Like Fanpage Bang Syaiha

Kangen

By Bang Syaiha | Sunday, 20 November 2016 | Kategori:


Tiba-tiba saja saya kangen menulis di blog ini. Pasalnya, saya memang sudah cukup lama tidak menuangkan beberapa ide yang ada di kepala ke dalam coretan ringan disini. Kemarin-kemarin, ketika tidak menulis, saya memang tertawan kesibukan yang selalu berangkat pagi, pulang petang. 

Malam harinya, ketika hendak menulis, anak saya tidurnya larut malam. Di usianya yang belum genap dua tahun, yang masih gemar sekali berlari kesana-sini, dan mencoba banyak hal, membuat saya tidak bisa banyak bergerak dan bekerja. Saya tidak bisa membuka laptop, online, dan menulis. 

Lah, jangankan laptop, ponsel saja tidak saya hiraukan kalau anak saya belum tidur. Saya lebih memilih menemaninya bermain, membaca buku, dan sebagainya. 

Dan malam ini, ditemani rintik hujan, juga petir yang datang sesekali, rasa kangen itu hadir. 

Saya ingin menulis!

Yang jadi masalah berikutnya adalah, saya mau menulis apa ya? Mau nulis tentang politik, saya nggak paham. Tentang agama apalagi. Banyak nggak ngertinya. 

Mau menulis tentang kegiatan seharian ini, nggak ada yang menarik. Lah wong seharian saya di rumah saja, tidur dan balas dendam karena selama enam hari, dari Senin sampai Sabtu, saya beraktivitas di luas. Ada saja yang harus dikerjakan. 

Istri saya sampai protes, "Abi ini, mbok yo kalau libur itu ajak Bang Alif jalan-jalan keluar. Nggak kasihan apa sama anaknya yang kangen ke Abinya?" 

Saya menjawab ringan saja, "Nanti ya, Ummi, Abi tidur dulu." 

Sore harinya, ketika saya hendak mengajak Alif jalan-jalan keliling komplek, malah hujan ringan. Angin kencang. Sesekali halilintar datang. Maka tidak jadilah saya keluar. Memutuskan diam di rumah, membaca buku, minum kopi, dan bermain bersama Alif. 

Yang paling disukai anak saya memang membaca buku. Barangkali, ia sering melihat Ayahnya tiduran sambil membaca, makanya ia juga suka sekali demikian. Kalau saya sedang duduk, maka ia akan datang menghampiri sambil menenteng sebuah buku kesayangannya. 

Ia akan duduk di pangkuan saya, menyerahkan buku yang ia bawa, seakan ingin bilang, "Abi, bacakan dong..." 

Maka, saya kemudian membuka buku itu satu demi satu sambil bercerita apa adanya. Alif, entah mengerti atau tidak, khidmat mendengarkan. Sesekali, jemarinya menunjuk gambar-gambar yang ada di bukunya. Mungkin ia ingin bertanya, "Ini gambar apa, Abi?" 

Maka lalu akan saya jawab sesuai gambar yang ia tunjuk itu. 

Setiap kali membersamai anak saya bermain, membaca, atau apa saja, selalu ada doa-doa yang melangit. Berharap banyak hal. Semoga kelak ia menjadi orang yang pintar, membanggakan, dan yang paling penting, semoga bisa berguna buat banyak orang. 

Aamiin.

5 komentar

avatar

Super bang syaiha, menanamkan cinta buku dari kecil:)

avatar

aamiin, semoga bang alif sehat selalu begitu juga ummi dan abinya.

avatar

Aamiin. Senang sekali mengetahui kegemaran alif yang meniru ayahnya. Alif pinter.


EmoticonEmoticon