Like Fanpage Bang Syaiha

Tulisan Amburadul

By Bang Syaiha | Friday, 15 September 2017 | Kategori:


Saya baru sadar kalau hari ini ternyata saya belum posting, hampir saja kelewat. Kan nggak seru kalau sampai lupa posting tulisan di blog. Masa saya yang ngompor-ngomporin nulis setiap hari ke teman-teman di Komunitas One Day One Post, eh saya nya sendiri lupa menulis dan posting. Bisa dijitak mereka nanti saya, kan? 

Nyuruh aja bisanya!

Tapi saya yakin sih, kalau member One Day One Post nggak sekejam itu. Mereka mah orangnya baik-baik semua. Keren-keren semua juga lagi. Semuanya, dengan segala aktivitas dan kesibukan masing-masing, mau-maunya bergabung ke grup One Day One Post dan dipaksa menulis setiap hari. Padahal di dalamnya ada loh yang kerjaannya udah bejibun, ngurus anak, melayani suami, memasak, membersihkan rumah, mengajar, bekerja di perusahaan, dan sebagainya. 

Masa saya kalah sama mereka sih? Ya jangan sampai, lah!

Jika mereka saja bisa menulis setiap hari, maka saya yang mengompori seharusnya juga bisa. Sesimpel apapun tulisan yang dihasilkan, maka menulis lah. 

Kalau nggak punya ide gimana? Apa yang mau ditulis?

Ya nulis aja asal-asalan. Kayak tulisan yang sedang kalian baca ini. Ide nya apa coba? Nggak ada ide. Makanya saya menulis kan apapun yang ada di kepala saya. 

Misalnya, hari ini, saya dan kawan-kawan pengelola Pesantren Rumah Muda Indonesia mengadakan rapat dan memutuskan beberapa hal tentang pembukaan pendaftaran untuk angkatan kedua. Angkatan pertama sudah hampir usai. Mereka sudah kami bekali ilmu agama, tahfidz Quran, keterampilan melakukan kegiatan sosial, keterampilan berbisnis online, dan sebagainya. 

Sebentar lagi mereka akan lulus dan kami harus segera membuka pendaftaran untuk angkatan kedua. Ada beberapa hal yang kami putuskan tadi, misalnya, Pesantren Rumah Muda Indonesia diperuntukkan hanya untuk anak-anak yang sudah lulus SMA dan tidak bisa melanjutkan kuliah karena masalah biaya. 

Harapan kami simpel sebenarnya.

...agar mereka, kelak, walau hanya memiliki ijazah SMA, tetap bisa menghasilkan uang dalam jumlah banyak setiap bulan, sehingga dengan demikian, kemiskinan di keluarganya akan terputus. Kami juga berharap, nanti, ketika mereka sudah mampu dan menjadi lebih baik, mereka bisa juga membantu orang lain yang membutuhkan. 

Jadi efeknya akan simultan dan membesar. Semoga. 

Doakan saja apa yang saya dan kawan-kawan rencanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar ya. 
.
.
.
Nah, kan... Nggak sadar udah banyak aja tulisannya. Udah layak satu postingan lah ya... 

Jadi sebenarnya kita bisa kok menulis setiap hari. Asal diprioritaskan. Dilakukan dengan tekun dan penuh komitmen. Apapun yang dihasilkan, itu urusan belakang. Yang penting baik, tidak menyinggung orang atau lembaga tertentu. 

Begitu.... 
Selamat malam


EmoticonEmoticon