Like Fanpage Bang Syaiha

5 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Novel

By Bang Syaiha | Wednesday, 2 March 2016 | Kategori:

5 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Novel, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
5 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Novel
Salah seorang pembaca tulisan-tulisan saya, bertanya tentang kepenulisan. Katanya, “Bang Syaiha kan sering berkata bahwa jika ingin menjadi penulis, maka kita harus berlatih menulis setiap hari. Nah, apakah menulis diary bisa dikategorikan latihan itu Bang? Jika iya, maka sebenarnya, saya telah melakukan apa yang Bang Syaiha sarankan. Menulis setiap hari.”

“Bang Syaiha juga berkata, bahwa ketika kita sering menulis, maka akan mudah saja kita menghasilkan tulisan yang baik, indah, dan mengalir, bukan? Masalahnya, Bang, saya sudah menulis setiap hari –menulis diary, tapi mengapa ketika mencoba menulis sebuah novel, saya sering mentok. Entah itu berhenti di tengah jalan dan kehabisan ide, atau kendala-kendala lainnya.”

“Jika begini, sebenarnya apa yang terjadi pada saya, Bang?”

Pertanyaan itu selesai. Ia menyampaikannya melalui kolom komentar salah satu tulisan saya. Dan seperti sebelum-sebelumnya, ketika ada yang bertanya, maka saya akan menjawabnya melalui sebuah tulisan singkat. Agar yang saya sampaikan bisa panjang lebar, terarsip dengan baik, dan bisa dibaca oleh banyak orang.

Mari kita bahas pertanyaan teman saya di atas pelan-pelan. Kita jabarkan satu demi satu. Kita urai benang kusutnya.

Pertama, benar bahwa salah satu cara agar bisa menghasilkan tulisan yang baik adalah dengan berlatih sesering mungkin. setiap hari! Dan itu bisa dilakukan dengan menulis diary. Abadikan apa yang kalian alami setiap hari di buku, catatan ringan di laptop, atau apa saja.

Jika kalian hari ini baru saja bertemu dengan kawan lama di kampus, maka ceritakan. Bagaimana awalnya kalian bertemu dulu, kemudian terpisah karena sesuatu dan lain hal. Ceritakan bahwa teman kalian itu adalah begini dan begitu. Sebutkan hal-hal yang menarik darinya.

Selanjutnya, jika kalian sudah ingin fokus ingin menghasilkan sebuah novel, maka tulislah diary itu selayaknya bahasa novel. Ada setting yang jelas, bagaimana cuaca saat kejadian itu berlangsung, sertakan juga percakapan yang ciamik hingga tulisan kalian menjadi luar biasa bagus.

“Kalau belum bisa bagaimana, Bang?”

Kalau belum bisa, tulis saja apa adanya, sebisanya. Ketika menulis itu, jangan berpikir bagus atau tidak. Mengalir saja. Namanya juga masih latihan. Salah sedikit-sedikit tak mengapa. Salah banyak pun tak apa-apa. Santai saja!

Kedua, hal yang juga tak boleh kalian lupakan, selain menulis sesering mungkin, adalah membaca setiap hari. Bagaimana mungkin kalian bisa menghasilkan sebuah karya yang menggugah jika kalian pun tak pernah membaca buku-buku orang ternama. Maka, luangkanlah waktu entah satu atau dua jam untuk diam sejenak, membaca karya-karya orang. Nikmati dan belajarlah dari tulisan-tulisan mereka.

“Buku seperti apa yang seharusnya saya baca, Bang?”

Tentu saja, jika kalian ingin menjadi novelis, buku yang wajib dilahap adalah novel. Novel siapa? Novel-novel terbaik yang pernah ada, sesuai genre yang kalian geluti.

Misal, jika kalian ingin menghasilkan novel-novel detektif, maka banyak-banyaklah membaca novel genre itu. Sherlock Holmes, misalnya. Beli semua bukunya dan bacalah pelan-pelan. Bahkan komik Detective Conan pun bisa kalian lahap. Pelajari bagaimana pengarangnya menggiring pembaca pada sebuah kesimpulan yang tak terduga.

Bacalah novel-novel yang sesuai dengan novel yang ingin kalian hasilkan.

“Jadi, nggak boleh baca buku-buku lain, Bang?”

Aih, bukan begitu. Buku apapun kalian boleh baca. Hanya saja, novel mendapatkan porsi lebih banyak dibandingkan buku yang lainnya. Kalian pun harus punya penulis idola. Penulis yang harus kalian baca karya-karyanya dan pelajari bagaimana mereka menghasilkan tulisan itu.

