Like Fanpage Bang Syaiha

Inilah Enam Hal Penting yang Harus Dilakukan Agar Anak Gemar Membaca

By Bang Syaiha | Saturday, 29 April 2017 | Kategori: |

Inilah Enam Hal Penting yang Harus Dilakukan Agar Anak Gemar Membaca
Inilah Enam Hal Penting yang Harus Dilakukan Agar Anak Gemar Membaca
Ada yang bertanya begini, "Bang Syaiha, saya adalah seorang guru di sebuah sekolah. Juga orangtua bagi anak-anak saya di rumah. Sebagai seorang guru dan orangtua, saya menyadari betul, bahwa membaca adalah hal penting yang harus ditanamkan kepada anak-anak. Dengan membaca, mereka akan bisa belajar banyak hal dan mengerti berbagai ilmu pengetahuan." 

"Malangnya," ia melanjutkan, "dari pengalaman saya mengajar di sekolah, berat sekali melakukan hal ini, membuat siswa saya gemar membaca buku setiap hari. Mereka lebih memilih bermain gadget atau hanya sekedar mengobrol entah kemana." 

"Nah, Bang..." ia seperti sudah akan sampai di penghujung pertanyaan, "kira-kira langkah apa yang bisa saya lakukan untuk membuat siswa dan juga anak saya kelak, agar menjadi orang yang suka membaca?"
.
.
.

Baik, mari kita mulai tulisan kali ini dari pertanyaan di atas. Sebuah pertanyaan yang bagus sekali. 

...semoga tulisan ini ada gunanya buat semua yang membaca. Jangan lupa sebarkan jika berkenan. 

Pertama, benar bahwa membaca adalah hal penting. Bahkan, dalam agama Islam, membaca malah adalah perintah pertama dari Allah. Diturunkan jauh sebelum perintah shalat lima waktu, puasa Ramadhan, dan ibadah wajib lainnya. 

Mengapa membaca diturunkan pertama kali? Karena Islam menyadari, membaca adalah sumber ilmu dan pengetahuan. Karena Islam menginginkan umatnya mengerti dulu, baru mengerjakan. Atau, silakan kerjakan, tapi jangan lupa pelajari ilmunya. 

Shalat harus ada ilmunya, puasa juga demikian. Apalagi pergi berhaji. Semuanya harus diamalkan dengan ilmu. Nggak boleh asal-asalan. 

Saking pentingnya ilmu sebelum amal, sampai-sampai ada sebuah petuah bijak yang sering saya dengar begini, "Ibadah satu orang yang berilmu, jauh lebih baik dibandingkan ibadah 1000 orang tapi tidak berilmu." 

Bacalah... Bacalah... Bacalah... Berilmulah, belajar banyak dengan membaca. 

Kedua, mengapa anak-anak sekolah jaman sekarang jarang sekali yang suka membaca? Jika ini yang menjadi pertanyaannya, maka jawabannya bisa panjang lebar. 

Tapi poin pentingnya sih, menurut saya, adalah karena mereka tidak dibiasakan membaca sejak kecil. 

Anak-anak yang tidak suka baca di sekolah, adalah hasil didikan orangtuanya di rumah yang tidak membiasakan membaca sejak ketika anak-anak itu masih sangat belia. Mereka tidak mengenal buku sejak dahulu. Sehingga ketika mereka sudah sekolah, mereka tidak suka membacanya. 

"Di luar negeri," kata Bapak Satria Dharma dalam sebuah seminar nasional bersama saya, "ada program membacakan 1000 buku ke anak-anak sebelum ia masuk ke sekolah TK. Ini adalah langkah paling awal membiasakan anak-anak kita membaca setiap hari."

"Bacakan mereka banyak buku, kenalkan mereka pada bahan bacaan. Lalu kelak, mereka akan suka dengan sendirinya."

"...dan membacakan 1000 buku ke anak-anak sebelum ia masuk TK adalah sebuah pekerjaan mudah. Hitungan sederhananya begini, kalau kita membacakan satu buku per hari ke anak-anak kita, maka hanya dibutuhkan waktu tiga tahun saja." 

"Itu kalau satu buku per hari ya. Kalau dua atau tiga buku, bisa dalam waktu satu tahun saja sudah selesai." 

"Anak-anak harus dikenalkan dengan buku sejak kecil sehingga akan tertanam di alam bawah sadarnya bahwa membaca adalah hal penting. Wajib malah! Karena ada perintahnya dalam Al Quran." 

Ketiga, beri keteladanan. Selain membacakan buku kepada mereka sejak kecil, kita sebagai orangtua juga wajib memberikan keteladanan. Beri contoh kepada mereka bahwa kita orangtuanya juga senang membaca. 

Saya sedang melakukan dua hal ini, membacakan buku kepada Alif, anak saya, juga memberikannya keteladanan. Sebelum tidur, saya dan istri sering membacakan buku kepadanya, sedangkan di waktu senggang lainnya, semisal sehabis shalat Maghrib atau Isya, saya sengaja membaca sebuah buku di depannya. 

Agar apa? Agar ia semakin tahu, bahwa membaca adalah hal yang harus ada pada setiap aktivitasnya setiap hari kelak. 

Keempat, sediakan buku untuk dibaca di rumah. Tentu saja, jika ingin anak rajin membaca, maka di rumah harus ada buku. Kalau nggak ada, ya bagaimana mau membaca. 

Kelima, ajak anak-anak ke toko buku. Entah itu sebulan sekali, atau dua bulan sekali, ajak keluarga jalan-jalan ke toko buku. Jadikan toko buku adalah tempat yang wajib dikunjungi. Anak-anak harus mengenal tempat itu sejak masih belia agar nanti dia rajin juga kesana. 

Keenam, rayakan dan beri hadiah setiap kali anak berhasil menyelesaikan bacaannya. Nah, ini sering terlupa dilakukan oleh orang-orang, merayakan kemenangan melawan kemalasan membaca sebuah buku. Coba deh, ketika anak kita atau siswa kita selesai menyelesaikan bacaannya pada sebuah buku, maka rayakan dengan makan bersama, memberinya hadiah, atau apa saja lah. 

Jika ini dilakukan, maka pelan tapi pasti maka anak akan semakin suka membaca. 

Enam hal ini, semoga menjadi jawaban yang lengkap dan berguna. Kalau masih belum sempurna, maka silakan tambah di kolom komentar. 

Demikian

1 komentar:

avatar

Nanti saya terapkan Bang. Kalau punya anak hehehe


EmoticonEmoticon