Like Fanpage Bang Syaiha

7 Hal Kecil Penjaga Keromantisan dalam Keluarga

By Bang Syaiha | Saturday, 12 March 2016 | Kategori:

7 Hal Kecil Penjaga Keromantisan dalam Keluarga, suami romantis, keluarga harmonis, suami istri, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
7 Hal Kecil Penjaga Keromantisan dalam Keluarga
Tulisan ini berangkat dari sebuah kenyataan, bahwa beberapa waktu lalu ada seorang perempuan yang bercerita, katanya, “Bang Syaiha, bagaimana ya agar suami saya bisa romantis? Pasalnya, setelah menikah, ia benar-benar berubah. Tidak begitu perhatian lagi, jarang mengucapkan cinta dan sayang, juga tak pernah memberikan kejutan.”

“Padahal,” katanya kemudian, “sebelum menikah, saat kami masih pacaran, semua itu dia lakukan setiap hari. Mengingatkan agar saya tidak telat makan, memberi hadiah ketika saya sedang merayakan hari jadi yang ke sekian, atau mengucapkan sayang dan cinta yang tak terkatakan.”

“Jujur saja, saya merindukan masa-masa itu, Bang!”

Teman-teman sekalian, kejadian seperti ini tidak menimpa satu dua pasangan saja. Jumlahnya bisa ratusan, atau boleh jadi lebih. Banyak lelaki yang menjadi amnesia ketika sudah menikah. Lupa bagaimana caranya berlaku romantis kepada perempuannya.

Mengapa?

Karena bagi laki-laki, hal-hal romantis semisal memberi sekuntum bunga, mempersembahkan sebatang cokelat, atau hadiah-hadiah lainnya, tidak begitu penting lagi setelah akad terucap.

“Ngapain ngasih begituan? Toh dia sudah menjadi milik kita seutuhnya. Sudah menjadi istri. Aku punya pekerjaan lain yang jauh lebih penting dibandingkan harus mengurusi remeh temeh demikian.”

Padahal bagi perempuan, yang sepanjang hidupnya bergelung mesra dengan perasaan, hal-hal romantis adalah keharusan. Tak peduli ia jilbaber atau bukan, hal-hal kecil tadi, bagi mereka penting.

Sebenarnya, menciptakan keromantisan dalam hubungan rumah tangga itu mudah-mudah saja. Ia bisa dilakukan kapan pun, tidak mahal dan gampang. Tinggal bergantung pada para suami saja, mau melakukan atau enggan.

Apa saja yang bisa dilakukan agar keromantisan bisa terjaga?

Nah, ada beberapa yang bisa dipraktikkan sebenarnya. Ini yang sering saya lakukan dan sudah terbukti bekerja dengan baik.

1. Memasak bersama

Kegiatan ini bisa dilakukan ketika akhir pekan. Jika kalian tidak memutuskan keluar dan hanya di rumah saja, maka sesekali cobalah hal ini. Memasak berdua di dapur. Simpel, kalian bisa memasak penganan kecil, cemilan, atau apa saja.

Akan lebih seru lagi jika kalian sudah memiliki buah hati yang bisa diajak serta. Bilang kepada mereka, “Nak, akhir pekan ini, kamu tidak boleh keluar dulu ya. Pagi-pagi kita memasak bersama di dapur. Setelah itu, kamu baru boleh main jika semuanya sudah selesai.”

Dalam kegiatan ini, istri bisa membagi tugas. Ia berperan sebagai pemimpin tim, pemberi komando. Kegiatan ini juga tidak perlu serius-serius amat. Kalian bisa saling lempar bawang, menjawil, menggoda, atau apa saja. Sesuaikan jika ada anak-anak.

Oh well, membanyangkannya saja sudah menarik sekali, bukan?

2. Menonton acara televisi berdua

Hal simpel lainnya, yang bisa dilakukan untuk menjaga keromantisan rumah tangga adalah dengan menonton televisi berdua. Buatkan dua cangkir teh hangat beserta temannya –makanan ringan, duduk berdampingan, menyaksikan acara kesayangan.

Pada kegiatan ini, kalian bisa saling bergenggaman tangan, saling mendekap, memeluk. Biarkan istri kalian menyandarkan kepalanya di bahu, peluk mesra dan bilang cinta.

3. Mencuci baju berbarengan

Yang ini, tidak melulu kalian (suami) harus melakukan hal-hal yang berat. Cukup membantu sang istri ketika sedang mencuci. Kalian bisa ikut membilas pakaian mungkin, atau ikut nimbrung ketika ia sedang menjemur di halaman belakang.

4. Duduk manis, mengajaknya berbicara ketika sedang menyetrika

Kadang, perempuan itu sebenarnya tidak butuh bantuan. Bahkan hanya dengan duduk di sampingnya ketika ia sedang melakukan pekerjaan, mengajaknya bercengkerama tentang banyak hal, itu sudah lebih dari cukup daripada apapun.

Ketika sedang menyetrika, cobalah membersamainya. Jangan sibuk dengan ponsel pintar sendirian. Itu tidak baik.

5. Memberikan kejutan-kejutan tak terduga

Sebenarnya, kejutan tidak melulu harus diberikan ketika ia ulang tahun, atau ketika hari jadi pernikahan. Ia justru bisa diberikan kapan saja. Setiap pekan atau setiap bulan.

Dan lagi, kejutan yang diberikan juga tak melulu harus mahal. Kalian bisa memberikan cokelat, setangkai bunga, atau bahkan secarik kertas bertuliskan “Ma, Papa sayang banget sama kamu,” lalu diletakkan di cermin riasnya.

Amboi, itu bahkan sudah cukup membuatnya meleleh. Terharu. 

Percayalah, itu bekerja dengan sangat baik! 

6. Mengucapkan cinta dan sayang setiap hari

Ketika sudah menjadi pasangan suami istri, bukan berarti ucapan cinta dan sayang itu tidak diperlukan lagi. Bukan. Justru sekarang, ketika sudah menjadi halal dan diliputi keberkahan, ucapan cinta dan sayang itu harus dilakukan dengan intensitas yang lebih. Harus lebih sering.

Misalnya, ketika sedang di kantor, saat istirahat, kalian bisa kok bilang, “Ma, terimakasih atas semua yang sudah Mama lakukan buat Papa dan anak-anak, ya. Terimakasih atas bekal makan siang yang lezat. I Love You!”

Simpel, bukan?

7. Menggenggam tangannya dan bilang terimakasih

Kalau yang ini, biasa saya lakukan ketika malam hari, menjelang tidur. Tanpa menunggu perintah apapun, saya biasanya menggamit tangan istri saya, menggenggamnya mesra, bilang, “Ummi, tangan ini insya Allah akan mengantarkan Ummi ke surga. Soalnya, ia sudah melakukan banyak hal buat Abi dan Alif. Terimakasih.”

Silakan ditiru, pegang tangan istri kalian dan ucapkan sayang. Bilang terimakasih atas apa yang sudah ia lakukan seharian di rumah.

Demikian. 

5 komentar

avatar

Yang jomblo baper bang :'D

avatar

membacanya saja, sudah terasa romantisnya...
poin no.4, sepintas biasa, hanya duduk manis, tapi efeknya luar biasa itu bang... ^__^

avatar

waa.. tipss jitu nih bang.... saya pesan tujuh-tujuhnya ya...

avatar

7 tips sedrhana tp sngt brkesan. Izin share.


EmoticonEmoticon