Like Fanpage Bang Syaiha

Bagaimana Jika Merasa Tulisan Kita Garing?

By Bang Syaiha | Friday, 22 April 2016 | Kategori:

Tulisan saya jelek bagaimana agar bisa menjadi bagus, tips dan trik menulis, Bang Syaiha, http://bangsyaiha.com/
Tulisan saya jelek!
Ketika sedang memperhatikan fanpage saya beberapa malam lalu, saya tergelitik dengan sebuah pertanyaan yang disampaikan oleh salah satu pembaca disana, “Bang Syaiha,” katanya, “Saya sedang dalam proses memenuhi target menulis 60 hari. Tulisan yang dibuat merupakan sebuah cerita yang diupdate setiap hari.”

“Tapi, hari ini saya merasa tulisan saya mulai garing. Apakah saya harus lanjutkan cerita tersebut? Atau saya ganti saja dengan menulis bebas setiap hari?”

Baiklah, malam ini, saya akan menjabarkan pertanyaan ini sesuai pengetahuan saya. Juga seperti yang sudah saya lakukan selama ini.

Pertama, bagi seorang yang mau menjadi penulis, penting sekali untuk punya target pribadi yang harus dilewati. Seperti pembaca yang bertanya di atas. Ia sudah berada di jalan yang benar, ada target yang harus dilampaui: menulis cerita bersambung selama 60 hari non stop.

Dulu, ketika pertama kali menulis, saya juga demikian. Setiap hari harus menulis. Apapun. Ini adalah target saya untuk diri sendiri. Pokoknya selama seminggu, harus ada tujuh postingan di blog (waktu itu saya masih nulis di Kompasiana).

Mengapa yang pertama saya lakukan adalah menulis bebas? Karena di awal menulis, biasanya kita belum tahu di jenis tulisan apa kita akan paling keren (asik). Maksudnya, dengan menulis setiap hari, kita akan menjadi semakin mengerti, di jenis tulisan apa kita lebih bebas dan asik menjalankannya. Nggak tertekan dan enjoy.

Bagi saya, menulis bebas setiap hari itu sama seperti pencarian jati diri. Biar tahu, dimana kita paling nyaman. Ini masa pencarian.

Kedua, bagaimana jika di tengah keasikan menulis, justru kita merasa bahwa tulisan kita garing sekali? Ternyata tulisan kita nggak bagus!

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya akan bilang bahwa setiap orang yang baru mulai menulis memang demikian. Tulisan kita jelek, nggak enak dibaca, dan membosankan. Diksinya itu-itu saja, suasananya nggak menghanyutkan, atau apalah.

Itu wajar. Namanya juga kita masih dalam tahap belajar. Jadi ya biasa saja. Lanjutkan tulisannya, teruskan ceritanya sampai selesai.

Sebagai seorang yang ingin menjadi penulis, kita harus membiasakan diri menuntaskan tulisan yang sudah kita buat. Jangan jadi orang yang nggak setia, sebentar-bentar pindah tema dan memulai dari awal lagi. Capek, cuy!

Untuk menghindari hal ini, merasa tulisan kita garing di tengah jalan, maka kita harus banyak-banyak membaca buku sambil terus menulis.

Membaca dan menulis itu ibarat makan dan Buang Air Besar (BAB). Makan terus tapi BAB nggak lancar, bisa bahaya. Pun sebaliknya, BAB terus tapi nggak pernah makan, yang ada malah entar kering kerontang. Maka seimbangkan keduanya.

Malah, kalau kata Afifah Afra, justru porsi membacanya yang harus lebih banyak dibandingkan porsi menulisnya. Agar kosa kata kita kaya.

Selain dengan banyak membaca, kita juga jangan sekali-kali mengedit tulisan di tengah jalan. Editing dilakukan di akhir. Ketika naskah sudah jadi semua, ketika sudah utuh. Mengedit naskah di tengah jalan, apalagi bagi penulis pemula seperti kita-kita, justru akan menimbulkan kejadian-kejadian seperti di atas: merasa tulisannya garing dan nggak enak dibaca.

Akibatnya? Biasanya berhenti melanjutkan tulisan dan malas menulis lagi. Hadeuh!

Akhirnya, buat yang bertanya di atas, tetaplah semangat untuk terus menulis. Kamu sudah berada di jalan yang benar dan jika itu dilanjutkan, maka tidak menutup kemungkinan kelak tulisanmu akan semakin berkembang dan menarik.

Demikian. 

4 komentar

avatar

Wuaaah makasib banyak ya Bang. Bingung jadi hilang, untung aja isi dompet tetap utuh (hehe :p)

Saya tau apa yang harus dilakukan. Makasih juga untuk dukungannya, saya semangat! ^_^

avatar

Hehehe... saya banget

avatar

Ngena banget ... saya masih dalam tahap pencarian jati diri...

avatar

@mbak HAsna : siip ... lanjutkan mbak :)
@Bang Syaiha : makasih sharingnya ya :)


EmoticonEmoticon