Like Fanpage Bang Syaiha

Rejeki Udah Ada yang Atur

By Bang Syaiha | Thursday, 23 March 2017 | Kategori:

Saya menjalankan bisnis online nggak sendirian, tapi tim. Kalau digabungkan semuanya, maka tim saya ada sekitar 100 orang    barangkali. Kami semua, menjual barang yang sama, beriklan dengan cara yang sama, menggunakan audience yang sudah diriset bersama-sama pula. 

Tapi, karena rejeki setiap orang berbeda, maka hasil yang didapatkan memang nggak pernah sama. 

Kadang, pada sebuah hari, saya mendapatkan penghasilan yang di atas rata-rata. Bisa satu, dua, atau tiga juta. Tapi pernah juga   jika tidak ingin berkata sering, saya mendapatkan penghasilan yang tidak ada sama sekali. Malah minus. 

Lalu di hari yang lain, teman saya yang mendapatkan penghasilan banyak. Sehari bisa menjual belasan produk. Sedangkan kami yang lain, cuma bisa melongo. Berkata dalam hati, "Hebat sekali ia!" 

Jika sedang menghadapi sebuah masalah, kami bekerja sebagai tim. Berdiskusi dan saling memberikan masukan demi perbaikan ke depan. 

Ini keuntungan kalau menjalan segala sesuatu bersama-sama. Kalau ada masalah bisa dipecahkan bersama. Kalau pusing nggak pusing sendirian. Ada teman yang bisa diajak ngobrol dan kami semua saling menyemangati kalau terlihat satu dua orang mulai kehilangan fokus dan hendak pergi. 

Hebatnya, walau kami menjual barang yang sama, menggunakan teknik yang sama, kami tidak pernah saling sikut-sikutan. Kami nggak merasa bersaing. Kami menjalankannya nikmat sekali. Bahkan, kalau yang satu kelihatan penjualannya rendah, kami bantu ia agar bisa menjual dalam jumlah banyak dan menghasilkan uang yang cukup. 

"Nggak takut rejeki Bang Syaiha turun?" 

Nggak tuh! Biasa aja...

Kenapa? Karena kami semua sudah paham bahwa rejeki setiap orang sudah ditetapkan oleh Allah sekian. Rejeki saya sekian. Rejeki kamu sekian. Rejeki dia sekian. Dan Allah janji, rejeki setiap kita nggak akan tertukar, toh?

Karena hal itulah, maka kami semuanya adem ayem. Saling bantu dan support satu sama lain. 

Prinsip kami, maju bersama dan tumbuh bersama. Senang juga bersama. 

Kalau begini kan hidup enak. Tenang. 

Nggak perlu sakit kepala kalau ada tetangga yang beli mobil keluaran terbaru dan mewah. Nggak perlu pusing kalau ada saudara yang berhasil jalan-jalan kemana-mana. Enjoy ajaaaa....

Nah, andaikan semua sopir angkutan konvensional dan juga online memiliki prinsip yang ada di tim saya, sadar bahwa rejeki setiap orang sudah ada dan tidak mungkin tertukar, maka kejadian seperti beberapa hari belakangan, saya rasa tidak perlu ada. 

Kalau ada yang merasa turun pendapatannya karena sesuatu, maka itu tandanya ia harus berbenah dan belajar menjadi lebih baik. Itu kode dari Allah untuk meningkatkan kualitas. Apalagi di tengah jaman yang senantiasa berkembang seperti sekarang. Kemauan belajar untuk menjadi lebih baik lagi, adalah sebuah keharusan. 

Demikian. 

2 komentar

avatar

terkadang, orang sudah gelap mata, kang. melihat rezeki orang lebih baik dari dia. tidak bisa berpikir atau introspeksi


EmoticonEmoticon