Like Fanpage Bang Syaiha

Hujan Es Terjadi di Jakarta Kemarin, Inilah Sebabnya dan Hikmah yang Bisa Kita Ambil

By Bang Syaiha | Wednesday, 29 March 2017 | Kategori:

Selasa sore kemarin, dari beberapa situs berita yang saya baca, dikabarkan bahwa telah terjadi hujan es di sekitar Jakarta Timur. Saya kira hanya es biasa saja, bentuknya kecil dan tidak seberapa. Namun ketika saya Googling lebih jauh, ternyata bentuk es yang jatuh besar-besar. 


Es segede ini mah, kalau untuk nimpuk orang juga pasti sakit kan? Maka jangan coba-coba mandi hujan ketika sedang hujan es sebesar ini. Bisa benjol-benjol nanti. 

Gambar di atas saya dapatkan dari situs berita Detik Com. Di laman itu juga disajikan video hujan es kemarin sore. Terlihat sebuah mobil sedang terparkir di jalan dan terkena hujan es ini. Untungnya mobil tidak kenapa-kenapa sih. [Lihat video yang lain DISINI)


Kemarin sore, di tempat saya tinggal, Bogor, memang terjadi hujan deras disertai angin kencang. Namun, setahu saya tidak ada es yang turun disini kecuali udara saja yang berubah menjadi lebih dingin. Saya yang biasanya kalau ketiduran di siang hari nggak pake selimut, kemarin pakai. Saya masuk ke dalam sarung dan berkemul. 

Malam ini juga demikian. Suhu di Bogor lebih dingin dan saya mengenakan selimut ketika tidur. Ini jarang-jarang terjadi loh. Seumur-umur, biasanya saya selalu tidur bertelanjang dada dan mengenakan celana pendek saja. Tapi beberapa hari ini cuaca cukup dingin dan saya terpaksa harus memakai kemul   sebuah sarung lusuh yang sudah sobek beberapa bagiannya. 

Mengapa Hujan Es Bisa Terjadi?

Menurut BMKG, hujan es bisa saja terjadi di Indonesia atau di daerah lainnya. Hujan es biasanya terjadi di peralihan musim. Masa pancaroba dari musim panas ke musim hujan atau sebaliknya. Hujann es biasanya terjadi ketika hujan sangat lebat disertai angin kencang dan petir yang bersahut-sahutan. 

Lebih jelasnya, simak perkataan ahli dari BMKG berikut, namanya Tomi. Ia berkata: "Proses pembentukan awan, partikel kita menyebut istilah parsel udara ketika dia naik akibat proses konveksi naik ke atas. Ketika sampai, kondisinya sangat jenuh berubah menjadi butir-butir awan, itu akan tumbuh. Kalau proses konvektif di dasar kuat di bawah, awan makin tebal komponen es semakin besar," 

Lebih jauh, hujan es bisa terjadi dengan beberapa tahapan sebagai berikut:

1. Udara sebelum hujan sangat panas. Dan ini saya rasakan memang, sebelum hujan kemarin sore, paginya memang suhu sangat panas sekali. Suhu panas ini membuat penguapan air ke atas sangat tinggi dan kemudian awan akan segera terbentuk. 

2. Awan yang terbentuk itu akan cepat berubah warna menjadi kelam dan gelap. Mendung mulai tercipta. 

3. Kemudian, pepohonan di sekitar kita akan mulai bergoyang karena ada angin yang bertiup perlahan lalu berubah menjadi kencang. 

4. Selanjutnya, suhu menjadi lebih dingin karena beberapa hal. Kemungkinan karena di atas kita, ada awan yang bermuatan es sangat banyak. Air yang menguap tadi, membeku di atas dan akan turun ke bumi. 

5. Ketika turun hujan, maka kemungkinan besar, yang pertama turun adalah butiran es yang ukurannya nggak bisa dibilang kecil. Lihat saja gambar di atas, es segede itu mah, bisa sakit kalau kena kepala, bukan?

Potensi hujan es seperti ini, menurut BMKG bisa menyebar ke beberapa daerah lain. Maka bersiap-siap saja. Tetap di dalam rumah, lalu segera abadikan dengan kamera ponsel jika hujan itu ternyata menyapa daerah kalian ya. 

Hikmah yang Bisa Kita Ambil

Hujan es memang kejadian langka di Indonesia. Apa pasal? Karena negara kita adalah negara tropis yang hanya ada dua musim saja. Hujan dan kemarau. Maka ketika hujan es tiba disini, itu adalah kejadian unik dan jarang terjadi kecuali hanya beberapa kali saja. 

Saya sendiri, hingga setua ini, belum pernah menyaksikan terjadinya hujan es di tempat saya tinggal dengan mata kepala pribadi. Padahal, kadang pengen juga sesekali. Asal jangan lama-lama. Karena ngeri saja. 

Lalu ketika tahu ada hujan es di bilangan Jakarta, saya langsung berpikir itu adalah kuasa Allah. Tidak ada yang sulit bagi-NYA. Lah wong menciptakan kita yang nggak pernah ada aja bisa, apalagi hanya membuat hujan es di Indonesia. Gampang sekali itu, mah! 

Selain itu, terjadinya hujan es, barangkali bisa kita jadikan ajang untuk berevaluasi tentang bagaimana akhlak kita terhadap alam ini. Kalau selama ini kita sering tidak baik terhadap alam, sering merusak dan mengeksplorasi berlebihan, maka dengan adanya hujan es ini, seharusnya kita sadar bahwa alam harus dijaga. Kita harus memeliharanya agar tidak terjadi hal yang lebih mengerikan. 

Hujan es semalaman misalnya, dengan bongkahan es yang lebih gede. Kan bahaya. Atap-atap rumah bisa bocor. Kendaraan-kendaraan bisa rusak. Lalu, kita akan kesusahan kemana-mana. 

Maka, mari kita sadar diri. Perbaiki sikap kita kepada alam menjadi lebih baik. 

Demikian. 

4 komentar

avatar

Saya jadi tau knp hjan es bisa terbentuk.. Dluar itu, Setiap kjadian ada hikmah dibaliknya... Moga kita bisa ngambil hikmahnya, bang syaiha.

avatar

Maha Suci Allah bang.. cuaca memang sering ekstrim belakangan. sebentar panas sebentar dingin, 30 menit kemudian hujan. Tidak bisa diprediksi dengan hitungan bulan pancaroba lagi.. hhe

avatar

Mantab bang, antika juga blm pernah lihat hujan es. Padahal kepingin. Ta tapi sebentar aja. Jang lama-lama hehe


EmoticonEmoticon