Like Fanpage Bang Syaiha

Membuat Rumah Kardus untuk Bang Alif

By Bang Syaiha | Saturday, 23 July 2016 | Kategori: |

Bang Alif 
Hari ini, saya dan istri membuat rumah kardus buat Bang Alif, anak pertama saya. Kebetulan di rumah ada beberapa kardus tidak terpakai. Bekas pindahan dua bulan yang lalu. Kardus ini sempat menumpuk begitu saja di pojok kamar saya. Membuat pemandangan tidak enak. 

Saya sempat bilang ke istri, "Ummi, kardus di kamar Abi itu, kalau nggak dipakai dibuang aja yaa.." 

Eh, istri saya menjawab, "Jangan, Bi. Sayang kalau dibuang. Disimpan saja dulu. Nanti kalau waktu sudah luang, Ummi pengen buat rumah-rumahan untuk Abang. Abi bisa bantu nggak?" 

"Rumah-rumahan bagaimana?" saya bertanya penasaran. 

"Kayak gini, nih.." kata istri saya, kali ini ia menunjukkan beberapa gambar yang ia dapatkan dari internet. 

"Oh, kalau kayak gitu doang mah Insya Allah Abi bisa lah.." 

Percakapan di atas terjadi sebelum Ramadhan. Dan ketika bulan puasa datang, saya dan istri tidak sempat membuat rumah-rumahan yang sudah direncanakan. 

Lalu libur lebaran datang dan saya mudik hingga tiga minggu di kampung. Maka rencana membuat rumah pertama untuk Bang Alif masih belum bisa dikerjakan. 

Hingga hari ini, Sabtu 23 Juli 2016, rencana yang sudah lama tertunda itu bisa dikerjakan. Saya sedang libur akhir pekan, istri juga tidak banyak yang dilakukan, maka kami memutuskan membuat rumah untuk Bang Alif. 

Membuat rumah kardus ini tidak membutuhkan peralatan yang banyak. Bahkan tadi, saya hanya membutuhkan cutter, lakban hitam, tali rapiah, gunting, dan tentu saja kardus bekas. 

Awal-awalanya, saya sempat merenung sebentar. Memikirkan akan membuat rumah-rumahan bagaimana dengan jumlah kardus yang hanya tiga buah saja? Menurut saya, kardusnya masih kurang. Butuh dua atau tiga lagi yang ukuran besar agar bentuk rumah yang dihasilkan bisa bagus, kokoh, dan rapi. 

Di kamar saya, masih ada beberapa kardus lagi, tapi istri saya tidak mengijinkan menggunakannya. "Tiga saja. Kardus yang di kamar masih bisa digunakan untuk menyimpan buku dan berkas-berkas Abi." 

Ya sudah. Jika memang cuma tiga kardus saja, maka saya harus memutar otak untuk membuatnya. 

Saya merenung sejenak, melihat-lihat rumah kardus di hape istri saya yang hanya ada tiga juga. Tak butuh waktu lama, lalu saya mulai memotong-motong kardus yang ada. 

Setelah dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, lalu saya memilih bagian-bagian yang masih bagus dan kuat. Bagian-bagian kardus ini saya sambung agar lebih lebar dan lebih panjang. Hasil dari sambung menyambung ini akan saya jadikan dinding rumah-rumahan. 

Dengan tiga kardus yang tidak begitu besar, maka saya hanya bisa membuat tiga dinding saja. Dinding-dinding itu saya satukan dengan lakban hitam. Satu di belakang, dua sisanya di samping kiri dan kanan. 

Bagian atasnya saya beri kardus juga. Saya lipat membentuk segitiga seperti atap rumah. Bagian depannya sengaja saya kosongkan saya. Hanya saya beri lengkungan di bagian atas seperti gapura. Seperti pintu masuk sederhana. 

Hingga sekitar satu jam, rumah-rumahan dari kardus yang ada di kepala saya berhasil menjadi nyata. 


Membuat rumah kardus untuk anak, rumah-rumahan, melatih kreatifitas anak, Bang Syaiha,
Membuat rumah kardus untuk anak
Bang Alif, anak pertama saya, begitu antusias sejak awal pembuatan. Ia ikut membantu (tentu saja dengan versi dia sebagai batita). Mengambil kardus dan mendudukinya, ikut memasang lakban juga walau tentu tidak bisa, dan sebagainya. 

Dan ketika rumahnya jadi, Bang Alif senang bukan main. Ia gembira. Ingin segera masuk dan duduk di dalamnya. 
.
.
.
.
.
.
Nak, jika hari ini Abi baru bisa membuatkan rumah kardus untukmu, maka semoga kelak, Abi bisa membuat rumah sungguhan untuk kita. Untuk kamu dan Ummimu. 

Semoga. 

5 komentar

avatar

Aamiin.
Jadi nyesek baca paragraf terakhir Bang, saya juga belum bisa membuatkan rumah sungguhan untuk anak istri 😢

avatar

Hahaha..ummi kreatif..:)..Alif seneng banget kliatannya..:)

avatar

Wah, aamiiinn.... kreatifitas itu tanpa batas ya Bang.

avatar

Semoga disegerakan utk membuat rumah sungguhan nya bang, aamiin.

avatar

amiin... semoga terkabul doanya Bang. eh Bang Alif kurusan ya?


EmoticonEmoticon