Like Fanpage Bang Syaiha

Tas Baru Bang Alif

By Bang Syaiha | Friday, 13 January 2017 | Kategori: |


Dulu, sebelum punya tas, Bang Alif selalu maksa narik-narik dan coba-coba pakai tas saya. Tidak pernah berhasil karena tas saya selalu berat dan penuh. Ketika ditanya, "Abang pengen pakai tas Abi mau kemana emang?" 

"Lah... Lah..." Maksudnya sekolah. Ia berujar demikian sambil menunjuk-nunjuk keluar. Antusias sekali. 

"Bang Alif sekolahnya dimana?" 

"Uh... Uh..." Maksudnya jauh. Masih sambil tetap nunjuk-nunjuk ke arah luar rumah. 

"Oh, jauh..." 

Belum lagi, ketika masih mengajar dulu, setiap kali saya mau berangkat ke sekolah, Bang Alif pasti selalu ingin ikut. Ia menangis jika saya pergi. Jadilah selalu ada adegan sembunyi-sembunyian dan segera pergi ketika hendak berangkat kerja. 

Lucu, juga seru. 

Melihat betapa antusiasnya anak saya ini mau sekolah, maka saya sampaikan ke istri. "Ummi, belikan tas kecil buat Bang Alif ya. Kasian kalau harus narik-narik tas Abi. Kan berat. Ini juga stimulus yang bagus, penuhi apa yang menjadi kesukaan Bang Alif. Kalau suka main bola, belikan bola. Kalau suka menggambar, belikan alat gambar. Kalau suka ke sekolah, belikan tas, sepatu, buku, dan lain-lain." 

Sejak saya berkata demikian, maka istri saya mulai cari barang di toko online. Cari tas yang sesuai. Yang kira-kira anak saya suka. Setelah beberapa hari mencari, akhirnya hari ini tas barunya Bang Alif sampai.

Tas itu berwarna merah, bergambar cars. Anak saya memang suka sekali dengan alat-alat transportasi. Mobil, bus, truk, pesawat, kereta, kapal, dan motor. Setiap ada bus di jalanan, ia berteriak, "Bus... Bus..."

Kalau nggak sengaja ada motor melintas, ia berucap, "Tor... Tor..." 

Yang lucu kalau ada mobil lagi jalan, Bang Alif akan berkata, "Stop.. Stop..." sambil mengangkat tangannya, memberi aba-aba untuk memberhentikan mobil yang melaju. 

Karena suka sekali dengan alat transportasi inilah, maka istri saya memutuskan membeli tas yang gambarnya mobil. 

Bang Alif senang bukan main. Tas barunya langsung dijajal. Ia seketika melompat-lompat dan berteriak-teriak girang. Ia berlari keluar, berujar, "Lah... Lah..." Maksudnya, ia mengajak ke sekolah. 

Entah sekolah siapa. 


EmoticonEmoticon