Like Fanpage Bang Syaiha

Agar Pulpen Tidak Mudah Hilang

By Admin | Friday, 26 February 2016 | Kategori:

Agar pulpen tidak mudah hilang, pulpen mahal, bang Syaiha, penderita polio, http://bang-syaiha.blogspot.co.id/
Agar pulpen tidak mudah hilang
Kemarin di sekolah tempat saya mengajar, seorang kawan bilang, "Eh, ini pulpen siapa? Ntar kalau butuh aja, nyariin. Giliran ada ditinggal-tinggal." Ia bersungut-sungut. Mendengus seperti perempuan yang lagi dapet dan kehabisan uang.

Melihat hal itu, saya tersenyum dan menjawab asal, "Paling punya siswa. Mereka kan sering kali begitu. Asal meletakkan dan kemudian lupa. Nanti, ketika diminta mencatat atau mengerjakan soal, baru deh kelabakan mencari kemana-mana." 

Sempat diam sejenak. Tapi kemudian muncul anggukan-anggukan kecil dari teman-teman saya yang lain. Mereka menyetujui saran saya dan masalah tadi tidak perlu dibesar-besarkan.

Saya berkata lagi, "Simpan saja disana," sambil menunjuk ke arah sebuah kaleng bekas yang sudah dihias sedemikian rupa, tempat meletakkan beberapa spidol dan pulpen. Saya berkata lagi, "Nanti kalau ada yang butuh, tinggal dikasih saja." 

Teman-teman, kehilangan pulpen sering kali terjadi dan tidak hanya di kalangan siswa saja. Bahkan mahasiswa dan pegawai juga bisa. Buktinya, salah satu teman saya yang sudah menyandang gelar dokter hewan dan sedang menyelesaikan kuliah S3-nya juga demikian (lihat tulisannya DISINI)

Saya juga beberapa kali pernah mengalami hal yang sama. Ketika hendak menulis sesuatu yang penting, eh malah kebingungan mencari dimana saya menyimpan pulpen. Ia hilang entah kemana. Padahal sebelumnya saya melihat dia di dalam tas, di atas meja, atau dimana saja. 

Tapi ketika saya butuh dan ingin memakainya, ia malah nggak pergi entah kemana. Kalau sudah begini, saya biasanya akan menggerutu dan mengutuki diri sendiri, “Makanya, lain kali nyimpen pulpennya yang bener!”

Berdasarkan beberapa potong kejadian itulah, maka saya menulis postingan ini. Mencoba menerka-nerka, mengapa pulpen mudah sekali hilang? Dan jika sudah tahu sebabnya, mudah-mudahan kejadian sepele itu tidak terulang lagi di masa depan.

Baiklah, mengapa pulpen mudah sekali hilang? Mari kita bahas..

Pertama, pulpen adalah benda yang kecil sehingga ia mudah terselip dan tidak kelihatan. Lengah sedikit saja dan menggelinding, ia bisa tersembunyi dan kita kemudian akan kehilangan. Makanya, saya (dan juga kalian) pasti pernah menemukan pulpen di bawah tumbukan buku, di bawah bantal, di bawah lemari, atau dimana saja. 

Kita sebenarnya tidak sengaja menghilangkan, hanya karena ia kecil dan mudah menggelinding itulah akhirnya kita kebingungan mencari saat dibutuhkan. 

Kedua, mengapa pulpen mudah hilang? Karena harganya murah. Sehingga secara psikologis, kita menjadi tidak begitu memperhatikannya, tidak menjaganya dengan baik. Sudah dari sononya toh, secara psikologis, kita tidak pernah repot-repot menjaga dan memikirkan setiap benda yang tidak berharga. 

Alam bawah sadar kita akan berkata, "Ya udah sih, kalau pulpen ilang yang tinggal beli lagi." 

Dan kemudian begitulah seterusnya. Beli satu yang baru, dipakai beberapa minggu, lalu hilang tak menentu. Jarang sekali ada orang yang menggunakan pulpennya dengan baik sampai habis. Ada sih, tapi mereka tidak berada di sekitar kehidupan saya, mungkin. Sehingga yang ada di mata saya, sebagian besar orang sering menghilangkan pulpennya.

Ketiga, selain dua hal di atas, mengapa pulpen mudah hilang juga disebabkan karena si empunya tidak menjaga dan abai. Ada loh, orang-orang yang serampangan meletakkan barang-barang milik pribadinya. Tidak beraturan dan seenaknya. Orang-orang seperti ini, jangankan pulpen, bahkan benda lain yang lebih mewah dan mahal saja, boleh jadi lupa dimana ia meletakkannya. 

Saya pernah punya teman seperti ini ketika kuliah. Hidupnya benar-benar mengerikan. Kamarnya seperti kapal pecah yang habis diterjang angin puting beliung (silakan dibayangkan ada kapal pecah dan dihantam badai yaaa. Parah banget pokoknya!). Ia bahkan, saking akutnya, sering kali lupa dimana ponsel yang beberapa menit sebelumnya dipegang. 

