Like Fanpage Bang Syaiha

Kelelahan Sering Kali Dijadikan Alasan untuk Tidak Menulis

By Bang Syaiha | Sunday, 12 June 2016 | Kategori:

Kelelahan Sering Kali Dijadikan Alasan untuk Tidak Menulis, Mengatasi kelelahan, Menemukan solusi, Bang Syaiha, http://bangsyaiha.com/
Kelelahan Sering Kali Dijadikan Alasan untuk Tidak Menulis
Rasanya gimana gitu kalau nggak posting setiap hari di blog ini. Pasalnya, saya sudah mengazamkan diri untuk menulis setiap hari dan membagikannya di rumah maya ini, sih!

Jadi, ketika beberapa minggu belakangan nggak bisa konsisten, saya seperti mengkhianati diri sendiri, merasa berdusta.

Dan ketika berbohong pada orang lain saja tidak mengenakkan, maka apalagi jika hal itu dilakukan ke diri sendiri. Benar-benar nggak asik. Merasa aneh dan ada yang salah.

Berbohong, baik kepada orang lain, terlebih kepada diri sendiri, benar-benar tidak dibolehkan. Selain akan membuat kita berdosa, kita juga akan menjadi orang yang boleh jadi tidak akan dipercaya..

Duh!

Lalu, mengapa saya sampai menjadi tidak konsisten begini?

Ini alasannya:

Jadi, beberapa minggu yang lalu, saya baru saja pindah ke kontrakan baru yang jaraknya satu jam perjalanan menggunakan motor ke sekolah tempat saya mengajar sekarang.

Karena hal ini, saya menjadi harus melakukan semuanya (mandi, siap-siap, dan sarapan) lebih pagi. Jam enam sudah harus selesai dan siap berangkat. Padahal, ketika masih di kontrakan yang lama, saya bahkan baru mandi ketika jam enam lewat.

Saya masih bisa menonton berita pagi, sarapan lebih tenang dan pelan-pelan. Tidak buru-buru seperti sekarang.

Dulu, saya juga masih bisa menulis dan blog walking setelah shubuh hingga jam enam.

Tapi sekarang, di tempat tinggal yang baru tidak demikian. Jam enam pagi sudah harus sudah rapi, sudah sarapan, dan tinggal berangkat. Karena jika telat sedikit saja, maka bisa rusak seharian.

Saya berangkat ke sekolah menggunakan motor.

Bukan!

Saya tidak mengendarai motor sendiri. Akan tetapi, saya nebeng dengan teman yang memang mengajar di tempat yang sama. Setiap hari, berangkat pagi satu jam, pulang sore juga satu jam di kendaraan.

Entah bagaimana, menjalani itu semua membuat tenaga saya terkuras cukup besar. Sehingga ketika malam harinya, bahkan sesaat setelah shalat Isya, saya kelelahan dan mengantuk.

Saya tidak berselera menulis dan memilih untuk segera beristirahat.

Padahal dulu, ketika masih di tempat tinggal yang lama, saya bahkan biasanya baru tidur di atas jam sepuluh malam.

Saya masih bisa menulis setelah dari masjid mengerjakan shalat, masih bisa membaca beberapa lembar buku sebelum tidur, dan sebagainya. Di kontrakan yang lama, saya benar-benar produktif.

Karena dalam satu hari, saya bahkan terkadang bisa menulis satu atau dua postingan di blog.

Sekali lagi, di tempat tinggal saya yang baru sekarang, saya belum menemukan jadwal yang tepat, belum pandai mengatur waktu lagi. Semuanya menjadi berantakan, termasuk jadwal menulis dan membaca.

Alasannya satu: saya kelelahan.

Ketika bulan Ramadhan, hal ini semakin menjadi-jadi. Sekarang, setiap pulang dari masjid sehabis mengerjakan shalat tarawih, tubuh saya benar-benar drop dan mengantuk. Saya langsung tidur dan bangun ketika sahur.

Intinya, dengan kondisi yang seperti sekarang, saya belum menemukan celah kapan harus  menulis dan membaca. Sehingga wajar, blog ini terbengkalai dalam beberapa hari belakangan.

Benar juga sih, barangkali semua yang saya sampaikan di atas adalah sekedar alasan. Dalih yang dibuat-buat saja.

Masa dalam 24 jam sehari, tidak bisa menyisihkan barang satu atau dua jam buat menulis dan membaca?

Rasanya kan tidak mungkin!

Karena hal ini, maka saya mulai merenungi lagi dan benar-benar berusaha mencari cara agar bisa menulis setiap hari kembali.

Mungkin bisa dilakukan sesaat setelah sahur atau setelah shalat shubuh.

Mungkin bisa dilakukan beberapa menit menjelang berbuka puasa.

Mungkin bisa dilakukan ketika istirahat bekerja.

Intinya, pasti ada cara agar saya bisa menemukan ritme kembali seperti dulu.


Harus!

3 komentar

avatar

Pelajaran berharga untuk saya yang belum memiliki pasangan.

avatar

hemm saya juga harus bisa mencari ritme itu bang :D

avatar

Memanfaatkan waktu luang yg ada.
Sedikit-sedikit boleh juga.
Keren, bang.
Alasan memang terkadang hanya dibuat-buat.

#berpikir


EmoticonEmoticon