Ketiga, selain membaca dan menulis setiap hari, ada satu hal penting yang bisa dilakukan, yaitu, sering-seringlah menonton film yang bergenre sama. Misalnya, kalian ingin menghasilkan novel romance, maka menonton drama korea, saya rasa bisa dijadikan ajang belajar dan menambah wawasan.

Dari film itu, barangkali akan ada ide yang berlompatan dalam otak kalian. Itu bisa dijadikan inspirasi dalam menghasilkan cerita yang menarik.

Keempat, agar novel yang kalian ciptakan bisa hidup dan nyata, maka riset tentang latar juga diperlukan. Misalnya, kalian akan menghasilkan sebuah novel berlatar Papua, maka sebisa mungkin kalian harus paham betul bagaimana orang-orang Papua, bagaimana kotanya, bagaimana adat istiadat dan budayanya, serta hal-hal lain yang dirasa perlu.

Selain riset tentang latar, beberapa potong bahasa setempat bisa juga dimasukkan ke dalam novel. Agar orang-orang yang membaca karya kalian nanti akan benar-benar yakin dan berkata, “Penulis buku ini pasti pernah ke Papua!”

Padahal tidak. Boleh jadi, kalian hanya duduk di kamar dan googling saja. Mencari seluk-beluk Papua dan kebudayaannya.

Kelima, ingatlah bahwa menghasilkan novel adalah pekerjaan jangka panjang. Ia tak bisa sekali jadi. Maka ketika baru mencoba sebulan dua bulan dan belum berhasil menciptakan novel yang baik, nikmati saja. Jalani pelan-pelan, nikmati prosesnya setahap demi setahap.

Ia sama seperti ketika kita menaiki tangga yang tinggi menjulang. Untuk sampai pada puncaknya, kita harus menginjak satu demi satu anak tangganya. Menikmati setiap jejak yang kita tinggalkan disana.

Nah, jika kelima hal ini dilakukan dengan baik, maka saya yakin sekali bahwa kalian pasti bisa menghasilkan novel yang baik, menggugah, dan menginspirasi.


Demikian. 

30 komentar

avatar

Super sekali bang Syaiha...
Makasih atas tipsnya
semoga aku juga bisa menghasilkan novel seperti bang Syaiha :)

avatar

Aamiin, semoga bisa menjadi penulis hebat ya, mbak.. hehe
Terimakasih sudah mampir..

avatar

Lengkap sekali bang.. terima kasih tips nya. :)

avatar

Terimakasih kembali sudah mampir dan membaca, mbak..

avatar

Bisa dicoba ini tipsnya, makasih Bang

avatar

Harus banyak membaca dan menulis lagi nih buat bikin novel..terimakasih bang syaiha atas tipsnya

avatar

Sy sudah menyelesaikan naskah novel sy, meskipun sy berencana ada sekuelnya. Sebelum melanjutkan, sy ingin mendapat kawan kritikus, dimana ya Bang sy bisa mendapat wadah kritikus itu?...

avatar

Terimakasih kembali mas..

avatar

Sama2..
Terimakasih sudah mampir..

avatar

Kasih ke teman2 terdekat.. Biarkan mereka membacanya mbak..

avatar

Okey. Siap dan jalankan tipsnya

avatar

Makasih bang syaiha, tips yg sangatt menarik

Abdur-rahiem.blogspot.com

avatar

Terimakasih sudah mampir..

avatar

Oke.. Selamat melaksanakan..

avatar

Menjadi Novelis yang terus enulis hingga akhir hayat.:)
*Andai

avatar

Keren Bang, semoga saya bisa nulis novel...

avatar

Membaca tanda baca, menulis tanda makna..
suntikan bari. Terimakasih Bang Syaiha.

avatar

Terima kasih tipsnya bg Syaiha.

avatar

Aamin.. Insya Allah bisa..

avatar

Terimakasih kembali mbak Mella..

avatar

Terimakasih bang tipsnya lebih mudah dipahami
dan terpacu untuk segera di praktekkan

avatar

tips yg saya butuhkan juga, mksh bang ilmunya

avatar

Terimakasih bang tipsnya lebih mudah dipahami
dan terpacu untuk segera di praktekkan

avatar

Semoga saya bisa menghasilkan novel yg keren Bang. Makasih tipsnya. ^^

avatar

Semoga saya bisa menghasilkan novel yg keren Bang. Makasih tipsnya. ^^

avatar

Mbak Wita mau saya jadi editor? (Walaupun gak pernah jadi editor profesional) minimal saya perbaiki ejaan atau mungkin bagian2 yang kurang pas.

avatar

Tipsnya keren .... Doain Bang, novelnya jadi.


EmoticonEmoticon