Like Fanpage Bang Syaiha

Waspadai Virus Zika yang Menyebabkan Ukuran Otak Anak Menyusut

By Bang Syaiha | Friday, 29 January 2016 | Kategori:

Waspadai Virus Zika yang Menyebabkan Ukuran Otak Anak Menyusut, Bang Syaiha, Penderita Polio, bang-syaiha.blogspot.com
Waspadai Virus Zika yang Menyebabkan Ukuran Otak Anak Menyusut
Siang ini, saya membuka google trend, ingin tahu apa yang sedang booming dan banyak dibicarakan orang belakangan. Saya memang sering melakukan demikian, mengunjungi google trends, hanya untuk tahu ada berita apa dan sedang terjadi apa. Siang ini, saya menemukan beberapa yang menarik semisal berita tentang Indra Bekti. Katanya, Indra Bekti ini pernah mengajak seorang lelaki berhubungan badan. Wuidih!

Lelaki yang diajak berhubungan badan oleh Indra Bekti merasa risih dan kemudian melaporkannya ke polisi. Malang, laporan si pria itu tak diterima dan malah diminta untuk ke ahli bahasa agar lebih memahami apa yang dimaksud dengan tindakan asusila. 

Selain tentang Indra Bekti, mata saya juga tertawan pada sebuah kata, Virus Zika, yang menjadi trending di Google dan dibicarakan oleh banyak orang. 

Virus Zika ini apa?

Dari beberapa link berita yang saya baca di Kompas Online, saya temukan bahwa virus Zika adalah virus yang menyerang otak calon anak manusia. Jika virus ini menginfeksi bayi yang masih ada dalam kandungan, maka besar kemungkinan, anak yang akan dilahirkan itu mengalami penurunan kapasitas dan kerja otak. Lebih parahnya, bahkan, kemungkinan besar anak tersebut akan mengalami gangguan kecerdasan sepanjang hidupnya. 

Waspadai Virus Zika yang Menyebabkan Ukuran Otak Anak Menyusut, Bang Syaiha, Penderita Polio, bang-syaiha.blogspot.com
Waspadai Virus Zika yang Menyebabkan Ukuran Otak Anak Menyusut
Virus ini pertama kali ditemukan pada kera-kera yang ada di Hutan Zika (makanya namanya virus Zika) pada tahun 1947. Dan delapan tahun kemudian, baru ditemukan kasus bahwa virus ini mampu menyerang manusia. Hanya saja, karena ancaman yang ditimbulkan pada waktu itu tidak begitu besar, maka ilmuwan dan tenaga medis tidak menghiraukannya. Mengabaikan begitu saja. 

Akan tetapi, ketika pada tahun 2007 virus ini mewabah di Mikronesia, tepatnya di pulau Yap, barulah banyak ilmuwan yang peduli dan resah. Lalu, 2 juta orang kemudian terjangkiti di Karibia dan Afrika Latin. Virus ini menyebar melalui gigitan nyamuk Aides Aigepty. [Monggo baca: Virus Zika Berpotensi Menimbulkan Keresahan

Vaksin virus Zika baru akan ditemukan 10 tahun lagi!

Karena pernah diabaikan pada awal kemunculannya, maka manusia sekarang tidak siap ketika virus ini kemudian menyerang banyak orang. Bahkan katanya, baru 10 tahun lagi baru akan ada obatnya. Tentu saja, ini kan lama sekali. Hitung-hitungan ini juga kalau semuanya berjalan lancar. Bagaimana jika kemudian, ketika sedang dalam tahap pengembangan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan? 

Semisal terjadi bencana alam hebat dan menghancurkan semuanya. Atau, bagaimana jika kemudian, ketika sedang diteliti, laboratorium dan data yang telah dilakukan terbakar dan musnah? Bagaimana jika.. bagaimana jika.. [Silakan baca: Vaksin Virus Zika Baru akan Ditemukan 10 Tahun Lagi]

Tapi, mari berharap agar semoga tidak sampai 10 tahun vaksinnya sudah ditemukan dan bisa mencegah penyebaran virus ini. 

Perempuan disarankan agar tidak hamil selama virus ini masih menyebar di daerahnya. 

Virus Zika, pada umumnya memang menyerang janin yang masih ada di kandungan hingga mengalami penyusutan otak dan kinerjanya. Hingga, peluang bayi yang dilahirkan bisa dalam kondisi normal, itu sangat kecil sekali (jika tidak ingin bilang mustahil). Karena hal itulah, maka pemerintah di daerah Afrika sana, juga Brasil, menyarankan agar perempuan jangan hamil dulu selama virus ini masih menyebar. 

Duh! 

Membaca beberapa berita tentang virus Zika ini, saya jadi teringat sebuah perkataan seorang teman, bahwa katanya, "Bumi kita sudah hidup miliaran tahun dan selalu mempunyai mekanisme sendiri untuk menstabilkan dirinya jika ada ancaman dari luar. Dari manusia." 

"Bumi itu seperti manusia. Jika apa-apa yang ada di dalamnya senang berbuat kerusakan dan menyakiti bumi, maka ia (bumi) akan melakukan caranya sendiri untuk memusnahkan siapa saja. Bermacam-macam mekanismenya, seperti bencana alam, penyakit yang mewabah dan mematikan banyak orang, atau apa saja. Makanya, sebagai manusia, kita harus bijak dan jangan nakal!" 

Ketika mempelajari virus Zika ini dari beberapa berita, saya juga kemudian merenungi sebuah ayat dalam Al Quran, bahwa, "Sesungguhnya, semua kerusakan yang ada di muka bumi ini, tidak lain adalah karena ulah manusia sendiri." 

Dan jangan-jangan, mengapa virus Zika ini kemudian merebak, tidak lain adalah karena kita. 

Mungkin!


EmoticonEmoticon