Like Fanpage Bang Syaiha

Inilah Bahayanya Mantan Pacar!

By Bang Syaiha | Sunday, 24 July 2016 | Kategori:

Inilah bahayanya mantan pacar, hargai istrimu, jangan mudah tergoda dengan perempuan di luar sana, mantan pacar, Bang Syaiha
Berhentilah bersahabat dengan mantan
Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang lelaki di sebuah tempat di Bogor. Pertemuan yang tidak disengaja. Tapi karena sejak kecil saya diajarkan untuk menyapa siapa saja yang duduk di dekat saya, maka itulah yang saya lakukan padanya. 

[Saya punya ribuan ebook loh, mau? Klik: Ribuan Ebook]

Mencoba mengakrabi, mengucapkan salam, lalu berusaha bercengkerama. Saya memulai dengan kalimat yang halus, sesopan mungkin. 

Beruntung, lelaki yang saya ajak bicara ini merespon baik dan kami kemudian terlibat obrolan yang menarik. Hingga sampai ke ranah rumah tangga. 

"Sudah berkeluarga ya, Mas?" saya bertanya kepadanya. Dilihat dari wajahnya, ia pasti berada beberapa tahun di atas saya. 

Si lelaki yang bahkan tidak sempat saya ajak kenalan ini menjawab ringan, "Belum.." berhenti sejenak dan dilanjutkan, "Belum yang ketiga.." 

Dia tertawa. Saya tersenyum saja. 

"Ngerti nggak maksudnya?" dia balik bertanya ke saya. 

Saya mengangguk, bilang: "Ngerti." 

"Apa?" katanya. 

"Kemungkinannya dua. Mas sudah menikah dengan dua orang istri (poligami), atau, mas pernah menikah dua kali dan dua-duanya sudah berakhir. Entah itu karena cerai atau meninggal dunia. Dan sekarang mas belum menikah untuk yang ketiga kalinya. Bagaimana? Jawaban saya ada yang benar kan, Mas?" 

Kali ini saya tersenyum puas dengan jawaban saya sendiri. Pasti benar! Kata saya dalam hati. 

Tapi, siapa sangka, lelaki yang bercengkerama dengan saya malah berujar begini: "Tidak ada yang benar. Salah semua.." 

Saya tidak jadi girang. Mengarahkan wajah kepadanya dan bertanya dengan wajah itu, tanpa suara, bagaimana bisa? Kok jawaban saya nggak ada yang benar?

"Saya pernah menikah sekali, lalu bercerai." lelaki itu menjelaskan, "Sekarang saya sudah menikah untuk yang kedua kalinya. Masih hidup bersama dan bahagia. Tapi saya belum menikah yang ketiga.." 

"Oh.." saya manggut-manggut. "Kalau boleh tahu, pernikahan pertama cerai karena apa, Mas?" 

Karena lelaki yang saya ajak bicara ini menyenangkan, maka pertanyaan saya semakin berani. 

"Biasalah, kisah klasik.." katanya simpel. 

Saya tertawa ringan dan kemudian berujar, "Kisah klasik? Kayak lagunya Sheila on 7, aja.." 

Lelaki di samping saya mengangkat bahu dan berkata lagi, "Iya, mas. Kisah klasik memang." ia mulai bercerita dan saya diam mendengarkan, "Jadi, ceritanya kami sudah menikah dan punya anak dua. Nah, kemudian saya ketemu sama mantan SMP saya." 

"Dia itu cinta mati saya dulu. Saya kejar sampai dapat dan butuh perjuangan. Kami pacaran dan banyak kenangan yang susah dilupakan walau sudah bertahun-tahun tidak pernah sekalipun bersua." 

Saya tidak bisa berkomentar apa-apa sekarang. Bahkan raut wajah saya pasti sudah berubah. 

