Like Fanpage Bang Syaiha

Di Sekitar Saya Banyak Orang-Orang Hebat

By Bang Syaiha | Sunday, 6 March 2016 | Kategori:

Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
Arisan Blog
Minggu pertama bulan Maret, tantangan dari One Day One Post ada dua: pertama menghasilkan sebuah tulisan yang mengandung empat kata ini, kopi, presiden, flashdisk, dan burung. Itu tantangan yang ini tidak begitu susah, mudah saja dilakukan. Buktinya saya berhasil membuatnya dalam sekejap, lihat hasilnya DISINI.

Selain tantangan itu, ada satu kegiatan yang harus kami tulis. Apa itu? Namanya arisan blog. Eits, ini bukan arisan-arisan biasa ya. Bukan berarti, ketika nama kalian keluar saat pengocokan, maka akan mendapatkan sebuah blog cantik yang siap dikelola.

Bukan.

Arisan blog ini, teknisnya adalah: setiap minggu akan dikocok empat nama. Dan setiap anggota One Day One Post wajib menulis tentang keempat nama tersebut di blog masing-masing. Tulisan yang dihasilkan juga bebas. Silakan berkreasi semenarik mungkin.

Jangan lupa cantumkan link blog keempat orang yang beruntung itu.

Nah, keempat nama yang beruntung di minggu pertama adalah:

Mas Septian Wijaya

Mas Septian ini sudah suka membaca dan menulis sejak kecil. Di dalam blognya, tertulis bahwa ia suka membaca sejak masih SD. Majalah Bobo adalah salah satu bacaan wajib yang ia lahap. Jauh sekali jika dibandingkan dengan saya yang baru suka membaca novel ketika akhir-akhir kuliah. Novel pertama yang saya baca adalah Hafalan Shalat Delisa. Sejak itulah saya mulai keranjingan melahap beberapa novel.

Dari sini saja, saya kalah jauh startnya, bukan? Saya kadang merasa menyesal baru mengenal hobi membaca (dan menulis) justru ketika setelah kuliah. Ngerasa terlambat sekali. 

Kembali ke mas Septian. Ketika SMA, Ia bahkan pernah menjadi juara satu dalam lomba cerpen yang diadakan di tempatnya belajar itu. Lah saya? Nggak pernah sekalipun mengalami hal yang sama. Sekali lagi, saya kalah jauh.

Yang paling parah adalah tentang puisi. Jika saya sama sekali tidak bisa membuat puisi, mas Septian justru lebih ahli. Jujur saja ya, dari sekian banyak jenis tulisan, puisi adalah hal tersulit. Bagi saya, lebih baik mengerjakan soal integral atau stoikiometri kimia dibandingkan harus menciptakan sebuah puisi yang ciamik.

Saya angkat tangan dan salut untuk mas Septian yang sebenarnya sudah diberikan beragam talenta kepenulisan. Asal ia lebih rajin dan semangat menulis, tidak menutup kemungkinan, kelak, salah satu bukunya akan ada di toko buku – toko buku kenamaan.

Kita tunggu saja.

Mbak Hidayati Nur

Mbak Hidayati Nur ini orang Tuban dan aktif dalam Forum Lingkar Pena disana. Beberapa kali, beliau juga diundang dalam beragam kegiatan kepenulisan. Maka jangan heran jika beberapa karyanya sudah nangkring di media massa, beberapa buku, dan sebagainya.

Dengan beragam kemampuannya itu, sebenarnya saya heran, kok mbak yang berprofesi sebagai guru multi talenta ini mau gabung di gerakan One Day One Post ya? Harap jawab dalam bentuk tulisan ya, mbak. Saya tunggu..

Padahal gerakan One Day One Post ini isinya adalah penulis-penulis pemula seperti saya. Yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dia. Sebagai pelopornya, saya kadang-kadang malu sama beliau, ngerasa belum bisa melakukan apa-apa. 

Apalagi, kemampuan terbesarnya dalam bidang kepenulisan, kalau tidak salah, adalah di puisi. Bagian yang justru tersulit di saya. Seumur-umur, saya sepertinya baru dua atau tiga kali ya membuat puisi? Lupa. Puisi yang dibuat juga sembarangan. Nggak jelas dan pasti jelek sekali. 

Sedangkan mbak Hidayati? Tidak perlu diragukan lagi dah! Lah wong beberapa kali sajak-sajaknya dimuat di media massa. Semoga nanti, ia mau memberikan sedikit ilmunya ke semua anggota di grup. 

Mbak Nindyah

Mbak yang satu ini sebenarnya punya beragam kesibukan di luar. Selain sebagai ibu, ia juga, konon, mengajar pada sebuah lembaga pendidikan (bener kan ya?). Maka jangan tanyakan kesibukannya. Pasti bejibun. 

Dan lagi-lagi saya heran, bertanya-tanya dalam hati, mengapa orang-orang yang sudah sibuk dan banyak kegiatan malah mau bergabung bersama-sama kami di One Day One Post? Mengapa mau repot-repot menulis setiap hari?

Menjawab semua pertanyaan itu, pasti mbak Nindyah akan berkata, “Saya ingin belajar, Bang Syaiha. Bukankah kita diwajibkan belajar sampai mati?”

