Like Fanpage Bang Syaiha

Menanamkan Minat Baca pada Anak Sejak Kecil

By Bang Syaiha | Tuesday, 26 July 2016 | Kategori: |

Menanamkan Minat Baca pada Anak Sejak Kecil, Alif Fathul Hadi, Bang Syaiha
Play Groundnya Bang Alif berantakan. 
Biasanya, ketika sedang santai di rumah, saya memang selalu membaca buku. Ada banyak buku yang ingin saya baca. Mulai dari buku psikologi dan pengembangan diri, novel romance, serta sejarah. Membaca buku itu ternyata menyenangkan. 

Walau saya mulai cinta membaca sejak kuliah, saya tetap menikmatinya. Ada banyak manfaat dan pelajaran yang saya petik darinya. 

Hampir setiap hari saya membaca buku. Bahkan di tas saya, selalu ada satu atau dua buku yang sengaja saya bawa kemana-mana. Sehingga ketika sedang santai di angkutan umum, entah itu angkot, kereta, atau yang lainnya, maka saya akan membukanya. 

Menikmati setiap kalimat dan lembarannya. Buku itu seperti sepiring sate ayam yang nikmat, saya menikmatinya pelan-pelan, perlahan-lahan. Meresapi setiap rasa yang diberikan.  

Nah, jika di tempat umum saja saya sering membaca buku, apatah lagi di rumah, bukan? Ada dua rak buku yang harus saya selesaikan. Maklum, soalnya setiap bulan, saya selalu membeli dua atau tiga buku yang baru. 

Untuk bisa membaca sesering mungkin, saya bahkan punya satu lampu khusus yang sengaja saya beli. Lampu ini portable, cukup dicas saja dan kemudian bisa dipakai dalam beberapa hari. 

Dengan lampu ini, maka saya tetap bisa membaca kapan saja. 

Jadi, setiap malam, ketika hendak tidur, lampu di kamar saya harus dimatikan. Saya tidak akan bisa terlelap dalam ruangan yang terang. Mata saya silau. Nah, masalah berikutnya adalah, saya sudah terbiasa membaca sebelum tidur. 

Dengan kondisi lampu yang padam, tentu saja saya tidak bisa membaca, toh? Makanya saya membeli lampu portable ini. Sangat berguna sekali. 

Membaca sebelum tidur sudah menajdi keharusan bagi saya. Ia adalah obat tidur paling mujarab. Baca beberapa lembar, kemudian mata mulai kriyep-kriyep dan mulut menguap lebar. 

Beberapa menit setelahnya, maka saya akan terlelap. Tapi, pernah juga sih, karena saking menariknya itu buku, saya malah tidak tidur semalaman karena ingin segera menyelesaikan hingga halaman paling belakang. 

Selain sebelum tidur, saya pun sering membaca buku kala menunggu waktu shalat Maghrib atau Isya. Di waktu-waktu ini, ketika saya sedang khusyuk membaca, anak saya biasanya akan melihat saya penuh minat. 

Ikut duduk di samping saya dan mengikuti apa yang saya baca. Tentu saja ia belum mengerti. 

Dia hanya heran saja, mungkin. Kok Abi serius banget sih? Lagi ngapain ya? Oh.. Lagi membaca buku.. 

Karena kebiasaan saya inilah barangkali, anak saya menjadi doyan sekali dengan buku. Lihat saja gambar di atas, mainannya berserakan semua. Dan sebagian besar mainan dia adalah buku. Atau, kalau bukan buku, maka pasti adalah bahan bacaan berupa kartu, poster anak-anak, atau apa saja. 

Dia, anak saya, selalu menunjuk-nunjuk setiap lembar yang ia perhatikan, sambil meminta diceritakan maksud gambarnya apa. Kemudian, setelah puas, ia akan membolak-balikkan lembar bukunya. 

Di halaman berikutnya begitu lagi. Ditunjuknya gambar yang menurut dia menarik dan menagih penjelasan. Ini apa, Abi? Begitu mungkin pertanyaannya. 

Jujur, tentu saja saya senang sekali dengan perkembangan anak saya yang demikian cinta pada buku. Kelak, semoga ia menjadi kutu buku. Menjadi orang yang pintar dan memiliki wawasan luas. 

Semoga. 

1 komentar:

avatar

saya juga begitu, sejak kecil dikenalkan ama buku, anak2 jadinya suka apalagi kalo di dongengkan


EmoticonEmoticon