnya...malas, mulai dari mana, idenya macet, setelah dibaca lagi kok gak sesuai, dibaca orang diketawain...etc
Wow..wow..wow...
Kayaknya butuh mentor dan pembimbing yang bukan hanya membimbing cara menulis tapi memahami psikologisx juga..
Mohon bimbingannya mas....
Terima kasih atas ketulusannya..smg diberi kesabaran dan tidak kapok..Amiiiin

avatar

Melihat para penulis sih asyik dan enak bahkan terinspirasi untuk bisa mengikuti jejaknya, apalagi setelah tau royalti para penulis buku best seller...wow..funtustic, tapi begitu memulai prosesnya luar biasa beratnya...malas, mulai dari mana, idenya macet, setelah dibaca lagi kok gak sesuai, dibaca orang diketawain...etc
Wow..wow..wow...
Kayaknya butuh mentor dan pembimbing yang bukan hanya membimbing cara menulis tapi memahami psikologisx juga..
Mohon bimbingannya mas....
Terima kasih atas ketulusannya..smg diberi kesabaran dan tidak kapok..Amiiiin

avatar

Kita sama2 belajar ya, Mas..
Saya juga masih awam kok dalam dunia tulis menulis..

avatar

Mennulis... menulis dan menulis..
Orang lain bisa kenapa kita tidak..? Semoga dengan niat yang tulus dipermudah semuanya. Aamiin

avatar

Bener.. Semoga kita juga bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari2..


EmoticonEmoticon