Like Fanpage Bang Syaiha

Inilah Alasan Paling Logis Mengapa Anies Baswedan Diganti

By Bang Syaiha | Thursday, 28 July 2016 | Kategori:

Inilah Alasan Paling Logis Mengapa Anies Baswedan Diganti, Anies Baswedan, Bang Syaiha
Anies Baswedan
Sebagai orang yang awam (baca: bodoh), saya sempat kaget membaca beberapa portal berita dua hari yang lalu: tentang bergantian beberapa menteri di kabinet Jokowi-Jk. 


[Hobi membaca dan ingin punya ebook hingga ribuan? Saya punya! Klik: Koleksi Ebook]

Awalnya saya nggak percaya, dan karena di rumah nggak ada televisi, makanya saya bertanya-tanya: "Emang bener ya ada pergantian menteri lagi? Perasaan beberapa bulan yang lalu, pergantian menteri dan kabinet juga pernah dilakukan. Kok ada lagi?" 

"Lah kalau setiap beberapa bulan diganti, kapan mereka kerjanya?" 

Duh, saya benar-benar tidak pernah paham. Maklum, IQ saya jongkok (atau malah tiarap).
Mengurusi negara yang sedemikian besar ini, bagi saya, tidak bisa dilakukan dalam sekejap mata. Memerlukan waktu yang lama. Jadi, jika memang dalam waktu 20 bulan (Anies Baswedan diberhentikan setelah melewati masa 20 bulan sebagai menteri), belum memperlihatkan hasil yang signifikan, ya wajar-wajar saja. 

Barangkali masih pemanasan, masih memetakan potensi-potensi penting untuk dikelola dalam sebuah program yang besar dan berdaya guna. 

Masalahnya, belum sempat bergerak lebih bebas dan leluasa, eh sudah diberhentikan. Diganti dengan yang lain. 

Nanti, penggantinya, pasti akan melakukan hal serupa. Mengulang lagi. Melihat apa saja masalahnya, meneliti apa saja potensi yang bisa dikembangkan, setelah itu, barulah ia akan bertindak lebih dalam. 

Iya... kalau dirinya tidak digantikan juga. Celakanya kan kalau ternyata kasus yang sama terulang. Dia dipecat. Yang ada, saya khawatir negara kita malah nggak pernah menjadi lebih baik, sibuk dengan gonta-ganti menteri (gonta-ganti pasangan aja nggak baik, apalagi gonta-ganti menteri!). 

Oke.. Lanjut..

Setelah berita tentang pergantian kabinet ini dibaca oleh banyak orang, netizen mulai bertanya-tanya: Mengapa Anies Baswedan, menteri pendidikan yang selama ini bekerja cukup bagus (di mata publik) kok malah diganti? 

Muncullah beragam pendapat yang tersebar di whatsapp: cari jodoh serius 2018

"Anies Baswedan memang tidak cocok menjadi menteri yang berperan membuat kebijakan-kebijakan teknis. Ia lebih cocok jadi inspirator untuk hal-hal yang bersifat umum dan universal." 

"Anies memang lebih baik berada di luar pemerintahan deh, biar bisa bergerak bebas." 

...dan sebagainya. 

Ketika membaca beberapa alasan di atas (yang sampai sekarang kita tidak pernah tahu siapa yang membuatnya), saya kemudian membayangkan ada seorang lelaki yang tanpa cela: kaya raya, pinter, ganteng, tinggi, atletis, shalih, dan sebagainya, tapi ditolak oleh seorang perempuan ketika ia melamarnya. 

Kan aneh. Orang-orang penasaran: "Lelaki itu kurang apa coba? Ganteng, kaya, shalih lagi. Kok ditolak sih?" 

Si lelaki, demi menghibur dirinya sendiri, kemudian bilang: "Ah, saya sepertinya memang lebih baik tidak menikah dengannya." 