Saya kadang-kadang tidak percaya, kok ada ya jenis manusia seperti dia? Kok bisa, benda yang baru dipegang beberapa menit lalu sudah lupa dimana menyimpannya? Aneh sekali..

Well, kita semua akhirnya tahu bahwa setidaknya tiga hal di atas adalah penyebab utama mengapa pulpen sering kali hilang dari pandangan mata kita. Selanjutnya, jika demikian, bagaimana cara mengatasinya? Bagaimana caranya agar benda kecil yang penting itu bisa tetap terjaga hingga tintanya habis tanpa sisa? 

Nah, saya pribadi punya satu tips agar pulpen kita tidak hilang dan tetap terindera. Apa? Begini, agar pulpen tidak mudah hilang, yang perlu dilakukan adalah membeli jenis pulpen yang harganya mahal. Jangan beli yang seribu dua ribu. Tapi yang jauh lebih mahal dibandingkan itu.

Silakan pergi ke pusat perbelanjaan dan cari pulpen yang harganya paling mahal. Beli yang harganya mendekati angka satu juta (kalau tidak ada, beli yang ratusan ribu). Pokoknya, semakin mahal semakin baik.

Mengapa saya menganjurkan membeli pulpen yang mahal? Mudahnya begini, kalau pulpen kita mahalnya bukan main, tentu kita akan memikirkannya terus, menjaganya dengan baik. Kita akan membelikannya tali (yang berbentuk kalung) dan mengaitkan pulpen itu disana, lalu kita gantungkan di leher. Kita bawa kemana-mana.  

Atau, boleh jadi, kita akan membelikan kotak pensil terbaik dan menyimpan pulpen kita di dalamnya. Yang paling simpel adalah, menjepitkan pulpen itu di saku kemeja. Dipakai jika perlu dan disisipkan ke tempatnya semula.

Kalau begini, saya yakin pulpen itu tidak akan mudah hilang. Bagaimana tidak? Itu barang mahal! Alam bawah sadar kita akan selalu mengingatkan setiap kali kita lengah. Inget bro, itu mahal. Jangan sembarangan menyimpan. 

Begitulah, insya Allah tips ini manjur sekali diterapkan. Hanya saja, sampai saat ini, saya tidak begitu yakin banyak orang yang menerapkan. 


Demikian 

16 Responses to " Agar Pulpen Tidak Mudah Hilang "

  1. Kalau gitu pulpen yang ada kandungan emasnya aja kali bang...
    mungkin akan lebih cepat hilang kalo diketahui orang lain hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hilang di maling orang? Tergantung orang-orang di sekitarnya, suka maling atau jujur semua.. hehe

      Delete
  2. Hahahaha... Kayaknya akan tetap hilang walaupun harganya mahal...

    Sebentar ketawa dulu, membayangkan seseorang mengalungkan Pulpen mahal di leher... Pasti kegantengannya langsung berkurang 80% hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya, perempuan dan lelaki yang suka nonton FTV akan menurun derajat kegantengan dan kecantikannya..

      Delete
  3. Hahahaha... Kayaknya akan tetap hilang walaupun harganya mahal...

    Sebentar ketawa dulu, membayangkan seseorang mengalungkan Pulpen mahal di leher... Pasti kegantengannya langsung berkurang 80% hihihi

    ReplyDelete
  4. Hahahaha...bisa jadi pulpen tersebut hanya akan menjadi hiasan di leher. Tidak pernah digunakan karena mahal..

    ReplyDelete
  5. Hahaha...tulisan ini boleh ditanggapi lagi ga,bang?..saya posting lagi ntar..:)

    ReplyDelete
  6. Saya adalah makhluk yg sangat jarang kehilangan pulpen, perbandingan saya kehilangan pulpen dan kehabisan tinta pulpen adalah 1:10, saya biasanya sudah habisin 10 pulpen dulu baru hilang 1. Karena, saya tempelin nama gede2 di pulpen saya. Jadi kalo ada yg minjem ngga bilang ketahuan lah, kecuali kalo dia nya tega nyopot label nama saya di pulpen. Xixixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. keren..
      Saya malah jarang bisa begitu.. hehe

      Delete
  7. Saya adalah makhluk yg sangat jarang kehilangan pulpen, perbandingan saya kehilangan pulpen dan kehabisan tinta pulpen adalah 1:10, saya biasanya sudah habisin 10 pulpen dulu baru hilang 1. Karena, saya tempelin nama gede2 di pulpen saya. Jadi kalo ada yg minjem ngga bilang ketahuan lah, kecuali kalo dia nya tega nyopot label nama saya di pulpen. Xixixixi

    ReplyDelete
  8. Bener ustad,,, saya juga sering kehilangan pulpen, kata temen saya sih, di ambil kuntilanak, entah betul entah kagak,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... Kuntilanaknya mau belajar... Besok dia ujian soalnya.. Bagaimana cara menakut-nakuti manusia dengan baik dan benar? Jelaskan jawabanmu..

      Delete
  9. saya punya polpen mahal pemberian seseorang alhasil saya eman-eman gamau make takut ilang hehe

    ReplyDelete