Like Fanpage Bang Syaiha

Bagaimana Caranya Agar Jodoh Kita Segera Datang?

By Bang Syaiha | Friday, 4 March 2016 | Kategori:

Bagaimana agar jodoh kita segera datang, agar bisa segera menikah, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
Bagaimana agar jodoh kita segera datang?
Kali ini, seorang lelaki yang bertanya ke saya. Padahal, dari sekian pertanyaan yang telah masuk dan saya jawab via tulisan, hampir semuanya adalah dari perempuan.

Katanya, “Bang Syaiha, gimana caranya ya agar jodoh saya segera datang? Saya sudah cukup usia dan sebisa mungkin memang ingin segera menggenapkannya. Malangnya, jodoh yang saya nanti-nantikan malah tak kunjung datang, masih tak jelas ujung pangkalnya. Masih misterius siapa orangnya.”

Amboi, pertanyaannya tentu saja mengingatkan saya akan kisah sendiri. Saya, sebagai lelaki pincang, yang kecil sebelah kakinya, pernah mengalami hal sama. Berkali-kali ta’aruf dengan seorang perempuan, selalu mengalami kegagalan.

Ada-ada saja hambatannya. Ada yang sudah ditolak ketika baru saja si perempuan melihat biodata saya. Tertulis jelas disana: kekurangan, kaki kanan pincang karena polio.

Ada yang perempuannya sudah menerima, tapi pihak keluarga tak rela.

“Pokoknya, ayah dan ibu tak merestui jika kamu masih saja hendak menikah dengan Syaiha! Dia mungkin saja baik, pintar, dan bijaksana, tapi dia pincang, Mawar –bukan nama sebenarnya! Ingat, dia cacat. Apa yang bisa kau harapkan dari orang sepertinya?”

Dan masih banyak lagi penolakan-penolakan yang telah saya terima. Jika penolakan-penolakan itu ibarat makanan, maka saya sudah kekenyangan karenanya –saking kenyangnya bahkan saya  sudah sampai hampir muntah.

Lalu pertanyaannya, bagaimana caranya Bang Syaiha bisa menghadapi semua itu? Apa rahasianya hingga jodoh Bang Syaiha kemudian datang dan menikah?

Nah, pertanyaan-pertanyaan inilah yang akan saya jelaskan. Mudah-mudahan, jawaban dari kisah hidup saya ini, bisa menjadi jawaban yang memuaskan untuk penanya yang telah saya sebutkan di awal tulisan.

Pertama, sebagai lelaki, hal utama yang harus dimiliki untuk menjalani kehidupan berumah tangga adalah keyakinan. Keyakinan ini luas sekali maknanya. Kau harus yakin, bahwa di usiamu sekarang, kau memang sudah layak dan pantas menikah.

Kau harus yakin, bahwa dengan ilmu dan wawasanmu saat ini, kau mampu menjadi imam yang baik untuk istri dan anak-anakmu kelak.

Kau harus yakin, bahwa dengan kondisimu kini, kau telah mampu bertanggung jawab penuh atas hidup dan kesejahteraan seorang perempuan –istrimu.

Keyakinan yang dimaksud bukan berarti harus sempurna. Tidak. Karena kesempurnaan itu tidak ada. Untuk menjadi imam dan pemimpin keluarga yang baik, kau tidak perlu harus hafal 30 juz Al Quran dulu, atau hafal sekian ribu hadist.

Untuk bisa menafkahi, kaupun tak perlu menunggu berpenghasilan miliaran. Karena semuanya bisa dilakukan sambil jalan.

Jadi, keyakinan yang Bang Syaiha maksud itu apa?

Keyakinan yang saya maksud adalah keteguhan jiwa, saat kita dalam hati berkata, “Ya, sepertinya, saat ini saya memang harus segera menikah!”

Itulah keyakinan.

Kedua, ini adalah hal penting yang seharusnya kalian ketahui. Bahwa bagi sebagian besar perempuan, ketampanan wajah seorang lelaki itu tak penting. Yah, kalau ketampanan itu penting, saya mungkin menjadi orang yang paling lama membujang, bukan?

Tapi tidak. Kenyamanan dan perhatian jauh lebih penting dari ketampanan.

Maka jika kau ingin jodohmu segera datang, belajarlah menjadi lelaki yang bisa menyamankan seorang perempuan. Tapi tidak semua perempuan kau buat nyaman, ya. Itu tak baik!

