Like Fanpage Bang Syaiha

Menulis adalah Keterampilan yang Harus Diasah Setiap Hari

By Bang Syaiha | Sunday, 21 February 2016 | Kategori:

Menulis adalah Keterampilan yang Harus Diasah Setiap Hari, Menulis sekarang juga, Bang Syaiha, Penderita polio, http://bang-syaiha.blogspot.co.id/
Menulis adalah Keterampilan yang Harus Diasah Setiap Hari
Dulu sekali, ada yang pernah bilang ke saya akan menjadi penulis. Getol bukan main, berbusa-busa ia bilang, "Bang Syaiha, aku ingin menjadi penulis euy! Ingin bisa menghasilkan buku! Ingin agar karya-karyaku dibaca oleh banyak orang! Amboy, membayangkannya saja sudah mengasikkan, apalagi jika jadi kenyataan!" 

Ketika ia mengatakan demikian, saya malah sama sekali tidak kepikiran akan menjadi penulis. Waktu itu, impian saya adalah ingin menjadi pembicara di beragam seminar, di pelatihan-pelatihan, atau dimana saja lah! Pokoknya saya ingin bisa berbagi ke orang-orang (Alhamdulillah mimpi ini sudah terwujud sekarang). 

Saya menimpali perkataan teman saya di atas dengan: 

"Wah, itu luar biasa sekali, Bro! Gue yakin, Elo pasti bisa!" sesimpel itulah. 

Teman saya ini hobinya membaca buku. Kemana-mana, tasnya penuh dengan buku dan bahan bacaan lainnya. Ada novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, hingga beragam opini yang ada di koran, ia gunting dan simpan, dijadikan kliping agar ia bisa membacanya kapan-kapan. Melihat maniaknya ia terhadap bahan bacaan, maka saya kemudian berpikir, bahwa mimpinya menjadi penulis tentu bukanlah hal yang sulit dicapainya. 

Apalagi yang kurang? Jika boleh mengibaratkan, teman saya ini sudah seperti seorang pemancing profesional yang lengkap. Umpan dan perlengkapan lainnya sudah ada. Lokasi tempat ikan-ikan berkumpul juga sudah diketahui. Dengan bekal itu, seharusnya, pemancing ini mudah saya mendapatkan ikan, bukan? 

Waktu berjalan, bulan berganti, dan tahun pun berlalu. Hingga kemudian saya bertemu lagi denganya beberapa waktu lalu. Saya tanyakan kepadanya, "Bagaimana mimpimu, Bro? Sudah berhasil menghasilkan sebuah buku?" 

Ia menggeleng. 

"Loh, kenapa?" 

Sambil mengangkat bahu, ia kemudian berkata, "Aku ngerasa tulisanku masih jelek, Bro. Makanya belum mulai menulis naskah. Nanti deh, kalau tulisanku udah lebih baik, barulah aku akan menulis beberapa ide yang sudah ada di kepala." 

Saya hanya manggut-manggut saja, persis seperti mainan rusak. 

Ternyata, pemancing yang tadi belum mendapatkan ikannya. Apa pasal? Karena ia tak segera bergerak ke tempat pemancingan. Ia diam saja di rumah dengan perlengkapan yang super komplit. Duduk santai, menganggap bahwa ia masih belum seberapa kemampuan dan perlengkapannya. 

***** 

Orang-orang bilang, menulis adalah sebuah keterampilan. Menulis itu sama seperti keahlian memasak, keahlian melukis, keahlian mengambil gambar dengan lensa kamera, dan sebagainya. Untuk bisa mahir memasak, mahir melukis, dan mahir menghasilkan poto yang menawan, kita hanya perlu mencobanya. Berlatih setiap hari dan sesering mungkin. 

Ambil satu contoh, melukis. Untuk bisa menjadi ahli dalam bidang ini, maka yang harus dilakukan adalah segera mengambil cat dan kanvas. Duduk bebeberapa jam lalu mulailah menggambar disana. Pelan-pelan dan nikmati prosesnya. Saya yakin, lukisan pertama pasti belum ada apa-apanya. Masih jelek dan orang-orang tidak menaruh minat sama sekali untuk sekedar memandang ke arahnya. 

Tidak masalah. Lakukan saja lagi. Duduk diam dan melukis kembali. Lakukan hal ini, berlatih, sesering mungkin. Kalau bisa cobalah setiap hari. Dan saya yakin, jika ia tidak menyerah dan terus mencoba, ia akan sampai pada hasil yang memuaskan kelak. 

Pun sama dengan menulis. Untuk sampai bisa menghasilkan tulisan yang mengalir, enak dibaca, dan menggugah, kita harus banyak belajar. Mulai menulis segera (juga jangan lupakan membaca). 

Tulisan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya, boleh jadi masih acak kadut. Tapi jika kita tekun dan komitmen untuk menulis setiap hari, maka percayalah, lambat tapi pasti, tulisan kita sedang mengalami transformasi, menjadi lebih baik dan enak dinikmati. 

Maka jangan menjadi seperti teman saya di atas, yang baru akan mulai menulis ide-ide di kepalanya hanya ketika tulisannya sudah bagus dan enak dibaca. Tapi mulailah dari sekarang, lakukan sesering mungkin, kalau bisa setiap hari. 

Demikian. 

13 komentar

avatar

Terimakasih Bang, sangat bermanfaat. Sukses selalu Bang Syaiha.

avatar

Pagi-pagi dapat pencerahan soal menulis, hehe.

avatar

Menginspirasi bang, saya sedang mempraktekkan yg abang ajarkan

avatar

Sukses juga buat mbak Tety..

avatar

Harusnya dpt sarapan bubur ya? Pasti lebih seru..

avatar

Semoga istiqomah ya mas..

avatar

Weehh, dapat motivasi nih. Seruu.

avatar

yeah,,tambah semangattt^^


EmoticonEmoticon