Like Fanpage Bang Syaiha

Hargai Istri Kalian, Karena dari Tangannya Banyak Hal Hebat Tercipta!

By Bang Syaiha | Friday, 15 April 2016 | Kategori:

Hargai Istri Kalian Karena dari Tangannya Banyak Hal Hebat Tercipta, Pekerjaan istri itu berat maka hargai mereka, Bang Syaiha, http://www.bangsyaiha.com/
Hargai Istri Kalian Karena dari Tangannya Banyak Hal Hebat Tercipta!
Sekali lagi, saya mengagumi seorang perempuan, seorang istri, seorang ibu. Dan malangnya, kekaguman yang dalam ini, justeru datang baru sekarang-sekarang, saat saya sudah menikah dan istri saya sedang mengandung anak pertama kami. Ia sudah 30 minggu. Kata dokter kemarin, saat istri saya USG terakhir, ia adalah seorang bayi lelaki –saya senang sekali, jadi nanti ada teman kalau saya nonton bola di rumah.

Ya, saya kagum sekali pada seorang perempuan, seorang istri, seorang ibu. Bagaimana bisa?

Kekaguman itu datang ketika setiap pagi, saya selalu mendapatkan kecupan hangat di pipi, di kening, atau di lengan, yang disertai ucapan hangat, “Mas, bangun. Sudah pagi.” Dia adalah istri saya, sudah bersih, wangi –karena sudah gosok gigi, dan rapi –sudah cuci muka dan sisiran. Awal-awal pernikahan, saya menganggap itu hal yang biasa-biasa saja. Tapi tidak dengan sekarang.

Bagaimana bisa istri saya bangun duluan? Padahal, ketika malam harinya, saat kami mencoba terlelap, istri saya selalu menjadi orang yang terakhir nyenyak. Biasanya, ia memandangi wajah saya yang amburadul ini, bilang beragam kalimat, harapan-harapan, dan kisah-kisah masa depan. Saya mendengarkan dengan baik, mengangguk-angguk sebentar, lalu terlelap –soalnya, seperti mendengarkan sebuah dongeng sih.

Saya tidak pernah tahu istri saya tidurnya jam berapa, yang pasti, tentu saja setelah saya tak sadarkan diri, lelap. Nah, bagaimana bisa istri saya bangun duluan? Seharusnya kan saya, soalnya saya yang tidur duluan toh? Tapi sekali lagi, saya tidak pernah bisa mendahului istri saya terjaga. Ketika saya tanya tentang hal ini, istri saya menjawab enteng, sambil tertawa nakal, “Mas kan tidurnya kayak kebo.” Setelahnya, saya pasti menjawil hidungnya yang menggemaskan itu. Dan kami pun tertawa bersama.

Amboi. Dalam sebuah pernikahan, hal-hal kecil yang biasa-biasa saja bahkan bisa menjadi sebuah kebahagiaan.

Tidak sampai disitu sebenarnya, setiap pagi, ketika saya dibangunkan oleh istri saya, maka sudah bisa dipastikan bahwa secangkir kopi panas yang masih mengepul-ngepul sudah terhidang indah di meja. Harumnya luar biasa, menyeruak masuk ke dalam rongga hidung. Istri saya paham sekali, bahwa saya membutuhkan secangkir kopi itu untuk 100 persen terjaga dan menang dari kantuk yang kadang datang melanda.
Jika saya sudah bangun, maka segera saja istri saya ke dapur, menyiapkan sarapan. Sendirian ia utak-utik disana, menggoreng, menumis, atau apa saja. Saya, jika akhir pekan dan sedang mood, maka membantunya, memasak bersama. Tapi itu jarang sekali, lebih banyak menunggu di depan televisi –menonton berita pagi, sambil menyeruput kopi.

Dasar, suami nggak pengertian!

Ini adalah sebagian kecil kekaguman saya pada seorang perempuan, seorang istri, dan seorang ibu, di sepotong pagi. Tentu saja, masih banyak hal lain yang patut kita teladani dari mereka, karena sampai-sampai Rasullullah, ketika ada yang bertanya tentang siapa yang selayaknya yang harus kita hargai, ia menjawab, “Ibumu.. Ibumu.. Ibumu.. Bapakmu..”

Sebuah pertanda, bahwa seorang perempuan, seorang istri, dan seorang ibu itu, luar biasa. 
_________________________
Tulisan ini dibuat akhir tahun 2014


EmoticonEmoticon