Misal, jika sekarang kau ingin menikah dan ada perempuan yang dibidik, maka berusahalah mendekatinya dengan cara yang baik. Beri Ia sedikit perhatian –tapi jangan lebay, dan jadilah pendengar yang baik jika ada masalah yang datang.

Kau bisa bertanya kabar sesekali waktu, atau sekedar berkirim pesan di pagi hari, “Semoga hari ini berjalan baik dan lancar ya. Selamat beraktivitas.”

Cukup.

Nanti, jika ada tanggapan atau sinyal-sinyal yang menyenangkan, maka lanjutkan dengan cara yang lebih islami. Minta bantuan seorang ulama untuk bertanya kesediaannya menikah denganmu.

Lain waktu, jika si belahan hatimu terlihat ada masalah, maka tanyakan, adakah yang bisa kau bantu? Jika semua berjalan mulus, Ia boleh jadi akan menceritakan masalahnya padamu. Nah, pada posisi ini, kau hanya cukup menjadi pendengar yang benar. Jangan sotoy memberikan solusi atau hal-hal bodoh lainnya.

Karena sejatinya, ketika seorang perempuan curhat kepada orang lain, Ia tak sedang butuh solusi. Ia butuh didengarkan dan diperhatikan saja.

Nah, jika kau bisa menjadi lelaki yang demikian –nyaman bagi perempuan dan bisa mendengarkan dengan baik, maka jodohmu mungkin sebentar lagi datang.

Ketiga, catat baik-baik poin ini, bahwa bagi seorang lelaki yang ingin menikah, maka harus segera berpanghasilan.

Lihat, saya menulisnya BERPENGHASILAN! Bukan punya pekerjaan.

Karena berpenghasilan itu bisa datang darimana saja. Asal Ia halal dan berkah, maka lakukanlah. Pelan-pelan, nikmati, dan nanti, Allah pasti membukakan jalan rejeki lain yang tak terduga-duga.

“Bang Syaiha, gimana jika penghasilan kita masih kecil ketika hendak menikah?”

Tidak apa-apa. Yang penting, ketika akan menikah, kau sudah tahu ada beragam aktivitas yang bisa dikerjakan dan menghasilkan nanti. Sudah ada rencana yang hendak dikerjakan bersama.

Ini kisah pribadi saya, bahwa ketika hendak menikah dulu, penghasilan saya sebulan bahkan hanya 800ribu saja. Itu kan sedikit sekali. Bagi sebagian besar orang, uang sejumlah itu tentu tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sebulan. Tapi dulu, saya sudah memikirkan beragam rencana yang akan saya lakukan setelah menikah. Dan jika rencana ini berjalan baik, maka saya bisa berpenghasilan lebih.

Benar saja, setelah menikah, penghasilan saya naik berkali-kali lipat dan cukup.

Nah, penting sekali bagi kalian, lelaki, untuk segera berpikir bagaimana menghasilkan uang. Nanti, kalian adalah kepala keluarga, bertugas mencari nafkah untuk menghidupi anak istri, maka kreatiflah dari sekarang, manfaatkan masa muda untuk hal-hal produktif dan berdaya guna.

Keempat, jika kau ingin segera menikah, maka beranilah mengambil kesempatan yang ada di depan mata. Jangan menunggu-nunggu terlalu lama, nanti malah ditelikung orang-orang. Jika suka pada seorang perempuan, beranilah mengungkapkan.

“Bagaimana jika ditolak, Bang?”

Itu wajar dan jauh lebih baik dibandingkan diam saja lalu kecewa karena pujaan hati diambil orang, bukan?

Kalau kau seorang lelaki dan takut ditolak? Ke laut aja deh!

Ambil kesempatan, bisa dilakukan dengan meminta bantuan kepada seorang ustadz, biarkan beliau yang maju dan mengutarakan keinginanmu. Nah, tinggal menunggu deh. Semoga saja semuanya berjalan dengan lancar dan kau segera menikah.

Akhirnya, semoga saja tulisan amburadul ini bisa menjadi manfaat dan berguna buat sesiapa saja yang membaca. Sekali lagi, silakan disebarkan jika berkenan, barangkali ada yang membutuhkan.


Demikian. 

4 komentar

avatar

Wow.. super sekali, Bang..
Perlu dibaca oleh para lelaki jomblo yang ngebet pingin nikah..

avatar

Aduh, (lagi2) saya salah masuk lapak sepertinya.

avatar

Semoga banyak lelaki yang membacanya..

avatar

Hahaha..
Nggak apa2 Audrey..


EmoticonEmoticon