Like Fanpage Bang Syaiha

Nulis Buku itu Mudah, Ngejualnya yang Susah

By Bang Syaiha | Friday, 13 January 2017 | Kategori:

Nulis dan nerbitin buku itu mudah. Pake banget malah. Gampang. Yang susah itu adalah, setelah buku jadi akan dijual kemana. Apalagi, masyarakat Indonesia, konon, masih memiliki minat baca yang rendah. Males beli buku. Kalau punya uang 100ribu, mending beli baju, beli makanan, jalan-jalan, atau ngapain aja deh. Yang penting nggak beli buku. Dalam pikiran sebagian besar orang, mungkin, "Buat apa beli buku? Mendingan pinjem, atau ke perpustakaan saja. Pinjem disana nggak mesti bayar." Yah, walau pada kenyataannya, perpustakaan juga sepi-sepi melulu. Kalah jauh jika dibandingkan pusat perbelanjaan atau bioskop. Ibarat bumi dan langit. Nggak bisa disamakan. Maka jika kamu yang hobi menulis dan punya rencana untuk menerbitkan buku, siap-siap saja menghadapi kenyataan bahwa memasarkan buku itu susah sekali. Kecuali kalau kamu sudah punya nama. Sudah dikenal orang banyak. Maka semuanya menjadi lebih mudah. Berbeda 180 derajat. Sebut saja Tere Liye. Namanya sudah dikenal lama dalam dunia kepenulisan. Nggak heran kalau setiap kali menerbitkan buku, pasti akan menjadi best seller. Baru sebulan terbit, stok di toko buku sudah habis. Dicetak berulang-ulang. Atau yang lain, Asma Nadia. Ia memiliki basic fans yang cukup kuat dan solid. Sehingga baginya, menjual buku nggak seberat yang dialami kita penulis pemula. Ia cukup menulis status di fanpagenya, "Insya Allah buku saya terbit bulan depan tanggal sekian. Silakan cari di toko buku yaaa.." Maka bulan depan, ketika bukunya benar-benar terbit, ramailah orang mencari dan membeli. Nggak peduli harga cukup mahal, fansnya akan tetap berusaha punya. Ia akan bangga sekali ketika menjadi orang pertama yang memiliki. Orang-orang yang punya nama akan mudah menerbitkan dan menjual bukunya. Jadi, seandainya kamu hobi menulis dan ingin menerbitkan buku tahun ini, mendingan segera hidupkan namamu. Kenalkan diri ke orang-orang, bangun personal branding yang kuat. Bagaimana caranya? 1. Rajin menulis di media sosial, semisal facebook ini. Tulis yang baik-baik dan bermanfaat. Sehingga akan disebarkan oleh banyak orang. 2. Buat sebuah blog dan menulislah disana setiap hari. Selain kamu akan dikenal orang, kamu juga akan terus meningkat kemampuannya. Menulis setiap hari akan menjadi latihan yang baik untuk hobimu itu, menulis. 3. Rajin membaca buku lalu tuliskan apa yang kamu dapatkan dari yang kamu baca. Membaca adalah nutrisi bagi orang yang gemar menulis. Nggak bisa dipisahkan tuh, nulis, baca. Nulis, baca. Tiga itu saja. Lakukan secara konsisten, maka pelan tapi pasti, namamu akan dikenal banyak orang dan nanti, semoga saja, ketika kamu berhasil menerbitkan bukumu sendiri, semoga saja lebih mudah menjualnya. Demikian.

5 komentar

avatar

Sarapan bernutrisi nih bang tuk saya...bagi saya sih malah buat buku susah, apalagi masarinnya...hehehe
Thanks bang pencerahannya...

avatar

Xixixixi.. Bener bang, nanti saya suruh wali murid beli buku saya, biar laku.. Hahahha

avatar

Terimakasih untuk sharing postingannya Bang Syaiha.

Tidak hanya nutrisi seperti kata Bang Rohmat di atsa, namun sangat menginspirasi. :)

avatar

Sayangnya, banyak penulis pemula nggak telaten menjalani proses seperti tips yang abang tulis di atas hiks.

Yang ada, banyak yang buru-buru nerbitin buku. Berharap hidup macam FTV yang setelah susah langsung senang dalam waktu singkat.

Thanks tipsnya, Bang. Saya share habis ini...

avatar

Eh iya... di kotaku, perpus ramai kok, Bang. Entah perpus kota, perpus jalanan sampai perpus di kampung-kampung...


EmoticonEmoticon