Like Fanpage Bang Syaiha

Hikayat Singa dan Kijang

By Bang Syaiha | Tuesday, 31 May 2016 | Kategori:

Hikayat Singa dan Kijang, Kisah Inspiratif, Mau jadi kijang atau singa, Bang Syaiha, http://bangsyaiha.com/
Hikayat Singa dan Kijang, Kisah Inspiratif
Di Afrika, hiduplah segerombolan kijang. Mereka harus bangun pagi-pagi sekali. Tidak boleh kesiangan, tidak boleh telat. Sungguh, mereka tidak boleh telat sama sekali. Bahaya.

Tidak sampai disitu saja, sesaat setelah mereka terjaga, mereka kemudian harus segera berlari sekencang-kencangnya, sekuat tenaga mereka agar bisa terhindar dari kejaran singa gurun yang ganas dan keroncongan.

Begitulah, Jika sampai telat bangun sedikit saja, mereka akan terkejar oleh singa dan menjadi santapan mereka. kesiangan sedikit saja nyawa mereka melayang. Mati sia-sia!

Di Afrika, juga ada segerombolan singa. Mereka harus bangun pagi-pagi sekali. Tidak boleh kesiangan, tidak boleh telat. Sungguh, mereka tidak boleh telat sama sekali.

Tidak sampai disitu saja, sesaat setelah mereka terjaga, mereka kemudian harus segera berlari sekencang-kencangnya, sekuat tenaga mereka agar bisa menangkap kijang untuk menjadi santapan mereka hari ini.

Begitulah, Jika sampai telat bangun sedikit saja, mereka akan kehilangan kijang dan kelaparan sepanjang hari. Kesiangan sedikit saja, mereka bisa-bisa mati kelaparan. Tewas.

Dan kau, ingin menjadi yang mana? Singa atau kijang? Kijang atau singa? Terserahlah. Sungguh, saya tidak pernah peduli kau akan jadi apa, terserahlah kau lebih memilih menjadi kijang atau singa. Aku sungguh tidak pernah peduli. Itu pilihanmu.

Yang aku pedulikan dan yang ingin aku tekankan adalah, jadi apapun kau sekarang, bangunlah. Sadarlah bahwa kau punya mimpi dan masa depan. kau punya harapan.

Setelah itu, setelah kau bangun dan sadar, segeralah berlari sekencang-kencangnya. Kejarlah mimpimu. Raihlah asamu. Jika tidak, kau akan didahului oleh orang lain. Sungguh kau akan tertinggal, terlupakan, mati mengenaskan.

Pergi dan hilang tanpa dikenang.

Jika kau guru, bangunkan siswamu sesegera mungkin, sadarkan bahwa mereka punya mimpi dan harus mengejarnya. Perintahkan mereka berlari sekuat tenaga menggapainya.

Jika kalian orang tua, bangunkan pangeran kecil dan bidadari mungilmu, perintahkan mereka segera berlari menggapai mimpinya.

Jadi apapun kau, orang tua, guru, suami, istri, adik, kakak, tetangga, atau apa saja, bangunkan orang-orang di dekatmu, ajak berlari bersamamu.

Jika kau memang ingin menjadi penulis, segera sadar dan berlarilah sekencang-kencangnya menggapai mimpi itu. Kejar sekuat tenaga sampai dapat. Jika kau ingin menjadi pengusaha, segera juga berlari sekuat tenaga.

Apapun mimpi yang ada di kepala, kejar sekuat daya. Jangan sampai lolos. Jangan sampai kau tertinggal.


Ah, tidak peduli siapapun kalian, segeralah bangun dan berlari sekuat tenaga. Juga segera bangunkan orang-orang di sekitar kalian dan suruh berlari pula bersama. Kita sukses bersama. Kita bahagia selamanya. 


EmoticonEmoticon