Like Fanpage Bang Syaiha

Pastikan Dia adalah Ummi Kamu!

By Bang Syaiha | Monday, 21 March 2016 | Kategori: |

Pastikan Dia adalah Ummi Kamu, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
Alif Fathul Hadi
Setelah seminggu lebih Alif sakit, hari ini saya agak senang karena istri saya bilang, Alif sudah mendingan. "Alhamdulillah, hari ini Bang Alif sudah mau main dan tersenyum," kata belahan jiwa saya, "tadi makan juga sudah mau agak banyakan. Semoga beberapa hari ke depan sudah benar-benar pulih dan bisa segera pulang." 

Saya tersenyum mendapat pesan demikian, menjawab singkat, "Aammiin. Iya, jangan lama-lama di rumah nenek. Nggak enak ngerepotin. Dan lagi, abi di rumah sendirian, nggak ada temennya. Kangen Bang Alif!" 

"Kangen Bang Alif doang?" istri saya bertanya, "Nggak kangen sama Ummi?" 

Ups! Oke, adegan selanjutnya tidak untuk dipublikasikan. Silakan dibayangkan saja, diterka sekehendak hati teman-teman sekalian. Toh, saya dan istri sudah halal. Mau sms mesra-mesra, bilang sayang-sayang, atau apalah, nggak dosa. 

Sudah. Cukup. Kembali ke kesehatan Bang Alif

Genap selama seminggu, Bang Alif memang mengalami penurunan kesehatan. Dimulai dengan suhu tubuh yang meningkat, radang tenggorokan dan muntah-muntah, serta batuk pilek yang masih bertahan sampai sekarang. Selama seminggu ini, kesabaran saya dan istri benar-benar diuji. 

Dan saya belajar satu hal penting, mengerti, bahwa beginilah cemasnya orang tua ketika anak mereka sakit. Benar-benar tidak bisa digambarkan. Ada rasa kalut, ada baper, ada cemas, dan sebagainya. Semuanya bercampur menjadi satu, seperti gado-gado basi yang tentu saja nggak enak sama sekali. 

Melihat istri saya telaten sekali mengurusi Bang Alif, mengganti baju dan seprai setiap kali terkena muntahan, membersihkan Bang Alif, menyiapkan obat dan makanan, atau apa saja, membuat saya teringat akan orang tua. Membayangkan bagaimana repotnya mereka, dulu, ketika saya berusia satu tahun dan terkena demam tinggi. 

Dari demam inilah, karena izin Allah juga, saya menjadi pincang seperti sekarang. 

Jika menghadapi Bang Alif yang hanya radang tenggorokan saja saya sedemikian cemas, apatah lagi bapak dan mamak saya waktu itu. Mendapati bahwa kaki kanan anaknya tetiba lemas dan tidak bisa digerakkan, pastilah mereka kalut, cemas, ingin marah, atau apalah. Membayangkannya saja saya tidak sanggup, bahkan malah tidak ingin. 

Terimakasih, Mak, Pak. Sungguh, saya akan selalu mengenang dan mendoakan kalian sebagai orang tua nomor satu di dunia. 

Pastikan Dia adalah Ummi Kamu, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
Alif Fathul Hadi
Sekarang, istri saya dan Bang Alif masih di rumah neneknya dan saya sendirian di rumah kontrakan. Saat menuliskan postingan ini, sebenarnya saya sudah ingin tidur, tapi menunda sebentar untuk membuat satu tulisan ringan. Ada yang ingin saya tuangkan disini. 

Pertama, terimakasih buat istri tercinta saya yang sudah mengorbankan banyak hal selama seminggu ini. Demi Allah, keberadaan Ummi di samping Abi, membuat semua terasa lebih mudah, lebih ringan, dan enak saja dilewati. Kita berdoa, semoga keluarga kecil kita nanti bertambah besar dan tetap harmonis hingga tua menjelang. Aammiin. 

Kedua, buat Bang Alif, kelak, ketika kamu sudah besar dan membaca tulisan ringan ini, kamu harus tahu, bahwa ketika usiamu tepat menginjak setahun, kamu malah sakit dan membuat ummi kelimpungan. Ummi adalah satu-satunya orang yang paling cemas, takut kamu kenapa-kenapa. 

Karenanya, siang malam, ummi siaga menemani. Bangun ketika kamu rewel, dan walau ngantuk, sigap sekali ummi membersihkan sisa muntahan yang seenaknya kamu keluarkan. 

Maka, Nak, ingatlah satu hal, jika ada satu-satunya orang yang harus kamu perjuangkan dengan segenap daya dan tenaga, maka pastikan dia adalah ummi kamu. Jika ada orang yang harus kamu dahulukan kebahagiaannya, maka yakinkan bahwa dia adalah ummi kamu. 

Kamu harus menjadi anak yang baik, yang menuruti nasihat dan perkataan abi dan ummi. Jadilah anak yang sholih, yang senantiasa mendoakan orang tuanya. 

Demikian.

13 komentar

avatar

Bang Syaiha setuju sekali. jadi rindu ibu di rumah :(

avatar

Jadi ingat ketika ponakan rewel karena sakit. Kakak saya sambil nahan lelah Dan kantuk berusaha terjaga.begitulah seorang IBU. Betapa pun keadaan seorang ibu di hari tua, harus tetap diutamakan kebahagiaannya.

avatar

Tulisan untuk Bang Alif ketika sudah bisa membaca nanti ....

avatar

Jadi ingat mama...:')

Dulu, ketika.masih balita saya juga pernah demam panas. Mama sampai berbisik ditelinga saya, dan saya mengingatnya dg jelas :" pindahkan lah ke mama, nak..pindahkan lah". Maksud mama klo bisa biar lah demam itu mama yang merasakannya.

Sungguh kasih bunda tiada tara..

Smg bang syaiha dan kluarga senantiasa dlm lindungan dan rahmat Allah..aamiin..

avatar

saya tidak membayangkan bunyi sms mesra atau apalah apalah. tapi malah membayangkan mata Bang Syaiha berkaca-kaca sebab rindu dengan keluarga. Semoga semuanya sehat.

#dihapusduluairmatanyabang.

avatar

Surat cinta yang luar biasa untuk bang Alif...

avatar

saat anak masuk ugd perasaan itu bakal jadi 10x lipat bang, mungkin juga lebih :(

avatar

menjadi anak-anak, menjadi dewasa, menjadi orang tua, mempunyai anak, mengurus anak... :)

kehidupan... :)

avatar

Pantas saja Allah letakkan surga di bawah telapak kaki ibu..kasih sayangnya memang tiada bandingan.

avatar

Nangis.... jadi ingat almarhumah Ibuku...

avatar

Nangis.... jadi ingat almarhumah Ibuku...

avatar

Amin untuk segala doa bang Syaiha.....

Btw, giginya Alif sudah 4 ya??? Hehhe


EmoticonEmoticon