Orang-orang lalu membuat beragam pembenaran: "Bagus deh kalau dia ditolak oleh si perempuan itu. Toh, lelaki itu memang seharusnya mendapatkan perempuan yang lebih baik." 

Sebuah kalimat penghiburan saja. Bukan alasan logis. 

Untuk pembehentian Anies, harus ada alasan yang lebih baik. Terutama untuk saya yang awam dan bodoh ini. Makanya, saya lalu mencoba menerka-nerka. Menebak-nebak sesuai ilmu dan wawasan yang saya punya. 

Masalahnya, ilmu dan wawasan saya dangkal. Cetek bukan main. Sehingga hasil pemikiran saya ini perlu dikaji berulang-ulang. 

Lanjutkan baca sampai selesai yaaa...

Bagi saya yang awam ini, alasan paling masuk akal mengapa Anies Baswedan dipecat adalah karena Anies memiliki kinerja yang buruk di mata presiden dan 'keluarganya' (bukan keluarga dalam artian anak dan istrinya yaa.. Tapi  keluarga yang lain.. You know lah..)

Simpel saja.. 

Jika saya adalah seorang pemimpin, lalu mendapati bawahan saya bekerja tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan, tidak sesuai dengan cita-cita yang saya tuju, maka bawahan itu pasti akan saya pecat. 

Saya berhentikan, lalu saya ganti dengan orang lain yang lebih manut dan sesuai dengan apa yang saya inginkan. 

Saya orang normal yang tidak akan mungkin memecat orang yang memiliki kinerja baik. Presiden juga demikian, sepertinya masih cukup waras. 

Begitulah Anies.. Di mata kita, beliau memiliki kharisma baik, bekerja dengan kesungguhan, dan beberapa kali mampu mengeluarkan kebijakan yang bersahabat untuk banyak orang. 

Tapi di mata presiden dan 'keluarganya', Anies jelek. Dan orang-orang yang sudah dianggap jelek oleh presiden dan 'keluarganya', maka akan didepak. 

Saya, sebagai orang kecil yang nggak gerti apa-apa, tidak butuh tahu juga apa alasan mereka. Terserah saja. Cuma bisa berdoa, semoga ke depan Indonesia tetap jaya. 

Demikian. 

35 komentar

avatar

saya termasuk yang kecewa pak Anies diganti. wis itu aja komennya.

oh iya...ada giveaway di blog...ikutan ya...
https://catatanbudyah.wordpress.com/2016/07/28/giveaway-12th-wedding-anniversary-letter-to-my-husbandwife-my-future-husbandwife/

avatar

Semoga beliau bisa lebih berkarya tetap ikut mencerdaskan anak bangsa di bidang yang lain ☺

avatar

Rapopo ga jadi Menteripun #IndonesiaMengajar dari ujung Indonesia masih butuh sosok seperti Pak Anies.. Syukur2 dengan motivator dari mantan Menteri, lahirlah jiwa2 besar untuk mendidik, mengajar dan membimbing tanpa harus terkenal menjadi Seorang Menteri. Cukup terkenal di Langit saja :)

avatar

Indonesia memang mumet,,,hobi banget ganti menteri

avatar

Sebenarnya salah kalau menteri nya jurusan sosial,
Yang di pelajari orang sosial apa sih, Palingan ilmu sosial, ekonomi dan politik.

Menteri yang tepat yaitu menteri yang dari jurusan Eksakta /ipa.
Karena orang-orang ipa lebih mengerti pendidikan,

Coba lihat, apa ada anak-anak ips /sosial yang mengharumkan Indonesia di kaca pendidikan internasional?
Pasti cuma beberapa orang yang bisa di hitung dengan jari,

Tapi coba anak ipa, banyak, ada yang ikut olimpiade matematika, kimia, fisika, biologi, robotik, di caka nasional maupun internasional.

