Like Fanpage Bang Syaiha

Tiga Alasan Penting Mengapa Saya Bisa Jual Murah Novel Masih Ada

By Bang Syaiha | Thursday, 4 May 2017 | Kategori: | | |

Menandatangani Novel MASIH ADA, Novel Kedua Saya
Sepulang mengajar Al Quran dan mentadabburinya tadi pagi, saya langsung melanjutkan ke aktivitas berikutnya, menandatangani   sekitar   sepuluh novel MASIH ADA yang sudah terbit lagi. Ini adalah cetakan kedua, baru stok lagi cukup banyak sehingga saya bisa menjual jauh lebih murah dibandingkan pada cetakan pertama. 

Bayangin aja, novel ini tebalnya hampir 500 halaman, tapi saya jualnya hanya 49ribu. Sebuah harga yang jauh di bawah normal. Mengapa bisa demikian? 

Pertama, saya mencetaknya dengan sistem self publshing. Saya bayar sekian ke percetakan dan mereka, orang-orang percetakan mengurusnya dari mulai A sampai Z. Dengan sistem ini, semakin banyak saya mencetak buku saya, maka harga per buku akan jauh lebih rendah. Modalnya menjadi semakin kecil. Karena hal inilah saya bisa menjual dengan harga yang lebih bersahabat. 

Kedua, selain mencetaknya yang menggunakan sistem mandiri, saya pun menjualnya menggunakan semua lini online yang saya punya. Lebih utamanya di Facebook. Dengan menggunakan cara ini, saya tidak perlu mengeluarkan biaya promosi. Cukup rajin update status dan poto saja lalu menulis beberapa keunggulan akan novel ini. 

...singkatnya, hampir tidak ada biaya promosi yang saya keluarkan. Juga tidak ada orang lain yang terlibat, sehingga tidak ada bagi hasil, dan lain-lain. Hal ini, memang punya kekurangan, tapi juga ada kelebihan yang saya dapatkan. Yaitu, sekali lagi, saya bisa menekan harga buku ini jauh lebih bersahabat. 

Ketiga, bagi saya, lebih baik buku saya habis daripada tidak terjual dan busuk di gudang. Maka dari itulah, jual saja semurah-murahnya. Agar orang mau beli, lalu membaca. Ketika mengetahui isinya bagus, maka kelak, ketika kita menerbitkan buku lagi, akan lebih mudah menjualnya, toh? Alasan ini ada benarnya dan saya ikuti saja. Makanya novel MASIH ADA cetakan kedua ini saya jual murah. 

Untuk novel setebal 480 halaman, kalau di Gramedia, pasti bisa 70ribuan ke atas. Mahal sekali, toh?

Ketika hendak menjual dengan harga sekian, 49K, sebenarnya saya sempat ragu, berpikir dalam hati seperti ini, "Kalau dijual murah begini, gimana kalau nanti, orang-orang malah berpikir, ah ini pasti novel jelek. Makanya harganya murah!

Tapi, setelah dipikir ulang dan lebih matang, saya kemudian bulat memutuskan, "Udah deh, jual 49K aja. Untungnya tipis, tapi nggak masalah. Yang penting habis, orang-orang suka, dan semoga banyak yang semakin kenal agar kelak, ketika menerbitkan buku lagi, saya jauh lebih mudah menjualnya." 

Pertimbangan lainnya adalah, orang-orang Indonesia yang hobi membaca tuh hanya sedikit. Kalau mereka punya uang, jauh lebih mengutamakan membeli makanan, baju, atau yang lainnya, tapi sedikit sekali kan yang bakal membeli buku. Hanya sekian persen saja. 

...maka kalau bisa, jual murah saja deh. Ambil keuntungan sedikit, yang penting habis. 

Alhamdulillah, hari ini saja, saya berhasil mengirim 10 eksemplar novel MASIH ADA ke beberapa daerah yang ada di Indonesia. 

Doakan, semoga kelak lebih banyak yang membeli dan stok habis. 😁

Bagi yang belum punya, segera pesan ke saya, mumpung harganya masih sangat murah. Kalau masalah isinya, saya jamin bagus. Atau, kalau masih ragu, baca saja tulisan-tulisan saya di blog ini, semoga segera tergerak hatinya untuk memesan secepatnya. 

Demikian. 


EmoticonEmoticon