Like Fanpage Bang Syaiha

Kita Memang Cinta Uang, Tapi untuk Tiga Hal Berikut Seharusnya Kita Rela Mengeluarkan!

By Bang Syaiha | Tuesday, 28 March 2017 | Kategori:


Udah darisononya sih, orang memang akan cinta uang dan sayang sama harta. Makanya nggak heran deh, kalau orang rela jungkir balik demi mencari penghasilan yang banyak. Ikhlas pergi pagi dan pulang petang, mau disuruh-suruh, atau lain sebagainya. 

Selain karena cinta, kita memang butuh uang. Apa-apa kan harus bayar. Mulai dari makan, tempat tinggal, pakaian, hingga buang air kecil juga harus bayar. Sehingga mau tidak mau, kita harus mencari penghasilan   uang

Karena cinta dan kebutuhan inilah, maka sebagian kita kadang berat sekali mengeluarkan sejumlah uang. Dianjurkan sedekah, kita berat. Diminta membantu orang, kita menghilang. Ya itu tadi, karena kita memang cinta. 

Apa-apa yang kita cintai, akan susah kita berikan kepada orang lain. Sebisa mungkin akan kita tahan tetap berada dalam genggaman. 

Padahal, setidaknya, kita tidak demikian. Betul bahwa uang harus kita cari, tapi jangan ditahan-tahan dalam segala hal. Apalagi untuk tiga hal berikut. Apa saja itu?

Pertama, jangan berat mengeluarkan uang untuk mengupgrade diri sendiri

Jaman senantiasa berubah dan persaingan tentu saja semakin ketat. Maka untuk menghadapi itu semua, kita pribadi juga harus meningkatkan kualitas diri dan kemampuan. Kita tentu tidak bisa diam saja, padahal teknologi dan jaman terus bergerak sangat cepat.

Kita harus terus belajar dengan banyak cara. Misalnya mengikuti pelatihan-pelatihan yang sesuai minat dan hobi masig-masing. Bayar nggak apa-apa. Karena ini demi kualitas dan wawasan yang ada di diri kita juga. Semakin berkualitas kita, maka semakin baik dan banyak peluang yang bisa dikerjakan. 

Kedua, jangan berat mengeluarkan uang untuk berbakti kepada orang tua

Nah, ini penting. Kalau punya uang dan sudah berpenghasilan, maka ada baiknya sisihkan sekian ratus ribu untuk orang tua dan mertua. Mengapa? Pertama, tentu sebagai bentuk bakti kepada mereka yang sudah banyak berjasa. Kedua, itu dilakukan demi membahagiakan mereka. 

...dan kalau mereka sudah bahagia, maka mereka pasti akan tulus sekali mendoakan kebaikan kita. Lalu, jika sudah didoakan oleh orang tua kita, maka pasti kehidupan kita akan jauh lebih baik. Rejeki kita akan mengalir lebih cepat dan insya Allah, semoga selalu berkah. 

Ketiga, jangan berat mengeluarkan uang untuk mengabdi kepada Allah   misalnya sedekah, infak, dan zakat

Bagi orang yang beriman, pasti percaya bahwa kalau kita mengeluarkan uang untuk sedekah, maka bukan tambah miskin, tapi malah tambah kaya. Rejeki seakan semakin mudah datang. Bekerja sedikit, kok hasilnya banyak. Beda sekali kalau kita tidak mengeluarkan sebagian rejeki itu untuk mengabdi kepada Allah dalam hal mengeluarkan sedekah dan zakat. 

Beberapa kali saya merasakan hal ini. Di hari Jumat misalnya, ketika kotak infak lewat di depan saya saat jumatan, saya memasukkan sejumlah uang. Tidak banyak. 

Lalu, setelahnya, entah darimana datangnya, jualan saya di dunia maya, ramai bukan main. Sehari bisa omset 3 jutaan ke atas. Padahal hari-hari biasanya paling hanya 1 juta atau malah kurang. Demi memenuhi rasa penasaran saya, beberapa kali saya coba lagi mengeluarkan uang untuk sedekah dan menunggu buktinya. 

Hasilnya apa?

Sama seperti yang awal, omset saya naik lagi. Berkali-kali lipat dibandingkan hari biasanya. Alhamdulillah...

Nah, akhirnya, secinta-cintanya kita pada uang, maka untuk tiga hal di atas, seharusnya kita bisa lebih ringan mengeluarkan. Jangan enggan. Karena ketiga pos tersebut, jika diikuti dengan baik, maka muaranya demi kebaikan kita juga. 

Demikian. 

3 komentar

avatar

Setiap kebaikan yang kita lakukan, insyaaAllah juga sedekah. 😊

avatar

eemm, cinta sama uang tidak harus berlebih lebihan ya kang


EmoticonEmoticon