Jadi intinya menteri dari sosial itu tidak tepat.

avatar

klo sy benar2 nda ngerti jg knp cpt diganti

avatar

jadi sempat berpikir, idealnya kinerja menteri dapat dinilai/evaluasi itu kalau berumur berapa ya? hehehe... sebenernya sama juga, kalau saya melihat pemerintahan bapak presiden juga belum terlihat okenya, padahal dengan masa jabatan yang sama juga...

avatar

Maaf kak, yang namanya ilmu sosial/eksak itu punya takaran sendiri2. Sama halnya dengan jabatan menteri, kalau menteri pendidikan ya harusnya memang orang yang menekuni ilmu pendidikan(sosial) krna sudah belajar ilmunya ya pasti dong akan menerapkannya. Apalagi ilmu pendidikan itu banyak cabang2nya. Ya kalau menteri yg eksak ya mungkin menteri perikanan ya itu lah yg memang mereka pelajari ilmunya.

avatar

Keren kak tulisannya! Kita hanya berharap Indonesia akan terus maju walaupun menteri terus silih berganti

avatar

Di share lebih luas dong kak tulisan ini

avatar

Iya bnr, itu semua ada alasan yg gk mngkn di up u/ org bnyk dn intinya gk sesuai w/ keingin sang pemimpin ya out. sy pribadi berharap semua akan lbh baik lg khususnya u/ menteri pendidikan, Aamiin.

avatar

Maaf mas/mbak, kalau ngomong jangan asal "njeplak" deh :). Saya jg dr ipa. Tp saya jg lihat kalau anak2 ips jg banyak yg berprestasi. Setiap ilmu ada takaran dan fungsinya sendiri2. Coba lihat mentri keuagan kita yg sekarang, dulu anak ips kok. :) jadi sekali lg, jgn asal njeplak. Nanti malah "ngliatin" kalau mas/mbaknya yg bego.

avatar

ya beginilah omongan orang yang kebanyakan makan mecin

avatar

Jelas diganti beliau kan belom bisa menuntaskan oknum2 yang suka bermain di dunia pendidikan dan dinilai tidak cukup tegas, lihat dong riyawat penggantinya tegas, berani seperti ahok... pak anies buat pernyataan juga suka salah... kalo saya jadi president ga mau pakai dia lalai... lihat gaya ngomong dan beliau bicara juga tau... terlalu berbelit2, ga bakal gerak cepat orangnya

avatar

layaklah diganti, g kompeten

avatar

Menghilangkan kewajiban setiap guru untuk menilai sikap anak didiknya. Kewajiban menilai sikap siswa hanya wajib untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan PPKn. Yang terjadi penurunan pembinaan karakter anak didik secara sistimatis. Kedepan dampak dari kebijakan ini sangat merugikan karakter anak muda Indonesia.

avatar

YG DIBANGAKAN DARI SIMULUT BAU AHOK ITU APA KASUS TAMAN BMW,SUMBERWARAS,REKLAMASI MENGUAP APAKAH KASUS PENISTAAN AGAMA MENGUAP JUGA KITA TUNGGU HASILNYA....DAN INGAT Ahok Terjebak Dusta Izin Ilegal Reklamasi & Kambinghitamkan Mantan Gubernur DKI..

Belum usai catatan merah warga Jakarta tentang pembiaran Basuki Tjahja Purnama atau lebih yang dikenal dengan Ahok pada dugaan kolusi dan korupsi fasos/fasum taman BMW dengan Agung Podomoro, kini Ahok kembali menunjukan dustanya, dengan memberikan izin ilegal reklamasi pantai pada Agung Podomoro dalam reklamasi 17 pulau di Utara Jakarta. Demikianlah yang diberitakan oleh Satunegeri.com beberapa waktu lalu.
Izin yang sarat dugaan KKN itu dikeluarkan Ahok pada tanggal 23 Desember 2014 dengan Nomor izin : 2238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau kepada PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

Ketika isu izin ilegal reklamasi 17 pulau di utara Jakarta mencuat ke publik pada November 2014, Ahok kembali berkilah, bahwa izin yang diberikan untuk reklamasi 17 pulau, adalah tindak lanjut dari proses izin Gubernur DKI sebelumnya Fauzibowo. Namun apa lacur, Ahok kembali berbohong, izin tersebut baru dikeluarkannya pada 23 Desember 2014. Izin era Foke sudah kadaluarsa !

