Like Fanpage Bang Syaiha

Mengapa Suami Begini, Istri Begitu?

By Bang Syaiha | Friday, 15 January 2016 | Kategori:

mengapa suami begini istri begitu, Bang Syaiha, http://bang-syaiha.blogspot.com/
mengapa suami begini, istri begitu
Beberapa waktu lalu, saya pernah menulis sebuah percakapan antara suami istri di fanpage saya. Tentu saja percakapan itu adalah fiksi, tidak nyata. Dan saya terinspirasi dari beberapa potong pengalaman yang pernah saya alami sehingga lahirlah potongan percakapan itu. Kronologinya begini, anggap saja ada sebuah gelas atau piring di rumah yang hilang, tercecer entah kemana. Dan terjadilah percakapan mereka: 
"Papa ngeliat gelas hijau yang kemarin nggak? Perasaan sudah Mama simpan disini deh (sambil menunjuk sebuah rak piring di dapurnya), tapi kok dicari kemana-mana nggak ada?" Si istri mondar-mandir seperti orang kelimpungan. 
Suaminya diam saja, tidak ikut beranjak dari kursinya dan ikut membantu mencari. Bertanya, "Mungkin terselip, Ma." 
"Tapi sudah Mama cari kemana pun nggak ketemu, Pa. Di dapur, meja makan, rak piring, bahkan hingga ke kamar mandi juga nggak ada." kata si istri sambil memasang wajah frustasi, terlipat nggak karuan. 
Akhirnya suaminya berdiri, mendekat dan bilang, "Ya sudah, kalau begini nanti kita beli lagi aja. Nggak usah pusing. Cuma satu gelas ini." 
Begitulah kira-kira percakapan karangan saya kemarin di fanpage. Di bawah percakapan itu kemudian saya selipkan sebuah kalimat penutup: "Berdasarkan percakapan di atas, apa yang teman-teman bisa simpulkan?"

Dan tanpa sadari, ternyata banyak juga respon yang masuk. Misalnya, ada yang bilang, "Suaminya sayang banget sama istri dan tidak ingin melihat pasangannya sedih, makanya ia bilang, beli saja lagi." 

Ada juga, "Perempuan itu berpikir detail, sedangkan suami berpikirnya luas." Atau "Perempuan itu setia. Walau sudah pergi atau ditinggalkan, mereka susah move on dan ingin terus menunggu. Sedangkan lelaki sebaliknya, suka mendua dan senang sekali mencari ganti dengan segera." 

Bahkan sampai jawaban yang agak aneh juga ada di fanpage kemarin, "Ah, ini pasti suaminya yang mecahin gelas. Makanya dia diam dan akan membelikan yang baru." atau "Istrinya tuh lagi butuh gelas itu untuk dipakai. Suaminya nggak pengertian." dan sebagainya. 

Dari sekian banyak jawaban itu, saya kemudian sampai pada sebuah kesimpulan sederhana, bahwa satu kejadian atau peristiwa, sering kali dipandang berbeda oleh kebanyakan manusia. Tergantung pengalaman dan pengetahuan yang ada di kepalanya. Tergantung dari apa yang pernah dilihat dan ia baca. Semua pengetahuan dan informasi yang ada di benaknya akan menuntutnya pada sebuah penarikan kesimpulan yang pasti akan berbeda dengan orang lain. 

Dan dari percakapan di atas, tentang perbedaan sikap ketika benda kecil (semisal gelas atau bisa apa saja) hilang, sebenarnya saya ingin bilang bahwa perempuan (biasanya) mempunyai rasa memiliki yang jauh lebih tinggi dibandingkan lelaki. Gelas hilang, mereka kelimpungan. Sendok tak kelihatan, mereka kalang kabut nggak karuan. Padahal di benak suami, mungkin berujar, "Barang kecil begitu saja diributin. Tinggal beli lagi aja kelar kok. Harganya juga paling nggak sampai 10 ribu!" 