Amboi.. semangat mbak Nindyah ini memang perlu ditiru. Di tengah kesibukannya yang banyak, ia masih menyempatkan diri menulis. Saya percaya, jika hal ini dilakukan terus-menerus, nanti, pasti ada hasil yang dipanennya. Tinggal menunggu saja, bersabar dengan sebaik-baiknya kesabaran.

Satu hal yang juga membuat saya angkat topi ke mbak Nindyah adalah, rela menulis di blog. Padahal, boleh jadi kemampuan bloggingnya masih awam, tapi semangat di dadanya besar dan ia terus belajar. Bertanya kepada siapa saja tanpa malu-malu.

Tetap semangat ya, mbak.

Oh iya, kalau tidak salah, mbak Nindyah ini juga sudah mulai hobi menulis sejak sekolah. Ia pernah mengikuti beberapa lomba kepenulisan dan mendapatkan prestasi yang tidak bisa dibilang sepele. 

Duh, kan, lagi-lagi saya malu. Merasa belum bisa apa-apa. Mohon doanya agar saya bisa terus belajar dan menulis. 

Mbak Desi

Perempuan yang satu ini juga pekerja keras. Ia bekerja di Malaysia dan melakukan beragam aktivitas disana. Dari tulisan-tulisan yang saya baca di blognya, sepertinya mbak Desi suka jalan-jalan. Banyak catatan perjalanan nangkring di rumah mayanya.

Tentu saja mengasikkan sekali ya, bisa mengunjungi beberapa tempat dan menuliskannya di blog? Banyak kenangan yang tidak akan terlupakan. Banyak pelajaran yang bisa diambil dan disebarkan. 

Terakhir, mbak Desi bilang ke saya akan pulang kampung ke Indonesia dan belajar bahasa Inggris di Pare. Ia meminta ijin untuk tidak dikeluarkan dari One Day One Post jika selama masa belajar itu tidak aktif di grup dan tidak menulis. Katanya, sinyal disana susah, sehingga ia tidak bisa membuka blog dan menuliskan aktivitasnya seperti biasa.

Semoga, setelah kembali dari masa belajar di Pare, mbak Desi bisa segera menulis kembali.


Kami semua menunggu... 

18 komentar

avatar

wihhh jadi pengen terbng dipuji* bang syaihaa audreyy tolong iket ke batu dong kaki syhhh

avatar

Hahaha...
Awan nyangkut di tiang listrik..

avatar

Keren banget bang syaiha...dalam hitungan menit bisa menghasilkan tulisan yang ngalir begini, gimana caranya bang? Saya nulis duduk depan laptop dari pagi sampai sore paling hasilnya separagraf...;(

avatar

Saya blm apa2 Bang, makanya belajar sama Bang Syaiha

avatar

Waduh, kok nama saya bisa ada di sini juga?

avatar

Baca tulisan bang Syaiha itu, yang paling saya amati selal eyd-nya; mateng, hampir gak ada typo. Disiplin banget dah. Dan setiap penulis pasti harus memprioritaskan ini. Termasuk seorang beginner macam saya.

Kedua, soal isi, wa bil khusus bagian saya, kayaknya bang Syaiha terlalu husnudzon deh. Tapi saya aamiin-in ajalah, siapa tahu ada malaikat yang dengar terus diijabah sama Allah :)

Soal tantangan bang Syaiha, bismillah, dengan disiplin, berani dan setia saya akan tunaikan. Meski mungkin isinya belum lagi suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan *eh

avatar

tulisannya bagus dan rapi Abang ini yaa, gak ada typo typonyaa..
ehm kl saya mau ikutan arisan ini gimana caranya Bang??

avatar

Ini hanya khusus anggota One Day One Post mbak.. Hehe..

avatar

Saya memang selalu diajarkan untuk berbaik sangka, mbak.. Assseeeeek..

Saya tunggu tulisannya ya..

avatar

Saya memang selalu diajarkan untuk berbaik sangka, mbak.. Assseeeeek..

Saya tunggu tulisannya ya..

avatar

Saya juga belajar banyak dr mbak Nindyah dan semua anggota.. Senang bisa berkumpul dalam satu grup..

avatar

Insya Allah, kalau sudah terbiasa nanti bisa.. Semangat mbak Rifa..

avatar

Insya Allah, kalau sudah terbiasa nanti bisa.. Semangat mbak Rifa..

avatar

Mbk Dewi, bikin arisan sendiri yukk...ditunggu di jogja. maaf bang ikut nimbrung komen.

avatar

Mbk Dewi, bikin arisan sendiri yukk...ditunggu di jogja. maaf bang ikut nimbrung komen.

avatar

Nggak apa2 mbak..
Hayuk bikin arisan juga..

avatar

Saya pernah me kampung Inggris pare. Menyenangkan. Ilmu sudah pasti, tapi yg spektakuler itu teman2 baru di sana. Dari beragam suku, usia Dan profesi.

Benar bang, banyak orang hebat ya di ODOP. Salut!!

avatar

Luar biasa bg, di odop gen 2 juga banyak teman2 hebat yang membuat saya terinspirasi.

bg, follow saya, www.elvi-yanti.blogspot.co.id


EmoticonEmoticon