Like Fanpage Bang Syaiha

Ngaji Yuk! Agar Tidak Tidur Lagi Setelah Shubuh!

By Bang Syaiha | Thursday, 4 May 2017 | Kategori: |

Kegiatan Pagi Siswa Rumah Muda Indonesia 
Sudah dua hari ini, saya menambahkan program baru ke siswa Rumah Muda Indonesia. Program itu adalah program menghafalkan beberapa ayat al Quran beserta artinya, sekaligus mentadabburi ayatnya. Program ini dilakukan pada pagi hari setelah dzikir pagi bersama. Nggak lama-lama, hanya satu jam saja. 

Lebih baik sedikit demi sedikit tapi berkelanjutan, daripada banyak tapi nggak bertahan lama. 

Tapi ya, tentu saja jauh lebih baik lagi, sebenarnya, kalau bisa, banyak tapi terus-menerus dan tidak berhenti. 

Kemarin pagi, saya dan siswa menghafal lima ayat di awal surah al baqarah tentang ciri-ciri orang bertakwa. Sedangkan pagi ini, selain mengulang yang kemarin, saya dan siswa menambah dua ayat selanjutnya tentang orang-orang kafir. 

Program ini dimulai dengan cara saya mebacakan satu ayat yang dipotong-potong per kata dan mengartikannya. Siswa kemudian mengikuti apa yang saya ucapkan. Kami melakukan ini berkali-kali agar tertangkap dan otomatis terhafal di kepala siswa. Setelah itu, siswa mencobanya sendiri tanpa saya tuntun. Mereka mencoba di hadapan temannya secara berpasangan. Lalu, kalau ada yang salah, temannya yang lain akan membenarkan. 

Selanjutnya, setelah semua kegiatan itu, barulah saya menjelaskan beberapa hal yang penting tentang ayat yang baru saja dihafal. Biasanya penjelasan dari saya akan kemana-mana. Melebar ke beberapa pokok bahasan, tapi selalu saya usahakan tetap konstektual. Sesuai perkembangan jaman. 

Selain untuk menambah wawasan dan keimanan, program ini juga bertujuan agar siswa tidak ada yang kembali tidur setelah shubuh. Mengapa? Simpel saja alasannya... 

Pertama, karena Allah dan Rasulullah tidak suka jika ada umat Islam yang kembali tidur setelah melaksanakan shalat shubuh. Makruh hukumnya. Bahkan dari kitab kuning yang dulu pernah saya pelajari, tidur setelah shubuh itu menyebabkan hilangnya keberkahan dan menyebabkan kefakiran. Fakir ilmu, fakir harta. 

Maka jangan tidur kembali. Setelah shubuh, seharusnya lakukan hal baik. Menulis misalnya, membaca al Quran atau membaca buku, atau mendengarkan ceramah agama, dan sebagainya. Yang penting jangan tidur lagi. 

Kedua, karena kalau setelah shubuh tidur, biasanya pas bangun moodnya nggak baik. Seharian akan jadi jelek jika di awal hari saja sudah nggak mood. Coba saja kalau tidak percaya. Tidur setelah shubuh, lalu pas bangun, anda pasti akan merasa nggak semangat dan merasa ada waktu yang hilang. Itu kalau hati dan jiwanya masih bersih loh ya. 

Kalau udah nggak bersih lagi, mau bangun jam satu siang juga pasti nggak masalah untuknya. 

Ketiga, kalau tidur lagi habis shubuh dan kemudian bangun agak siang, maka anda akan ketinggalan hal penting. Orang-orang sudah berangkat bekerja. Sudah melakukan aktivitas yang banyak. Ibaratnya, orang sudah berlari duluan ke depan, anda malah baru akan memulai. Kalau begini, bagaimana anda akan sukses? 

Keempat, mengapa kami melakukan program ini, tidak lain adalah demi menjaga dan, kalau bisa, meningkatkan keimanan kami. Iman itu naik turun. Naik karena senantiasa belajar dan mengingat Allah. Naik karena senantiasa menjalankan apa-apa yang diperintahkan Allah dan Rasul semisal mengaji dan mentadabburi ayat-ayat-NYA. Turun karena kita abai dan menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak penting. 

Sekiranya, empat alasan itulah yang menjadikan saya dan kawan-kawan kemudian memutuskan untuk melaksanakan program ini di pagi hari. 

...doakan saya bisa istiqomah menemani mereka setiap pagi untuk belajar dan mengaji. 

Demikian. 

1 komentar:

avatar

Mantap bang. Semoga senantiasa istiqomah


EmoticonEmoticon