Like Fanpage Bang Syaiha

Nyata, Perempuan Muda Berusia 20 Tahun Menyukai Lelaki Tua Berusia 40 Tahun!

By Bang Syaiha | Monday, 11 January 2016 | Kategori: | |

Perempuan Muda Berusia 20 Tahun Menyukai Lelaki Tua Berusia 40 Tahun, Bang Syaiha, http://bang-syaiha.blogspot.co.id/
Perempuan Muda Berusia 20 Tahun Menyukai Lelaki Tua Berusia 40 Tahun
Tadi malam, saya menyaksikan tayangan Super Show, program Mario Teguh di salah satu stasiun televisi swasta. Tema yang diangkat cukup seksi, Where We Were Young (kalau nggak salah ini temanya). Yang dibahas adalah tentang masa muda. Bahwa ia adalah masa yang singkat dan jangan disia-siakan. Jangan sampai, ketika nanti kita tua, kita malah bilang: "Ketika saya masih muda dulu, saya sering melakukan ini dan itu (dengan nada putus asa dan membanggakan masa mudanya tapi tak bangga dengan hari tuanya). 

Entah darimana ujung pangkalnya, pada tayangan itu ada seorang perempuan muda (masih 20 tahun) dan diwawancarai oleh Mario Teguh. Kira-kira redaksi wawancaranya begini: 

"Mbak usinya berapa?"
"Dua puluh tahun, Pak." 
"Sudah punya pacar atau calon suami?" 
"Belum. Tapi ada yang sedang saya sukai. Cuma usianya lebih tua dari saya. Nah itu bagaimana ya, Pak?" 
Sudah darisononya memang, bahwa sebagian besar perempuan pasti akan menyukai seorang lelaki yang usianya lebih tua. Hal ini wajar karena beberapa hal: Pertama, perempuan akan terlihat lebih tua dibandingkan lelaki yang sebayanya. Sejalan dengan itu, perempuan juga (biasanya) akan lebih dewasa dibandingkan teman-teman seusianya. Karena hal inilah maka ia cenderung mencari pasangan yang lebih tua dibandingkan umurnya. 

Kedua, mengapa perempuan (sebagian besar) lebih memilih lelaki yang lebih tua? Karena ia butuh seorang pemimpin (imam) dalam biduk rumah tangganya. Ia butuh yang pemikirannya matang dan bisa diandalkan. Ia butuh lelaki yang memiliki kebijaksanaan. Dan ia merasa, semua itu bisa didapatkan dari seorang lelaki yang lebih tua dibandingkan dirinya. 

Wawancara Mario Teguh dilanjutkan: 
"Emangnya, usia lelaki yang mbak sukai itu berapa?" 
Si perempuan yang ditanya menunduk malu dan enggak mengatakan. Tapi karena Mario Teguh menunggu, akhirnya ia bersuara, "Empat puluh tahun, Pak."  
Sebuah jawaban yang langsung disambut gelak tawa oleh semua yang hadir. Bahkan Mario Teguh sampai mengeluarkan perkataan yang menohok: "Mbak 20 tahun. Lelaki yang mbak sukai 40 tahun. Itu sudah layak dipanggil eyang, mbak."  
Kalian (perempuan) boleh saja menyukai seorang lelaki yang lebih tua. Saya menganjurkan malah. Tapi ya lihat-lihat umur juga lah. Masa selisihnya sampai 20 tahun. Agama tentu saja tak melarang, boleh-boleh saja. Tapi sebagai manusia normal yang keimanannya masih naik turun dan tidak stabil, sebaiknya hal ini dipikirkan dahulu. 

Hitung-hitung saja sederhana. Jika perempuan berusia 20 tahun menikah dengan lelaki berusia 40 tahun. Lalu sepuluh tahun kemudian, saat usia si perempuan masih 30 tahun, si lelaki sudah 50 tahun. Si perempuan lagi kuat-kuatnya, lelaki sudah tua renta. Ini kan kasihan. Takut perempuannya tidak kuat lalu selingkuh dengan yang lebih muda. 

Belum lagi anak-anak yang lahir. Anggaplah mereka menikah. Maka anak-anak akan memiliki ayah yang sudah sangat tua bahkan ketika mereka baru lulus SD. Takutnya, ketika anak-anak masih butuh biaya pendidikan yang banyak, ayah mereka malah sudah renta dan tak bisa apa-apa. Kan kasihan anak-anak. 

Sekali lagi, saya tak melarang (karena agama juga tak melarang) seorang perempuan muda menyukai lelaki yang lebih tua. Hanya perlu dilihat dan dipertimbangkan juga selisih umur keduanya. Jangan sampai kelak, ketika pernikahan berjalan sepuluh atau dua puluh tahun baru sadar dan menyesali apa yang sudah dilakukan. 

Demikian. 


EmoticonEmoticon