Like Fanpage Bang Syaiha

Tips dan Trik Menjemput Jodoh!

By Bang Syaiha | Saturday, 5 March 2016 | Kategori:

Tips dan Trik Menjemput Jodoh, Agar jodohku segera datang, perawan tua, Bang Syaiha, Kisah Inspiratif, One Day One Post, Menulis Setiap Hari, Blogger Aktif, Penderita Polio, Trainer, Guru Blogger, bangsyaiha.com
Tips dan Trik Menjemput Jodoh
Ada yang tiba-tiba bertanya ke saya, “Bang Syaiha, gimana sih caranya agar jodoh kita segera datang? Pasalnya, usia saya sudah 27 tahun dan sampai sekarang kok kayaknya masalah jodoh masih belum jelas ujung pangkalnya. Padahal, orang tua saya sudah nanya-nanya terus di rumah. Pusing saya jadinya.”

Mendapat pertanyaan seperti ini, saya bingung hendak menyikapinya bagaimana? Mau tersenyum dan tertawa, takut yang bertanya tersinggung. Mau diam saja dan tak memberikan komentar, takutnya dia menunggu-nunggu jawaban.

Ketika beberapa hari lalu mendapat pertanyaan demikian, saya masih tak memberikan jawaban apapun. Masih memilih kata-kata apa yang tepat. Tapi sekarang, ketika tadi duduk termenung selepas shalat Isya, tiba-tiba saja saya mendapatkan ide tentang permasalahan di atas. Semoga saja ini bisa menjadi renungan buat kita semuanya.

Dan jika ada yang tak berkenan, harap dimaklumi saja. Lah wong saya kan juga manusia. Bisa salah, bisa khilaf, dan kadang-kadang lupa. Apalagi, saya juga tak punya banyak ilmu, masih awam, dan kurang bijaksana.

Bagaimana agar jodoh kita segera datang?

Pertama, tentu saja dengan mendekatkan diri kepada Allah dan terus berbenah hingga menjadi pribadi yang berkualitas. Ibadahnya diperkuat, wawasannya diperluas, dan tentu saja akhlaknya harus dibenahi dengan sebaik-baiknya. Sopan bicaranya, lembut tutur katanya. Tidak menyakitkan buat siapa saja yang mendengar.

Cara pertama ini tentu sudah diketahui banyak orang. Sudah dilakukan juga oleh mereka. ketika jodoh belum juga datang, orang-orang berdoa lama sekali, meminta kepada Allah agar segera diberi seorang suami. Maka bagian ini tidak perlu dijelaskan panjang lebar. Bukan kapasitas saya menjabarkannya.

Kedua, agar jodoh kalian segera datang, hal yang harus dilakukan adalah dengan mengenal lebih banyak orang. Bergaul dan saling bertegur sapa dalam batas-batas yang wajar. Jangan berlebihan.

Loh kok?

Simpelnya begini: dengan semakin banyak mengenal orang yang baru, maka kemungkinan (atau peluang) menemukan jodoh akan lebih besar. Kalian sudah matang, ingin menikah segera tapi nggak ada yang datang melamar. Jika orang yang kalian kenal tak bertambah, ya lelaki yang ada di sekitar kalian itu-itu saja, orang-orang yang memang tak ada ketertarikan ke kalian.

Jika masih bingung, saya berikan contoh begini. Misalkan, ada seorang gadis bernama Bunga. Ia sudah dewasa dan ingin menikah segera. Tapi hingga usianya kian menua, tak juga ada yang datang menyapa dan bilang cinta.

Di dalam hidupnya, ada empat lelaki yang Bunga kenal. Keempat-empatnya jelas-jelas tak tertarik ke Bunga karena beberapa hal. Septian Wijaya sudah punya pasangan dan akan segera menikah. Kang Sae masih jomblo dan tak tertarik pada Bunga, lebih sibuk dengan motornya saja. Bang Hadi sudah menikah dan punya anak satu, ia hidup bahagia bersama istri dan anaknya itu. Dan terakhir, Abdul, lelaki yang sudah duda, tidak berpendidikan, dan pengangguran.