"Kisah klasik sekali, kan?" ia meneruskan, "Tapi ya mau bagaimana lagi. Namanya juga cinta. Hati itu nggak bisa dibohongi, Mas. Saya memang masih cinta sama mantan dan dia juga. Walau kami berdua sudah menikah, kami lalu berselingkuh." 

"Apesnya, saya ketahuan sama istri. Ya sudah, saya ceraikan saja istri saya. Mantan saya juga menggugat cerai suaminya dan sekarang kami berdua menikah." 

Duh, saya semakin bingung hendak berkata apa. 

"Sebenarnya saya dimarah-marah sama keluarga. Dibilang bodoh karena menghancurkan rumah tangga sendiri dan rumah tangga orang. Tapi ya mau bagaimana lagi, namanya juga cinta." 
.
.
.
Percakapan selanjutnya, sudah tidak enak untuk saya ikuti. Mengapa demikian? Karena bagi saya pribadi, perbuatan si lelaki ini tidak benar. 

Apa hikmah yang ingin saya sampaikan pada tulisan ringan ini: 

Pertama, ketika sudah menikah, berhentilah bermain api. Kurangi, atau malah, kalau bisa, berhentilah berinteraksi dengan mantan pacar. Itu masa lalu dan seharusnya sudah dikubur dalam-dalam. Jangan biarkan setan menggoda kita dan menghidupkan kembali rasa yang sudah hampir musnah di dasar dada. 

Kedua, untuk lelaki, ketika sudah menikah, maka pahami hal ini. Bahwa istri kalian adalah perempuan paling baik, perempuan nomor satu yang harus diperjuangakan dan dipertahankan. 

Di luar sana, boleh jadi, karena tipu daya setan, kalian lalu melihat banyak perempuan yang lebih molek dan aduhai. Tapi percaya lah, mereka, pasti tidak sebaik istri kalian di rumah dalam segala hal. 

Istri kalian adalah perempuan yang sudah rela menerima kalian dengan lapang dada. Menghormati kalian seperti raja dan melayani dengan penuh kesabaran. Ia rela bangun paling pagi untuk menyiapkan segalanya. Rela mengandung dan melahirkan anak kalian dengan taruhan nyawa. 

Maka jangan sampai, hanya karena godaan wanita di luar sana, kalian lalu melupakan segalanya. 

Demikian. 

8 komentar

avatar

Semoga gak kejadian ke kita semua... Moga Allah pelihara. Aamiin

avatar

klo mau selingkuh mikir" dulu dech...
memang diluar banyak yg lbh muda,cantik dan menarik.
tapi kebanyakan dr mereka semua tertarik krn harta yg kita miliki.
betapa sangat luar biasanya perjuangan istri kita disaat qt blm pny apa" dan akhirnya menjadi orang pny.
itri qt dirumah senantiasa selalu berdoa utk kebaikan suami,anak dan keluarganya.
betapa saya malu disaat saya dan putri msh tertidur lelap,istri udh bangun dan pergi kepasar kemudian memasak buat keluarga,agar begitu bangun suami dan anak"nya bisa langsung makan.
istri menyuci pakaian qt dan menseterika serta memilihkan baju terbaik buat qt agar penampilan qt tdk malu"in dihadapan banyak orang.
sungguh besar pengorbanan istri buat suami dan keluarga dan selayaknya qt sebagai suami membalas kebaikan istri dgn tdk berbuat macam" yg mengakibatkan runtuhnya keluarga

avatar

Aamiin Aamiin Aamiin ya ALLAH

avatar

Aku temenan sama mantannya suami aku, suami aku marah2 dan takut kalau mbak mantan ngomong neko2 yg bisa bikin rumah tangga kami berantakan

avatar

hayo delcon mantan dari hati dan dari HP
apalagi yg masih di kenang

sedikit sekali manfaatnya ..

avatar

tapi Bang Syaiiha,, pada kenyataannya,, kebanyakan,, yang cantik itu.. mengalahkan yang baik Bang.. #curhat

avatar

Ini pnglamn ku .. maaf gk ada komen


EmoticonEmoticon