Like Fanpage Bang Syaiha

Salah Satu Cara Mendapatkan Ide Tulisan: Melihat Gambar

By Bang Syaiha | Tuesday, 2 August 2016 | Kategori:

mendapatkan ide tulisan, pelatihan kepenulisan, easy writing, Bang Syaiha,
Peserta Pelatihan Sedang Menyusun Puzzle
Hari ini, saya masih ngelanjutin pelatihan kepenulisan yang kemarin. Jika di tulisan sebelumnya saya menceritakan bahwa untuk bisa menulis itu kita nggak perlu mikir, maka pada tulisan ini, saya akan menjelaskan bahwa menulis itu bisa dilakukan dengan melihat sebuah gambar. 

Seperti yang sudah saya katakan, bahwa peserta pelatihan ini adalah anak kelas 1 SMP yang masih kecil dan imut-imut (baca catatan sebelumnya). Sehingga untuk membuat mereka bisa diam dan tenang, saya harus bekerja ekstra. Harus sabar dan tidak terbawa emosi. 

Karena hal itulah, maka hari inipun saya hanya mengajak mereka bermain. Kali ini, saya menyiapkan lima gambar berbeda, yaitu: 

(1) gambar seorang ibu yang sedang mengajari anaknya mengaji, (2) gambar seorang anak lelaki yang sedang belajar di malam hari, (3) gambar dua orang anak yang membantu seorang nenek menyeberang jalan, (4) gambar dua orang yang sedang bersedekah, dan (5) gambar tiga anak yang percaya diri maju ke depan kelas, menyampaikan sesuatu. 

Dalam memilih gambar yang akan saya jadikan permainan pun tidak boleh asal-asalan. Saya sengaja memilah yang memiliki nilai kebaikan. 

Agar apa?

Tentu saja agar mereka, setidaknya mengerti bahwa itu penting. Tahu bahwa ada banyak kebaikan yang bisa dilakukan. Ada banyak hal yang bisa dikerjakan dan membuat orang tua mereka bangga. 

Nah, kelima gambar di atas saya print dalam ukuran besar lalu saya gunting-gunting asal. Tidak beraturan. Setiap gambar saya jadikan satu puzzle. 

Tugas peserta pelatihan adalah, menyusun puzzle yang mereka dapatkan. Potongan gambar itu harus ditempelkan di kertas lain sehingga menjadi utuh kembali. Siapa yang berhasil menyelesaikan puzzlenya lebih dulu, maka akan mendapatkan hadiah berupa bintang yang diakumulasikan di akhir kegiatan. 

Saya bahagia melihat anak-anak antusias dan riang. Mereka saling berlomba menjadi yang tercepat. Sehingga kelas bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

Selanjutnya, setelah gambar utuh kembali, saya meminta setiap anak menulis bebas dengan ide dari gambar yang mereka tempel. Dari puzzle yang telah kembali genap itu. 

Di akhir pelatihan, saya menyimpulkan: 

Pertama, bahwa menulis itu, sekali lagi, adalah sebuah hal yang mudah dilakukan kalau kita tidak terlalu banyak mikir di awal. Kerjakan saja, tulis saja apa yang ada di kepala sebebas-bebasnya. 

Kedua, bahwa ide menulis itu bisa datang darimana saja. Dari apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, dan apa yang kita rasakan. Pengalaman setiap hari adalah ide tulisan yang baik. Tinggal dituangkan dalam bentuk catatan dan sebarkan ke orang-orang. 

Ketiga, menulis itu akan menjadi mudah saja dilakukan jika dan hanya jika kita sudah sering melakukan. Jika bisa, cobalah menulis setiap hari dan jangan berhenti. 

Begitu, mungkin.. 


EmoticonEmoticon