Abdul boleh jadi mau-mau saja menikahi Bunga, tapi Bunga tentu menolak. Ia merasa Abdul kurang bisa dijadikan suami dan teladan.

Nah jika kasusnya demikian, lalu Bunga tak mau bergaul lebih luas dan mengenal banyak orang, apakah mungkin jodohnya akan segera datang? Tentu saja tidak. Lelaki yang dikenal itu-itu saja, Septian Wijaya, Kang Sae, Bang Hadi, dan Abdul. Keempat-empatnya tidak mungkin menikahi Bunga (atau Bunga yang menolak, untuk kasus Abdul).

Salah satu cara terbaik agar Bunga segera menemukan jodohnya adalah, seperti yang saya bilang, bergaullah lebih luas dan kenali lebih banyak orang. Dengan begitu, Bunga akan mengenal lebih banyak kandidat di luar sana yang barangkali cocok dengan dirinya. Ada Gilang, Farid, Ahmad, Yudi, atau siapa saja.

Bagaimana caranya agar lebih mengenal banyak orang?

Mudah sekali! Kalian bisa mengikuti beragam komunitas, bergabung pada gerakan sosial yang baik, bersikap ramah di dunia maya jika ada yang menyapa (tapi dalam batas kewajaran ya!), atau apa saja. Kalian sudah dewasa dan tentu mengerti bagaimana caranya.

Saya cukup yakin, jika hal ini dilakukan maka jodoh kalian akan segera datang.

Ketiga, ini saran istri saya, katanya, agar jodoh segera datang, cobalah cerita (atau curhat) kepada teman-teman yang sudah dipercaya. Misalnya, kasus Bunga di atas. Seharusnya, ia bercerita ke beberapa temannya, bilang, “Eh, aku udah siap menikah nih. Kasih tahu ya kalau ada lelaki yang cocok. Hehe..”

Atau seperti yang teman saya lakukan. Ia bercerita bagaimana bisa bertemu dengan suaminya dan menikah. Katanya: “Bang Syaiha, awalnya dulu tuh aku cuma curhat ke temen. Bilang kalau aku udah putus asa dan pasrah saja. Kalau bisa menikah Alhamdulillah, kalau nggak ya nggak apa-apa.”

Teman saya ini seorang perempuan dan sudah hampir empat puluh tahun usianya.

“Eh,” katanya melanjutkan, “habis curhat itu, temen malah heboh nyariin dan bertemulah saya dengan suami saya sekarang. Alhamdulillah kami bahagia. Doakan semoga langgeng yaa.”

Begitulah, agar jodoh kalian segera datang, lakukan tiga hal di atas: dekatkan diri kepada Allah, kenali lebih banyak orang, dan ceritakanlah keluh kesah kepada orang-orang kepercayaan.


Demikian.  

11 komentar

avatar

disimpen dulu sarannya buat beberapa tahun ke depan...

btw keknya cocok tuh sarannya buat bang Gilang, bang :D

avatar

Hahaha, bener mbak..
Semoga Bang Gilang baca yaa..

avatar

Saya coba deh sarannya bg syaiha .
Hehehe

avatar

Saya coba deh sarannya bg syaiha .
Hehehe

avatar

Bang syaiha tipsnya bisa dcoba nih,he...

avatar

Terima kasih Bang. Bermanfaat sekali tipsnya.

avatar

Terimakasih kembali...

avatar

Ini cuma namanya diambil kan? Soalnya beberapa ada yang tidak sesuai fakta.

Septian Wijaya bukannya masih dalam pencarian pasangan?
Kang Sae bukan sibuk sama motornya,tapi sibuk ngajuin proposal sama orang tua Mbak Ana. (Mudah2an mereka berdua tidak baca ini).

avatar

Keren tipsnya bg syaiha ...
Jempol :)


EmoticonEmoticon