Rasa memiliki yang tinggi memang dibutuhkan seorang perempuan. Pasalnya, mereka akan menjadi sekolah pertama anak-anak, mereka pun biasanya lebih banyak membersamai anak-anak, maka rasa ini penting. Mereka akan peka sekali jika anaknya tak kelihatan semenit dua menit, "Kemana anakku?" dan karena rasa memiliki yang tinggi inilah maka mereka akan benar-benar memperhatikan anaknya. Tidak suka anaknya dilecehkan, tidak senang anaknya direndahkan, dan sebagainya. 

Begitulah, Allah sudah menetapkan secara luar biasa pada psikologis lelaki dan perempuan. Semuanya selalu sesuai dengan peran yang akan dijalankan. Maka sebagai manusia yang bijak, mari kita lebih banyak belajar dan pintar menempatkan diri. Agar tugas dan peran kita sebagai suami dan istri bisa terlaksana dengan baik sekali. 

Demikian. 

20 komentar

avatar

Bagusnya dipisah juga tuh mas komentarnya cowok sama cewek
Memang sih aku juga heran kenapa psikologis cowok sama cewek beda
Kagum aja gitu sama Allah yang telah menciptakan cowok dan cewek untuk saling melengkapi
Dan kalau kubaca2 di buku2 psikologi (aku punya banyak, kebetulan kuliah di psikologi :v ), baik psikolog Barat maupun psikolog Timur, pandangan tentang cowok dan cewek bisa dikatakan hampir sama
Dan pendekatan yang diteorikan pun berbeda2 antar pakar psikolog
Subhanallah

avatar

ahhh..saya banget nih...saya selalu menyimpan benda apa saja Yang menurut saja memiliki "nilai" hingga tanpa sadar lemari saya penuh "sampah-sampah" itu. Dan kemudian suami saya Yang sibuk buang2in..hehhehe.

avatar

Benar sekali... bahwa rasa memiliki penting sekali ada pada diri seorang Istri...

Abi nggak ada kabar aja aku bisa kelimpungan nyari kabar sana-sini. Hehehe..

avatar

Bener juga. Saya klo khilngan ssuatu jg gitu

avatar

Bener juga. Saya klo khilngan ssuatu jg gitu

avatar

Oh gt ya bang sifat cowok . Baru tau saya hehe

avatar

Ingat ayah ibu dirumah. Ibu suka heboh soal piring dan gelas duralex nya yg berkurang. Ayah santai bilang bakal beli baru karena diam diam ayah yang suka mecahin

avatar

Jadi kesindir deh. Bukan soal gelas dan piring. Tapi soal psikologis laki laki dan perempuan. Sadar diri, saya begitu posesif. Terlebih pada suami. Hehehe

avatar

bagus bang tulisannya...

kita sebagai manusia suda sepantasnya tau menempatkan diri..., spakat

avatar

bagus bang tulisannya...

kita sebagai manusia suda sepantasnya tau menempatkan diri..., spakat

avatar

Terimakasih mas atas kunjungannya..
Sarannya juga oke, harusnya komentarnya dipisah cewek dan cowok biar keliatan bedanya.. hehe

avatar

Ada istilah buat orang2 yang suka mengumpulkan benda nggak penting loh. Cuma saya lupa nama psikologinya...

Terimakasih sudah mampir..

avatar

Alhamdulillah diperhatiin.. hihihi...
Semangat ummi..

avatar

Memang begitulah..

Terimakasih sudah berkunjung..

avatar

Iya, mbak..
Begitulah..

avatar

Semoga ayah dan ibu di rumah sehat2 terus ya Febie..

Terimakasih sudah berkunjung..

avatar

Cinta boleh asal jangan berlebihan.. hehe

avatar

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca..

avatar

Iyya...ada bang..saya pernah lihat di liputan salah satu stasiun TV luar Negri. Kalau gak salah nama psikologinya 'possessive compulsive' . nah Yang menderita penyekit tersebut ada yang sampai rumahnya penuh sampah. Barang2 Yang ga penting sebenarnya, tp menurut dia penting.hahhaha.

avatar

Jangan sampai kayak gitu yaa.. hahaha


EmoticonEmoticon