Dusta Ahok berikut adalah, janjinya bahwa 5% dari proyek reklamasi tersebut untuk lahan pertanian di atasnya, namun nyatanya untuk pemukiman mewah milik Podomoro Land.

Terkait izin Reklamasi ini, memang sudah terjadi pada era Foke, tapi ia hanya mengizinkan reklamasi satu pulau, bukan 17 pulau seperti yang disampaikan Ahok. Itupun izin di era Foke sudah expired pada September 2013. Dengan fakta ini, lagi-lagi Ahok diduga berbohong penuh dusta.

Di pertengahan perjalanan pemerintahan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, kedekatannya dengan Agung Podomoro sudah terendus publik dan media. Upaya pembiaran Ahok terhadap kasus kewajiban pengembang pemukiman untuk penyediaan fasum/fasus taman BMW yang berpotensi merugikan negara Rp.737 miliar pun sudah diungkit publik dan media.

Publik mulai tahu, pembiaran Ahok terhadap kolusi dan korupsi fasos/fasum taman BMW, masih berkaitan dengan posisi masa lalu Ahok sebagai konsultan keuangan PT Agung Podomoro Land tbk, sekaligus merangkap sebagai konsultan keuangan Gubernur DKI Sutioso pada tahun 2006-2007.

avatar

Hasil pemerintahan jokowi skrng adanya amnesti pengampunan pajak bagi Maling2 kakap teman ahok seperti sofyan wanandi dan james riyadi dll padahal pengemplang pajak harusnya masuk bui jokowi mengikuti mbahnya yaitu megawati dalam kasus blbi yg memberi pengampunan untuk maling2 kelas kakap yg mayoritas etnis cina dan teman ahok sebesar 800 trilyun bahkan mungkin lebih karena datanya ditutup tutupi, kemiskinan,penganguran semakin banyak, dan satu lagi jumlah mereka yg putus sekolah yg cuma smp mencapai 65% penduduk indonesia.

avatar

Loh kog jadi ngomongin etnis?

avatar

Dendam amat sama ahok :))) pernah ditolak ya cintanya

avatar

Ngana dendam amat sama ahok :))

avatar

Saya juga sebangai pelajar kecewa bgt pas tau anies diganti, karena emang kerasa kerjanya anies bagus, dan bingung kenapa anies mentri yg bagus diganti sdgkn mentri yg lain yg sudah banyak berita buruknya gadiganti, mending anies but dripada mentri yg sekarang, membingungkan dan banyak kebijakan yg serba mendadak bikin pelajar makin pusing dan gajelas

avatar

Bukanya dendam tp merasa dikhianati oleh ahok bayangka 17 pulau diserahkan kpd 9 taipan ..warga miskin digusur ..dan rklamasi teluk jakarta pun yg merugikan nelayan hampir 20 ribu orang...nantinya untuk tempat tinggal warga china...sungguh sebagai orang indo asli saya merasa dirugikan oleh ahok.

avatar

Bukanya dendam tp merasa dikhianati oleh ahok bayangka 17 pulau diserahkan kpd 9 taipan ..warga miskin digusur ..dan rklamasi teluk jakarta pun yg merugikan nelayan hampir 20 ribu orang...nantinya untuk tempat tinggal warga china...sungguh sebagai orang indo asli saya merasa dirugikan oleh ahok.

avatar

Kalian bisa baca situs ini, disitu terpampang alesan anis di gantikan. Ya namanya politik indonesia,siapa presiden.y ... Dari partai apa, pasti kabinetnya banyakan dari partai tersebut. Mas anis kan bukan orang politisi. Kemungkinan juga mas anis.nya juga sudah tdk cocok dgn kabinet pemerintahan sekarang.

