Like Fanpage Bang Syaiha

Hebatnya Dia

By Bang Syaiha | Thursday, 7 September 2017 | Kategori:


Pagi ini, sambil menunggu ide di kepala muncul untuk menulis apa, saya berkata kepada istri saya, "Ummi, tolong buatkan Abi kopi ya. Udah ada kan kopinya?" 

Kebetulan memang, kemarin sore kopi di rumah kehabisan. Makanya saya tanya demikian. 

"Udah, Bi. Beli tadi malam." Istri saya mendekat, melingkarkan tangannya ke leher saya. Bertanya pelan, "Kenapa sih Abi seneng ngopi? Emang enak ya?" 

Ditanya demikian, saya bingung. "Ngopi tuh nggak enak-enak amat sih. Tapi nggak tahu lah, rasanya kalau nggak ngopi kayak ada yang kurang   mungkin ini yang namanya sudah kecanduan ya?. Apalagi kalau pagi begini, mata berat, dingin, jadi pengennya nyeruput kopi hangat, biar lebih jreng." 

"Yaudah, Ummi buatkan ya." istri saya lalu bangkit dan berjalan ke dapur. Saya memandanginya dari belakang, berbisik dalam hati, Alhamdulillah ya Allah, engkau berikan hamba istri yang baik dan juga pengertian. 

Bukan apa-apa sih, karena kalau boleh jujur, barangkali adalah sebuah hal yang menakjubkan loh! Ada seorang perempuan yang cantik, mau menerima saya menjadi suaminya. Apalagi, ketika hendak meminangnya dulu, saya ini nggak punya pekerjaan tetap. Penghasilan aja cuma 800 ribuan sebulan. 

Sekarang bayangkan..... Apa untungnya menikah dengan saya? Wajah biasa, penghasilan jauh dari kata ada, dan yang paling parah, kaki kanan saya pincang. 

Oh well!!

Orang yang kakinya sehat saja susah mencari pekerjaan, apatah lagi saya yang jelas-jelas punya kekurangan, kan? 

Paham bagaimana hebatnya istri saya sekarang?

Istri saya adalah seorang perempuan yang cantik    ini kenyataan, istri saya memang cantik, imut-imut dan menggemaskan. Setelah menikah, saya kemudian pun tahu bahwa sebelumnya ia sudah beberapa kali dilamar dan dijodohkan ke lelaki yang mungkin jauh lebih baik daripada saya dalam hal fisik dan penghasilan. 

Artinya, istri saya punya bargaining position yang tinggi, toh? Kalau mau, dia sebenarnya bisa saja menikah dengan lelaki yang jauh lebih baik daripada saya. Lah ini kok mau-maunya menerima saya? 

Disitulah letak kehebatan dia, menurut saya. 

...dan karena hal itulah, saya berusaha mencintainya sepanjang usia. Semoga. 

3 komentar

avatar

Uuhh. Bikin baper pagi2, Bang. :(

avatar

Semoga langgeng bang syaiha... salam buat mbak ella.

avatar

Aamiin.... Alhamdulillah.... Istri bang syaiha memang luar biasa...

Ini tulisan bikin mewek dan baper pagi-pagi


EmoticonEmoticon