Like Fanpage Bang Syaiha

Panggil Saya Bang Syaiha, Bukan Bang Syaitan

By Bang Syaiha | Saturday, 13 August 2016 | Kategori:

Aduh.. Nama Abiku itu Syaiha loh, mbak.. Bukan Syaitan..
Malam ini, ketika membuka fanpage, saya menemukan ada sebuah pesan. Saya buka dan membacanya. Dalam hati berujar, "Paling orang yang ingin curhat dan menceritakan masalahnya. Sama seperti yang sudah-sudah." 

Benar. 

Saya memang sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar cinta, pernikahan, dan rumah tangga. Semua yang bercerita adalah mereka yang memang sedang menghadapi masalah. Ada yang ringan    sepele, sedang, hingga sampai yang masalah berat, semisal sang suami yang seenaknya saja menceraikan istrinya via whatsapp

Saya bukalah pesan di fanpage saya itu, membacanya sampai dua kali ketika mendapati isinya begini: 

"Assalamu'alaikum Bang Syaitan. Semoga terus semangat berkarya. Senang dibaca    maksudnya, postingan-postingan saya enak dibaca, dan tulisannya selalu bermanfaat. Saya mau curhat ni. Kami membutuhkan guru paud dan tpa anak. Mana tau ada ketemu yang mau ya? Info ke kami. Lokasi Bogor Barat."

Kurang yakin setelah membacanya dua kali, saya ulang hingga tiga empat lagi. Kening saya pasti berkerut, kok dia manggil saya bang Syaitan? Dalam bahasa Arab, syaithan    pakai huruf h, artinya adalah setan. Makhluk terkutuk yang sudah pasti masuk neraka. Kerjaannya menggoda manusia agar berbuat dosa dan nista. 

Kan ngeri saya jadinya. Masa saya dipanggil demikian, syaitan. 

Tapi, setelah membaca pesan itu sampai selesai, saya tidak marah. Mengerti bahwa si penulis pesan pasti salah ketika...

...atau seperti ponsel saya yang autocorectnya aktif. Setiap mengetikkan kata tertentu, lalu saya tekan spasi, eh dia berubah sendiri. Cuma, kalau saya, pasti kelihatan jika kata yang saya ketik itu berubah. Saya edit menjadi benar, baru saya kirimkan. 

Nah, si mbak yang mengirimi saya pesan ini pasti terburu-buru sekali, makanya, perubahan itu tidak terlihat oleh dia dan langsung saja mengirimkan ke saya demikian. 

Saya tidak marah. Yang ada malah ketawa sendirian hingga istri saya bilang, "Kenapa sih Bi ketawa-ketawa nggak jelas?" 

"Ini nih, lihat.." saya menyodorkan ponsel saya ke arahnya. 

Dan kalian tahu, seketika, istri saya malah terbahak lebih keras dan lepas daripada saya. 

Duh.. 

Selang beberapa menit, mengikuti apa yang disarankan istri saya, maka saya balas pesan itu: "Maaf mbak, nama saya bukan syaitan. Ngeri amat.." 

Tidak sampai dua menit, pesan saya dibalasnya. Intinya dia meminta maaf karena dugaan saya benar. Ia sudah mengetikkan nama saya sebelumnya, tapi pas diberi spasi, nama saya berubah dengan sendirinya. 

Case closed...
.
.
.
.
Dulu, ketika nama blog saya masih http://syaiha.com, saya juga sering mengalami hal demikian. Mendapatkan pesan singkat, email, atau apa saja dari orang lain, tapi mereka salah menyapa saya. Dengan yakin, banyak yang bilang begini di awal pesan itu: 

"Assalamu'alaikum mbak Syaiha..." 

Mungkin, sapaan Syaiha itu terlalu feminim, sehingga mereka melakukan hal demikian, menyapa saya dengan sebutan mbak. 

Kejadian begini tidak tiga empat kali, tapi sering. 

Karena itulah, maka blog itu saya ganti menjadi http://bangsyaiha.com/. Sudah ada sapaan bang nya. Maka jika masih saja ada yang salah memanggil saya dengan sebutan mbak, itu sungguh terlalu. Apa perlu dia saya kirimin poto paling ganteng yang saya punya? 

Yah, walau untuk melakukan itu, saya mesti bekerja keras. Poto saya nggak ada yang bagus. 
.
.
.
.
Kasus salah penyebutan nama malam ini selesai. Dan saya terhibur. Terimakasih. 

Udah, begitu saja.. 

3 komentar

avatar

hihi, lucu bang, salah panggil ampe segitunya, Kalo saya biasa dipanggil mbak dan ukhti,

Berbagi saja Bang, karena menurut saya dari blog bang syaiha juga menjadi inspirasi dan kompori menulis blog,

Alhamdulillah untuk bulan agustus ini sudah 35 postingan tulisan ringan yang saya mampu bikin sampai hari ini.

avatar

Maaf bang sebelumnya bang usama ni dr kopma unib y

avatar

Maaf bang usama dr kopma unib bukan?


EmoticonEmoticon