(Kalian jangan terkecoh dari judul "ternyata mas anis jahat"

http://pandji.com/anies-ternyata-jahat/

avatar

Kasus BLBI itu terjadi di rezim soeharto, yg menikmati duitnya adalah cukong2 relasi soeharto, megawati sbg presiden saat itu hanya mengeluarkan Surat Keterangan Lunas untuk bank milik cukong2 relasi soeharto yg menerima dana BLBI, itu juga krn desakan dari MPR agar megawati mau mengeluarkan surat SKL, megawati terpaksa ngikuti krn saat itu presiden mandataris MPR (dipilih & diangkat oleh MPR) yg pada saat itu ketua MPR nya Amin Raiso.
So, sebenarnya SKL yg dikeluarkan megawati itu adalah terpaksa nurut ama MPR untuk ngamankan pelaku aslinya.

avatar

pak anis arep apik arep olo,wis mbuh ra mikir, wis ben do di pikir wong sempat mikir. aku tak ngrungoke wae

avatar

Apa yg dikatakan oleh TS bener bgt, mungkin selama 20 bulan itu udah memetakan kinerja yg akan dilakukan.. tapi ane sebagai org yg awan dan bodoh juga berpikir sederhana aja.. 20 bulan kelamaan keles bikin ancang2.. gile kale hampir 2 tahun gada hasil.. jadi pak jokowi dan KELUARGA nya mau ga mau mecat doi deh.. yah kale aja kan pak anies bisa coba peruntungan di dunia politik lain.. gosah muluk2 ..sederhana aja kita mikir.. salam orang awam

avatar

Mari belajar...mendidik diri kita keluarga kita..dan lingkungan kita..tanpa merendahkan mereka...itu..lebih mulia...kayak..nya

avatar

Pasti ada sesuatu kenapa dicopot dari jabatan menteri, jangan jangan ada hubungannya dengan yg dilaporkan ke KPK ?

avatar

Justru memang kenyataan begitu loh... KebanykN emg anak IPA yg berprestasi bdg pendidikn, klw dr IPS mgkn ad tp bsa dihitung jari, dan klw berprestasi bkn di pendidikan.. 1 lagi ya, mental, sikap dan kelakuan anak IPA berbeda dg anak IPS. Mgkn klw anda2 pernah SMA pasti tau lah.. Lihatlah yg srg tawuran, srg buat onar itu jurusN apa?? Apa ada org yg kutu buku buat onar, ikut tawuran gitu???

avatar

Masih belum paham yah ��, saya juga awam tapi saya pahami dari artikel ini, ,izin komen admin,

Jadi gini guys sedikit saya simpulkan dari artikel ini, *ingat saya menyimpulkan dari artikel yg saya baca ini!!!*

kalau makan pakai gelas apakah cocok?, Kalo kita menyajikan makanan di atas kursi apa pantas?, Banyak hal yang tidak kita ketahui, banyak orang yang sudah sekolah tinggi dengan jurusan yg dipilihnya, saat bekerja kenapa ia harus belajar lagi hal yang lain di luar skill yg sudah ia kuasai, pemerintah hanya ingin menempatkan apa yg seharusnya ada di tmpat nya, bukan berrti beliau tidak bagus kinerjanya (anis), mungkin saja beliau lebih baik kerja di luar pemerintahan, dengan tingkat kecerdasan dan visi misi, seperti saat ini beliau bisa mencalonkan gubernur DKI, bukankah ini lebih baik, pemerintah hanya mau menempatkan apa yg semestinya ada di tmpatnya, pemerintah pun tau dan keputusan itu cukup bijaksana. Dan 1 lagi, *We never know the destiny of god*
Thing smart and positive thinking guys ��


EmoticonEmoticon